Liputan Khusus Mempercantik Gigi
Ini Risiko Putihkan Gigi Sembarangan Tanpa Petunjuk Dokter
Perawatan bleaching merupakan upaya untuk mendapatkan warna gigi menjadi lebih putih dan cerah. Dengan warna gigi yang putih dan bersih, akan sangat membantu menunjang penampilan seseorang. Gigi putih yang cemerlang juga membuat Anda menjadi lebih percaya diri.
Metode bleaching ini memang membuat gigi putih hanya dalam waktu yang singkat. Tetapi putihnya gigi dengan perawatan tersebut ternyata juga memiliki risiko tersendiri.
Menurut Guru Besar Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia Prof. drg. Heriandi S. SpKGA., PhD., menekankan bleaching gigi ini tidak boleh dilakukan sembarangan. Sebelum melakukan pemutihan gigi, harus dipastikan gigi dan gusi Anda dalam keadaan sehat. Gigi pun tidak boleh dalam keadaan berlubang, ada sisa-sisa akar gigi, ada karang gigi, dan tidak boleh pula ada peradangan pada gigi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karena itu, dokter gigi yang sehari-hari berpraktek di Rumah Sakit Pondok Indah ini menyarankan agar dilakukan aplikasi fluor pasca perawatan bleaching untuk mengurangi rasa ngilu. Penggunaan bleaching gigi juga harus berdasarkan petunjuk dokter dan tidak menggunakan produk yang dijual di pasaran.
"Kalau di pasaran karena kan banyak efek sampingnya, jadi biasanya di pasaran nggak terlalu kuat. Sebaiknya ada petunjuk dokter. Karena segala sesuatunya harus sesuai dengan aturan," paparnya.
Perawatan ini juga hanya boleh dilakukan oleh orang berusia 16 tahun ke atas saja. Sebab, pada usia tersebut gigi dianggap sudah mulai matang dan tumbuh secara sempurna.
(rma/rma)











































