Liputan Khusus
Hilangkan Jenong dengan Bedah Plastik
wolipop
Jumat, 20 Apr 2012 13:23 WIB
Jakarta
-
Anda memiliki dahi yang besar atau jenong? Walaupun jenong dianggap sebagai simbol kebijaksanaan dan kepintaran, sebagian wanita tetap merasa tidak percaya diri karena dahi besar mereka. Wanita menyiasati dahi yang besar ini dengan potongan poni atau rambut yang menutupi dahi.
Selain dengan metode memakai poni tersebut ada juga cara lainnya untuk membuat dahi jadi tidak terlalu lebar yaitu dengan metode bedah plastik. "Bedah plastik bisa menghilangkan jenong, tapi harus difoto dulu, di CT Scan, dilihat tulangnya seberapa, sebelum operasi," papar dr. Elida Sari Siburian, SpBP, seorang dokter bedah di Rumah Sakit Fatmawati dan Pondok Indah, Jakarta, yang ditemui wolipop Rabu (18/4/2012) di RS Fatmawati, Jakarta Selatan.
Operasi plastik di dahi ini rupanya tidak hanya bisa memperbaiki penampilan saja. ABC News pernah menuliskan berita tentang seorang pria asal Amerika berusia 52 tahun, Michael Calderon, yang memiliki penyakit migrain parah. Penyakitnya tersebut bisa hilang setelah melakukan bedah plastik pada dahinya.
Namun, dr. Elida menyarankan supaya pasien lebih baik konsultasi terlebih dahulu sebelum operasi agar dokter tahu lebih detail apa yang sebenarnya pasien inginkan. Belum tentu operasi plastik bisa menyembuhkan penyakit.
"Kalau soal migrain, harus dilihat dulu migrainnya kenapa. Jika berhubungan, ya bisa saja karena operasi plastik di dahi memang mengenai saraf-saraf tertentu. Tapi sebenarnya dilihat dulu penyakitnya karena apa, kalau kena sarafnya di dalam, nggak mungkin hilang dong, cuma mungkin sugesti dia saja," jelas dokter lulusan Fakultas Ilmu Kedokteran Universitas Indonesia itu.
Umumnya yang melakukan operasi plastik di dahi untuk menghilangkan kerutan adalah para wanita. Mereka ingin dahinya terlihat licin dan biasanya orang yang melakukan operasi dahi berusia 35 tahun ke atas. Akan tetapi, wanita yang masih muda ada juga yang operasi plastik ingin dahinya tampil lebih menawan.
Sebagian dari wanita yang pernah bedah estetik cenderung ketagihan. "Banyak orang bilang kalau bedah plastik bisa bikin ketagihan, tapi sebenarnya itu karena orang yang sudah pernah bedah plastik merasa bahwa problem mereka bisa diselesaikan dengan bedah plastik," urai dr. Elida.
Bagi Anda yang ingin operasi plastik untuk menghilangkan kerutan, jenong, kantung mata, atau bagian lain yang tidak sempurna, ada baiknya kumpulkan informasi sebelumnya. Kemudian, tidak ada salahnya berkonsultasi dengan dokter terpercaya.
(eny/hst)
Selain dengan metode memakai poni tersebut ada juga cara lainnya untuk membuat dahi jadi tidak terlalu lebar yaitu dengan metode bedah plastik. "Bedah plastik bisa menghilangkan jenong, tapi harus difoto dulu, di CT Scan, dilihat tulangnya seberapa, sebelum operasi," papar dr. Elida Sari Siburian, SpBP, seorang dokter bedah di Rumah Sakit Fatmawati dan Pondok Indah, Jakarta, yang ditemui wolipop Rabu (18/4/2012) di RS Fatmawati, Jakarta Selatan.
Operasi plastik di dahi ini rupanya tidak hanya bisa memperbaiki penampilan saja. ABC News pernah menuliskan berita tentang seorang pria asal Amerika berusia 52 tahun, Michael Calderon, yang memiliki penyakit migrain parah. Penyakitnya tersebut bisa hilang setelah melakukan bedah plastik pada dahinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau soal migrain, harus dilihat dulu migrainnya kenapa. Jika berhubungan, ya bisa saja karena operasi plastik di dahi memang mengenai saraf-saraf tertentu. Tapi sebenarnya dilihat dulu penyakitnya karena apa, kalau kena sarafnya di dalam, nggak mungkin hilang dong, cuma mungkin sugesti dia saja," jelas dokter lulusan Fakultas Ilmu Kedokteran Universitas Indonesia itu.
Umumnya yang melakukan operasi plastik di dahi untuk menghilangkan kerutan adalah para wanita. Mereka ingin dahinya terlihat licin dan biasanya orang yang melakukan operasi dahi berusia 35 tahun ke atas. Akan tetapi, wanita yang masih muda ada juga yang operasi plastik ingin dahinya tampil lebih menawan.
Sebagian dari wanita yang pernah bedah estetik cenderung ketagihan. "Banyak orang bilang kalau bedah plastik bisa bikin ketagihan, tapi sebenarnya itu karena orang yang sudah pernah bedah plastik merasa bahwa problem mereka bisa diselesaikan dengan bedah plastik," urai dr. Elida.
Bagi Anda yang ingin operasi plastik untuk menghilangkan kerutan, jenong, kantung mata, atau bagian lain yang tidak sempurna, ada baiknya kumpulkan informasi sebelumnya. Kemudian, tidak ada salahnya berkonsultasi dengan dokter terpercaya.
(eny/hst)
Makanan & Minuman
Pecinta Pedas Wajib Coba! Camilan dari MAICIH Bisa Jadi Andalan Saat Santai dan Bikin Auto Nagih
Perawatan dan Kecantikan
Rambut Rontok Parah Bikin Minder? Saatnya Coba Suplemen Rambut Rontok yang Diformulasikan Khusus dari Dalam!
Olahraga
Kurangi Pegal dan Kram Saat Lari dengan Insole Empuk yang Lebih Supportive
Home & Living
Cara Ampuh Membersihkan Wajan Stainless Gosong ala Certified Cleaner Rany Soetanto
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
8 Skincare untuk Menghilangkan Jerawat dan Bekasnya
Hanya 23% Orang Indonesia Pakai Sunscreen, Ini Fakta yang Bikin Menyesal
Diskon hingga 90% di Central Park, Bazaar Sociolla Diserbu Jelang Lebaran
Gen Z Kuasai 59% Pasar Beauty, Mulai Cari Skincare Anti-Aging di Usia 20-an
7 Rekomendasi Sunscreen Multifungsi yang Bisa Mencerahkan
Most Popular
1
Gaya Istri Gubernur Kaltim Viral Usai Mobil Dinas Rp 8,5 M Suaminya Disorot
2
Begadang dan Telat Makan, Ini Dampaknya ke Jam Biologis Hati Kamu!
3
Adu Gaya Kim Tae Ri Pakai Bra di Show Prada, Karina Tampil Bergaun Putih
4
Viral Wanita Cantik Curi Atensi Saat Nonton Liga Champions, Terungkap Sosoknya
5
Potret Wulan Guritno Jalani Oplas di Korea Agar Kulit Lebih Kencang
MOST COMMENTED











































