Sibuk Banget Sampai Stres? Ini 8 Cara Cepat Hilangkan Penat di Sela Kerja
Menjalani rutinitas yang seolah tak ada habisnya ibarat berlari di atas treadmill tanpa tombol henti. Saat pikiran terus menjerit bingung mencari celah waktu untuk sekadar bernapas lega di antara himpitan pekerjaan, urusan rumah tangga, dan tumpukan kewajiban lainnya, waktu luang mendadak menjadi barang mewah yang mustahil digapai.
Memiliki rutinitas harian yang sangat sibuk sering kali membuat seseorang bingung mencari waktu untuk sekedar beristirahat. Oleh karena itu, memahami cara mengatasi stres secara praktis menjadi kunci utama agar kesehatan mental dan fisik tetap terjaga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyak orang mengira relaksasi membutuhkan waktu luang yang panjang di tengah tumpukan pekerjaan. Padahal, penerapan cara mengatasi stres dapat dilakukan melalui langkah-langkah kecil yang konsisten di sela-sela aktivitas harian.
Menurut laporan Stress in America dari American Psychological Association (APA), 69% pekerja di Amerika mengalami dampak negatif akibat tekanan di tempat kerja. Kondisi ini membuktikan bahwa beban profesi dan finansial menjadi pemicu utama kelelahan mental pada masyarakat modern.
Berikut cara melepas penat di sela-sela pekerjaan saat stres melanda:
1. Pahami Tanda dan Gejala Stres pada Diri Sendiri
Langkah awal yang sangat krusial adalah mengenali bagaimana tubuh merespons tekanan yang datang. "Tanyakan pada diri anda 'Bagaimana stres pada saya secara mental dan fisik'" kata Dr. Farnoosh Nouri, seorang asisten profesor klinis di Southern Methodist University dan psikoterapis praktik di Dallas.
Mengenali pemicu sejak dini dapat mencegah kondisi mental memburuk menjadi kelelahan kronis. Gejala tersebut dapat berupa sakit kepala, ketegangan otot, hingga perubahan pola makan yang tidak teratur.
2. Latihan Pernapasan Durasi Singkat
Tidak perlu menyisihkan waktu meditasi hingga puluhan menit untuk menenangkan pikiran yang tegang. Cukup lakukan teknik pernapasan dalam selama tiga hingga lima menit di tengah jeda pekerjaan.
Gunakan pola tarik napas dalam empat hitungan, tahan sejenak, lalu hembuskan perlahan dalam enam hitungan. Menurut ahli Dr. Suzanne Wallach, Psy.D., seorang terapis pernikahan dan keluarga berlisensi di Los Angeles, menghembuskan napas lebih panjang dapat mengaktifkan sistem saraf parasimpatik untuk meredakan respons stres.
3. Lakukan Relaksasi Otot
Teknik meregangkan dan melepaskan otot secara bergantian sangat efektif menurunkan ketegangan fisik tubuh. Dimulai dari area bahu yang sering menjadi pusat penumpukan rasa lelah.
Kontraksikan otot bahu selama beberapa detik, lalu lepaskan ketegangan tersebut secara perlahan dan rasakan perbedaannya. Wallach menyarankan untuk mengencangkan dan melepaskan ketegangan di bahu jika hanya mempunyai waktu satu kali untuk melakukannya.
4. Olahraga Ringan Berintensitas Singkat
Sesi latihan fisik tidak selalu harus dilakukan di pusat kebugaran dengan durasi jam-jaman setiap hari. Dr. Dale Larson, seorang psikolog klinis berlisensi di California, menyarankan untuk melakukan aktivitas fisik singkat seperti push-up di dekat meja atau berjalan kaki di sekitar area kantor.
Menurut Dr. Larson, olahraga dapat memicu pelepasan hormon endorfin yang meningkatkan suasana hati secara instan. Aktivitas ini secara bertahap juga menekan kadar hormon kortisol di dalam darah.
Cara Cepat Hilangkan Penat di Sela-sela Kerja
Foto: Getty Images/metamorworks
Membangun hubungan sosial yang positif merupakan modal penting dalam menjaga keseimbangan emosional seseorang. Tidak perlu membuat acara khusus, cukup berbincang santai sejenak di sela jam istirahat.
"Salah satu cara terbaik untuk mengatasi kelelahan adalah dengan menghubungi teman, terutama mereka yang berada di bidang atau pekerjaan yang serupa, karena mereka memiliki empati yang mendalam terhadap kesulitan Anda," kata Larson.
6. Susun Skala Prioritas
"Tanyakan pada diri sendiri, 'Apa yang perlu diselesaikan hari ini?'" kata Wallach. Cara ini membantu mencegah rasa kewalahan akibat daftar pekerjaan yang terlalu panjang.
Nouri menyarankan evaluasi hasil kerja di setiap malam selama sepuluh menit untuk merencanakan langkah esok hari dengan lebih tenang. Langkah ini memberi kendali penuh atas jadwal harian tanpa perlu merasa cemas berlebihan.
7. Ubah Pola Pikir
Saat menghadapi kendala, cobalah membingkai ulang sudut pandang terhadap tantangan tersebut sebagai peluang belajar. Hindari menyalahkan diri sendiri atas situasi di luar kendali dan kapasitas yang dimiliki.
Larson, pakar psikologi, menyarankan agar selalu mengapresiasi setiap usaha terbaik yang telah dilakukan sehari-hari. Menyadari batasan diri adalah bentuk perlindungan diri yang sangat baik dari risiko kelumpuhan motivasi.
8. Jangan Ragu untuk Meminta Bantuan
Mengakui bahwa diri sendiri membutuhkan bantuan orang lain bukanlah sebuah tanda kelemahan atau kegagalan pribadi. Komunikasikan kendala beban kerja kepada atasan atau rekan tim secara langsung dan jelas.
Jika benar-benar tidak memiliki seseorang untuk membantu diri sendiri, Wallach menyarankan untuk membagi tugas-tugas tertentu menjadi tugas yang lebih kecil dan lebih mudah dikelola.
Society for Human Resource Management menyarankan untuk meminta bantuan di tempat kerja dengan menyampaikan permintaan secara eksplisit dan meminta bantuan kepada
individu daripada kelompok. Misalnya, meminta perpanjangan waktu kepada manajer jika stres karena harus memenuhi tenggat waktu proyek besar.
Efektivitas dari penerapan cara mengatasi stres bergantung pada konsistensi dalam merawat kesehatan mental diri sendiri.
Apabila masih merasa sangat kewalahan hingga mengalami gangguan tidur kronis, segeralah berkonsultasi dengan profesional medis. Mendapatkan penanganan dari dokter atau terapis adalah langkah tepat untuk memulihkan kembali kualitas hidup.













































