The Body Shop Ajak Pengunjung 'Diet' Kantong Plastik
Brand perawatan tubuh dan wajah The Body Shop dikenal sebagai salah satu label yang menekankan ramah lingkungan. Di setiap toko-tokonya, tidak ada penggunaan kantong plastik yang diberikan pada saat customer berbelanja. Mereka sadar betul bahwa kantong plastik dapat mencemarkan lingkungan karena tidak dapat terurai hingga seribu tahun lamanya.
Aksi ini juga ditularkan kepada para pengunjung dan masyarakat luas melalui acara Green Month Campaign. Kampanye tersebut memiliki beberapa program, salah satunya mengajak orang-orang untuk menghindari penggunaan kantong plastik dengan menandatangani petisi bertajuk #pay4plastic yang berkolaborasi dengan Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP).
"Ini sudah tahun ke-6 kami menyelenggarakan Green Month Campaign. Tujuannya sederhana, untuk menyelamatkan planet bumi dengan cara konsisten tidak memakai kantong plastik saat belanja," ujar Rika Anggraini, manajer komunikasi The Body Shop Indonesia saat berbincang dengan media di Senayan City, Jakarta Pusat, Sabtu (28/3/2015).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melalui petisi ini pula, The Body Shop Indonesia juga akan mengedukasi para pelanggan untuk berkontribusi kepada lingkungan demi kehidupan yang lebih nyaman. Rika sendiri berharap para pengunjung dan khalayak luas bisa mendukung petisi ini hingga terkumpul lebih dari satu juta tanda tangan.
"Kita menargetkan satu juta pengunjung bisa menandatangani petisi ini. Sebenarnya tidak hanya pengunjung saja, semua orang yang peduli isu lingkungan juga boleh berpartisipasi," tambahnya lagi.
Rika menyatakan, dengan adanya petisi ini ia ingin The Body Shop Indonesia bisa menjadi pelopor kepada retailer lainnya untuk menghindari penggunaan kantong plastik berlebihan pada saat berbelanja. Dengan mengedukasi masyarakat secara tepat, penggunaan kantong plastik bisa dihindari dan menjadi kultur bangsa Indonesia.
Petisi tersebut sudah tersedia di 110 store The Body Shop yang tersebar di seluruh pusat perbelanjaan di Indonesia yang bisa ditandatangani hingga Mei mendatang. "Misi utama kita mengedukasi masyarakat tentang bahayanya kantong plastik. Semakin banyak orang tahu, mereka akan semakin sadar dan harapannya kesadaran ini bisa ditularkan ke lingkungan sekitarnya," pungkasnya.
(int/hst)










































