Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

4 Penyebab Utama Kerontokan Rambut

wolipop
Senin, 25 Mar 2013 11:40 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

dok. Thinkstock
Jakarta - Selain kusam, rontok juga menjadi masalah yang paling sering dialami rambut wanita. Ada banyak penyebab kerontokan, tapi sebelum mengetahuinya, sebaiknya Anda amati terlebih dahulu apakah memang kerontokan yang Anda alami sudah dalam tahap mengkhawatirkan.

Dr. Ratih Triutami menyebutkan, rambut rontok mencapai 100 helai perhari masih dianggap normal. Jika rambut yang rontok sudah lebih dari 100 helai, baru bisa disebut mengalami kerontokan. Berikut ini empat penyebab utama kerontokan.


1. Hormonal
Secara faktor hormonal adanya faktor agro genetic alopecia yang menimbulkan kelainan alopesi aerata, dimana rambut menjadi rontok. Rambut rontok karena faktor ini terjadi karena hormon yang tidak seimbang. Biasanya terjadi setelah melahirkan atau ketika hamil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

2. Genetik
"Faktor genetik atau turunan juga menjadi penyebab utama rontok. Jika ayah atau kakak kita secara langsung memiliki rambut rontok hingga mengalami kebotokan, biasanya kita otomatis juga mengalaminya," ujar dr. Ratih, Saat ditemui Wolipop pada acara Makarizo Salon Tour 2013 di Mal Taman Anggrek, Sabtu (23/3/2013).

3. Gaya Hidup
Gaya hidup yang tidak sehat seperti makanan-makanan berminyak dan goreng-gorengan juga memicu kerontokan. Selain itu, penyebab lain kerontokan adalah ketombe. "Saat kulit kepala berminyak maka banyak debu yang mudah menempel hingga menimbulkan ketombe yang berujung pada rambut rontok," tambah dokter lulusan Universitas Indonesia itu.

4. Stres
Stres tidak hanya berpengaruh pada keadaan mental saja, namun juga membuat kulit kepala jadi tidak sehat yang memicu kerontokan. "Stres terjadi karena banyak memikirkan sesuatu sehingga peredaran darah tidak lancar yang membuat rambut menjadi rontok," ungkap dokter yang berpraktik di Universitas Kristen Indonesia (UKI) tersebut.


(kik/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads