Rudy Hadisuwarno: Terapis dan Pelanggan Jangan Seperti Teman
Jessica Iskandar mendapat perlakuan tidak menyenangkan saat melakukan perawatan di salah satu salon ternama di Jakarta. Jessica juga telah melaporkan ke polisi bahwa ia telah mengalami pelecehan seksual saat melakukan perawatan di Irwan Team Salon.
Menanggapi berita tersebut, Rudy Hadisuwarno yang sudah 47 tahun menjadi pengusaha salon mengatakan bahwa belum pernah mendengar ada pelecehan sebelumnya. Bahkan ia tidak menyangka ada pelanggan yang mengalami kejadian buruk di salon milik teman baiknya itu.
Rudy tidak ingin berkomentar banyak mengenai kejadian tersebut, ia hanya berharap kasus bisa segera selesai dengan baik dan tidak terulang lagi. Kasus tersebut juga tidak membuatnya takut kehilangan pelanggan karena merasa selama ini sudah memberikan pelayanan terbaik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nggak ada ketakutan karena pelanggan kami so far nggak pernah ada yang komplain ya," tutur Rudy saat dihubungi Wolipop melalui telepon, Rabu (25/2/2015).
Rudy mengatakan kalau ia berusaha selalu memberikan pelayanan terbaik untuk pelanggan. Ia juga kerap mengingatkan kepada para terapis atau pegawai yang bekerja di salon miliknya agar selalu menjaga sikap ketika melayani tamu.
Baca juga: Datang ke Salon di Hari Ultah, Istri Ahok Dapat Kejutan
Boleh saja dekat dengan pelanggan namun tetap harus ada jarak. Rudy menegaskan kepada para pegawainya agar tidak memperlakukan klien seperti teman tapi sebagai pelanggan. Hal itu juga berguna untuk menghindari ketidaknyamanan pelanggan saat melakukan perawatan di salonnya.
"Mungkin yang terjadi itu nggak sengaja, mungkin karena terapisnya terlalu dekat dengan pelanggannya, jadi hal itu terjadi," ujar pria 64 tahun yang tengah mengelola lebih dari 100 franchise salonnya tersebut.
Rudy menambahkan, setiap pengusaha salon akan melakukan seleksi tim yang panjang. Seperti dirinya yang selalu berhati-hati saat memilih terapis atau pegawai. Tidak hanya dari keterampilan tapi juga etika dan bahasa tubuhnya.
Setiap terapis harus melewati masa percobaan tiga bulan dan selalu diawasi bagaimana caranya melakukan interaksi dengan pelanggan. Jika keterampilannya bagus namun sering bersikap kurang sopan dengan pelanggan maka biasanya tidak akan dilanjutkan.
"Sebenarnya dari ketika mulai wawancara sudah dilihat bagaimana cara bicaranya, bahasa tubuhnya, dan waktu seleksi benar-benar dilihat bagaimana karakter orangnya. Dilihat sikapnya kalau kurang sopan ke pelanggan biasanya nggak boleh diteruskan walaupun secara teknis dia bagus," tambahnya sebelum menutup perbincangan. (aln/fer)











































