Bahaya di Balik Krim Pemutih Kulit
wolipop
Senin, 20 Des 2010 17:33 WIB
Jakarta
-
Krim pemutih merupakan salah satu produk kecantikan yang menjadi favorit. Namun di balik manfaatnya tersebut, krim pemutih bisa berbahaya untuk tubuh.
Sinar matahari yang menyengat sering kali membuat warna kulit menjadi lebih gelap. Hal inilah yang membuat krim pemutih menjadi pilihan banyak orang untuk memutihkan kulit agar penampilan tetap menarik, khususnya wanita.
Masalah yang bisa dibuat oleh krim pemutih adalah efek putih yang berlebihan. Krim pemutih memang efektif membuat kulit lebih putih dari sinar matahari, namun krim tersebut seharusnya hanya digunakan dalam waktu jangka waktu tertentu saja.
"Anda seharusnya menggunakan (krim pemutih) untuk dua minggu, enam minggu atau delapan minggu," ujar Dr. Debra Jaliman, juru bicara American Academy of Dermatology dan penulis buku 'Skin and Hair', seperti yang dikutip dari aolhealth.
Menurutnya, menggunakan krim tersebut selama bulanan hingga tahunan tidak baik untuk kesehatan. Hal ini dikarenakan kebanyakan krim pemutih mengandung hydroquinone, sebuah zat yang menghambat produksi melanin dan hanya boleh digunakan dalam konsentrasi yang kecil, maksimal dua persen. Kebanyakan krim ini mengandung empat hingga enam persen.
Hydroquinone dapat menyebabkan efek samping, yakni penyakit ochronosis. Penyakit ini membuat kulit Anda terlihat biru-hitam. (af1/af1)
Sinar matahari yang menyengat sering kali membuat warna kulit menjadi lebih gelap. Hal inilah yang membuat krim pemutih menjadi pilihan banyak orang untuk memutihkan kulit agar penampilan tetap menarik, khususnya wanita.
Masalah yang bisa dibuat oleh krim pemutih adalah efek putih yang berlebihan. Krim pemutih memang efektif membuat kulit lebih putih dari sinar matahari, namun krim tersebut seharusnya hanya digunakan dalam waktu jangka waktu tertentu saja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, menggunakan krim tersebut selama bulanan hingga tahunan tidak baik untuk kesehatan. Hal ini dikarenakan kebanyakan krim pemutih mengandung hydroquinone, sebuah zat yang menghambat produksi melanin dan hanya boleh digunakan dalam konsentrasi yang kecil, maksimal dua persen. Kebanyakan krim ini mengandung empat hingga enam persen.
Hydroquinone dapat menyebabkan efek samping, yakni penyakit ochronosis. Penyakit ini membuat kulit Anda terlihat biru-hitam. (af1/af1)
Perawatan dan Kecantikan
Rahasia Kulit Bebas Jerawat Saat Lebaran dengan Numbuzin No.1 Pantothenic B5 Active Soothing Cream, Skincare Favorit dari Korea!
Elektronik & Gadget
Lari, Gowes, atau Workout? Tetap Dengar Sekitar dengan JOVITECH Wireless BC61 Bone Conduction Runfree Earphone!
Perawatan dan Kecantikan
Review Cushion Lokal Favorit untuk Makeup Lebaran yang Flawless dan Tahan Seharian!
Perawatan dan Kecantikan
Rahasia Bibir Halus dan Lembab, Rutin Merawat Bibir dengan Lip Care Favorit dari Buttered!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Masuk Usia 40? Ini Skincare dan Makeup Wajib agar Kulit Tetap Kencang
Estee Lauder Gugat Jo Malone karena Pakai Namanya Sendiri untuk Produk Parfum
Terungkap Isi Goodie Bag Oscar 2026 Senilai Rp 5 M: Ada Skincare Korea Viral
Tips Dokter Gizi Agar Kulit Tetap Glowing Saat Puasa, Hindari Makanan Ini
Curhat Beauty Influencer Syok Wajahnya Berubah Drastis Saat Hamil
Most Popular
1
Gaya Effortless Sherina Munaf di Acara One Piece Live Action, Banjir Pujian
2
Pramugari Ungkap Kelakuan Miliuner di Superyacht: Cincin Kawin Hanya Dekorasi
3
Gaya Fuji & Felicya Angelista Kompak Tampil Bak Artis Bollywood Pakai Lehenga
4
Wajah Aktris Cantik Ini Terbakar Gara-gara Tren Tiup Kue Ulang Tahun TikTok
5
Potret Gaya Paula Verhoeven Bercadar Saat Umrah di Bulan Ramadhan
MOST COMMENTED











































