Do's & Don't's Menjelang Pengunduran Diri
wolipop
Jumat, 04 Jun 2010 11:55 WIB
Jakarta
-
Keputusan mengundurkan diri dari kantor karena suasana kerja yang tak lagi kondusif pernah dihadapi semua orang. Namun hal itu bukan alasan untuk bersitegang dengan rekan kerja atau atasan saat memutuskan untuk mengundurkan diri.
Berikut beberapa langkah yang harus dilakukan sekaligus dihindari saat mengundurkan diri.
Surat pengunduran diri
Lakukan: Ketik surat pengunduran diri Anda secara resmi, rapih dan sesuai ketentuan surat formal. Utarakan alasan dengan bijak, serta kata-kata yang sopan. Berikan Penjelasan yang singkat, padat, serta diplomatis.
Jangan : Mengumbar kejelekan rekan kerja atau atasan dalam surat resign. Anda terlihat sebagai pekerja yang sering mengeluh juga mengadu.
Tenggat Waktu
Lakukan: Cari tahu peraturan kantor, kapan waktu menyerahkan surat resign yang benar. Lain kantor lain pula peraturannya. Ada yang memberikan waktu satu bulan untuk pegawainya mengundurkan diri, ada juga yang hanya dua minggu.
Jangan : Pergi begitu saja, tanpa kabar berita. Anda hanya akan terlihat sebagai pengecut yang melarikan diri. Nama jelek pun akan tertinggal.
Sisa Pekerjaan
Lakukan: Selesaikan sisa pekerjaan dan proyek yang Anda tangani sebaik-baiknya sebelum meninggalkan kantor. Hal ini akan memberikan penilaian rekomendasi yang baik bagi Anda. Kesan yang baik dan terhormat pun akan Anda tinggalkan di kantor yang lama.
Jangan : Bekerja malas-malasan di sisa waktu Anda. Menunjukkan performa yang buruk di ujung waktu kerja akan membuat Anda diingat sebagai seorang pemalas.
Setelah Mengundurkan Diri
Lakukan: tetaplah berhubungan baik dengan rekan kerja juga atasan di kantor yang lama. Hal ini juga bisa membuat koneksi Anda semakin bertambah.
Jangan: Menyebarkan keburukan serta aib kantor lama ke kantor yang baru. Ingat, mental pengkhianat seperti itu tak akan mendapatkan tempat di manapun.
(kee/fer)
Berikut beberapa langkah yang harus dilakukan sekaligus dihindari saat mengundurkan diri.
Surat pengunduran diri
Lakukan: Ketik surat pengunduran diri Anda secara resmi, rapih dan sesuai ketentuan surat formal. Utarakan alasan dengan bijak, serta kata-kata yang sopan. Berikan Penjelasan yang singkat, padat, serta diplomatis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tenggat Waktu
Lakukan: Cari tahu peraturan kantor, kapan waktu menyerahkan surat resign yang benar. Lain kantor lain pula peraturannya. Ada yang memberikan waktu satu bulan untuk pegawainya mengundurkan diri, ada juga yang hanya dua minggu.
Jangan : Pergi begitu saja, tanpa kabar berita. Anda hanya akan terlihat sebagai pengecut yang melarikan diri. Nama jelek pun akan tertinggal.
Sisa Pekerjaan
Lakukan: Selesaikan sisa pekerjaan dan proyek yang Anda tangani sebaik-baiknya sebelum meninggalkan kantor. Hal ini akan memberikan penilaian rekomendasi yang baik bagi Anda. Kesan yang baik dan terhormat pun akan Anda tinggalkan di kantor yang lama.
Jangan : Bekerja malas-malasan di sisa waktu Anda. Menunjukkan performa yang buruk di ujung waktu kerja akan membuat Anda diingat sebagai seorang pemalas.
Setelah Mengundurkan Diri
Lakukan: tetaplah berhubungan baik dengan rekan kerja juga atasan di kantor yang lama. Hal ini juga bisa membuat koneksi Anda semakin bertambah.
Jangan: Menyebarkan keburukan serta aib kantor lama ke kantor yang baru. Ingat, mental pengkhianat seperti itu tak akan mendapatkan tempat di manapun.
(kee/fer)











































