Waspada! Kandungan Kimia dalam Make-up Bisa Mempercepat Menopause
Belum lama ini seorang make-up artist mengaku mengalami berbagai gangguan kesehatan akibat penggunaan produk kosmetik. Rose Marie-Swift, nama penata rias tersebut dilaporkan mengalami kerontokan rambut, cepat lupa, hormon tidak stabil dan sering terkena panic attack. Belakangan diketahui gangguan kesehatan itu terjadi karena Rose terpapar bahan kimia yang ada pada kosmetik secara terus menerus.
Kewaspadaan para wanita terhadap penggunaan kosmetik setiap hari tampaknya harus lebih ditingatkan lagi. Sebab baru-baru ini sebuah penelitian menemukan bahwa produk make-up juga bisa mempercepat menopause pada wanita.
Penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan di Washington University, St. Louis, Missouri, Amerika Serikat menunjukkan bahwa pthalates, bahan pelunak plastik yang biasa ditemukan pada produk kosmetik, toiletries dan wadah makanan bisa membuat wanita menopause empat tahun lebih awal. Pada produk make-up dan perawatan tubuh, zat kimia ini banyak terkandung dalam parfum, lipstik, sabun mandi, pewarna kuku dan perawatan rambut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Zat-zat kimia pada kosmetik ini juga bisa meningkatkan risiko beberapa jenis kanker tertentu, gangguan metabolisme, memengaruhi kesuburan, osteoporosis dan pada remaja wanita bisa mengalami pubertas dini.
"Bahan-bahan kimia tertentu terkait dengan menopause dini pada wanita dan kemungkinan bisa menyebabkan penurunan fungsi ovarium lebih cepat. Banyak dari paparan zat kimia ini yang sulit dikontrol karena berada dalam tanah, air dan udara," ujar Professor Amber Cooper yang menulis penelitian, seperti dikutip dari Daily Mail.
Selain pthalates, zat kimia berbahaya lain yang juga terdapat pada make-up, toiletries dan wadah makan plastik adalah polychlorinated biphenyls dan yang bersifat toksin yaitu furan. Zat-zat inilah yang paling berpotensi menimbulkan efek merugikan dan mengganggu fungsi ovarium.
"Menopause dini bisa menurunkan kualitas hidup wanita secara keseluruhan mulai dari kesuburan hingga kesehatan holistik," tambah Amber.
Untuk meminimalisir atau mencegah dampak negatif terhadap tubuh, para wanita diharapkan bisa membatasi pemakaian make-up maupun produk perawatan yang terlalu banyak mengandung bahan kimia. Bacalah terlebih dahulu informasi bahan-bahan pada kemasannya. Jika terlalu banyak istilah-istilah asing yang tidak dimengerti maka kemungkinan produk tersebut 70 hingga 80 persennya mengandung bahan kimia.
Sebagai alternatif, Anda bisa menggunakan produk alami atau berbasis bahan organik. Kosmetik dan perawatan tubuh berbahan organik umumnya sangat membatasi pemakaian bahan kimia atau bahkan tidak mengandung sama sekali. Carilah produk dengan sertifikasi organik untuk memastikan Anda dapatkan produk yang tepat.
(hst/asf)
Elektronik & Gadget
iPhone 16 Plus Masih Menarik Dibeli, Layar Besar dan Baterai Jadi Andalan
Elektronik & Gadget
Polytron Partymax PPS 4PH12, Speaker Bluetooth yang Tahan 15 Jam Nonstop
Kesehatan
Cara Praktis Rawat Luka Ringan dengan Betadine Ointment
Pakaian Pria
Jordan Rare Air WSH 84 SS Crew, Worth It Dibeli? Simak Panduannya
9 Parfum Tahan Lama Terbaik untuk Lebaran, Wanginya Awet Tanpa Semprot Ulang
Viral Divorce Dust, Tren Makeup untuk Bongkar Pasangan Selingkuh
Tren Makeup Lebaran 2026: Glowing Ala Red Carpet
Jacob Elordi Makeup 400 Jam untuk Frankenstein, Raih Best Makeup di Oscar 2026
Rekomendasi 5 Skincare Praktis untuk Perjalanan Mudik
Dikenal dari Keluarga Agamis, Bintang Reality Show Ini Didakwa Pelecehan Anak
Lee Young Ae Tapak Tilas ke Jeju, Visualnya Tetap Sama Setelah 22 Tahun
9 Parfum Tahan Lama Terbaik untuk Lebaran, Wanginya Awet Tanpa Semprot Ulang
30 Ucapan Idul Fitri Bahasa Arab yang Menyentuh Hati dan Penuh Doa Baik











































