×
Ad

Sering Overthinking di Malam Hari? Ini 7 Tips Hadapi Cemas Soal Masa Depan

Adinda Salma - wolipop
Selasa, 06 Okt 2026 18:30 WIB
Halaman ke 1 dari 2
Foto: Getty Images/pocketlight
Jakarta -

Pernahkah kamu terbangun di tengah malam hanya karena memikirkan nasib masa depan yang penuh dengan tanda tanya besar?

Cara menghadapi ketidakpastian menjadi tantangan nyata yang sering kali menguras energi emosional saat berhadapan dengan situasi tak terduga. Hal-hal mendasar-mulai dari dinamika karir, kejelasan hubungan asmara, hingga kondisi kesehatan-kerap memicu tekanan emosional yang mendalam.

"Ketidakpastian sering kali menjadi akar dari kecemasan. Otak kita dirancang untuk memprediksi dan melindungi. Jadi ketika sesuatu terasa tidak diketahui atau di luar kendali, hal itu dapat memicu rasa terancam," ucap psikolog asal Amerika Serikat, Dr. Holly Batchelder.

Perasaan tidak mengetahui apa yang akan terjadi bahkan bisa terasa lebih menyiksa dibandingkan menghadapi hasil yang buruk sekalipun. Untuk membantumu, para pakar kesehatan mental membagikan beberapa langkah adaptif dalam menghadapi ketidakpastian berikut ini.

1. Menerima Realitas Kehidupan

Menerima fakta bahwa dunia tidak selalu bisa ditebak merupakan fondasi awal dalam membentuk ketahanan mental. Menurut Dr. Holly, fokus utamanya bukan untuk menghilangkan ketidakpastian, melainkan membangun toleransi terhadap emosi tersebut agar kita tampil lebih percaya diri.

Menerima kenyataan bukan berarti menyerah pasrah pada keadaan, melainkan menyadari batasan diri untuk tidak memaksakan kendali atas segalanya. "Menerima ketidakpastian bukan berarti menyerah, melainkan melepaskan ilusi bahwa kita dapat mengendalikan segalanya," jelas Dr. Hayley Nelson, seorang ahli saraf dan profesor psikologi.

Untuk membangun penerimaan ini, cobalah dengan melabeli perasaan yang sedang kamu alami, seperti: "Aku merasa sedang gelisah." Penelitian menunjukkan bahwa melabeli emosi negatif dapat mengurangi tingkat ketegangan saat emosi sedang memuncak.

Selain itu, cobalah berlatih mindfulness-yaitu belajar sadar penuh akan apa yang dilakukan dan dirasakan saat ini tanpa menghakimi. Menurut Dr. Hayley, berlatih mindfulness selama 10 menit sehari dapat memperkuat kemampuan otak untuk fokus pada momen masa kini, yang pada gilirannya mengurangi kebiasaan merenung berlebihan (overthinking).

2. Mengalihkan Fokus pada Hal yang Dapat Dikendalikan

Menurut Dr. Hayley, mengalihkan perhatian pada tindakan nyata mampu mengaktifkan kerja otak bagian depan (prefrontal cortex) yang bertugas mengatur logika berpikir. Langkah sederhana berupa mengambil tindakan kecil yang bermanfaat akan memberikan sinyal menenangkan bagi sistem saraf tubuh.

Cobalah bertanya kepada diri sendiri: "Apa satu hal kecil yang bisa aku lakukan hari ini?"

Seorang terapis di Amerika Serikat, Kaitlin Christy, AMFT, APPC, mengatakan bahwa pertanyaan ini sangat membantu, terutama saat berhadapan dengan ketakutan berskala besar.

"Penting untuk mengakui batasan pribadi kita dalam situasi apa pun. Mengambil tindakan kecil dan bermakna pada isu yang terasa penting bagimu dapat membantu memfokuskan perhatian pada apa yang dapat dilakukan, daripada terpaku pada apa yang tidak dapat diubah," jelasnya.

3. Mengubah Sudut Pandang dan Pola Pikir (Cognitive Reframing)

Perasaan cemas yang muncul saat menghadapi keraguan sebenarnya bukanlah cerminan fakta objektif dari realitas yang ada. "Hubungkan diri dengan beberapa hal positif dari ketidakpastian, dan ubah sudut pandangmu menjadi sesuatu yang menarik," ucap Kaitlin.

Pengalaman pahit seperti perpisahan atau kehilangan pekerjaan justru dapat dibingkai ulang sebagai momentum terbaik untuk memulai lembaran baru. "Ganti kalimat 'Aku tidak akan pernah menemukan pekerjaan lain' dengan 'Ini adalah masa yang sulit, tetapi aku telah berhasil mengatasi tantangan-tantangan sebelumnya'," saran Kaitlin.

Penelitian menunjukkan bahwa mengubah pola pikir (cognitive reframing) efektif untuk mengurai emosi negatif serta mendukung kesehatan psikologis jangka panjang.



Simak Video "Video: Soal Mindfulness, Maudy Ayunda Akui Masih Perlu Belajar"

(eny/eny)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork