8 Cara Mengakhiri Hubungan dengan Baik Secara Dewasa
Daftar Isi
- Cara Mengakhiri Suatu Hubungan dengan Baik
- 1. Menyadari Bahwa Ini Bukanlah Hal yang Mudah
- 2. Persiapkan Diri
- 3. Lakukan secara Langsung (Tatap Muka)
- 3. Berkata Jujur Tapi Jangan Terlalu Detail
- 4. Tunjukan Empati
- 5. Hindari Menyalahkan Satu Pihak
- 6. Putuskan Hubungan Sepenuhnya
- 7. Beri Waktu untuk Diri Sendiri untuk Bersedih
- 8. Curhat ke Seseorang yang Kamu Percaya
Mengakhiri suatu hubungan menjadi salah satu hal yang tidak akan pernah mudah. Karena suatu alasan, hubungan perlu berakhir.
Apa pun alasannya, putus cinta memang sulit. Namun, jika melakukannya dengan cara yang baik mungkin akan membantu kedua belah pihak lebih dihargai.
Cara Mengakhiri Suatu Hubungan dengan Baik
Dikutip dari Verywellmind dan Planned Parenthood Federation of America, Inc. (PPFA), berikut adalah hal-hal yang bisa dilakukan sebagai cara putus secara baik-baik:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Menyadari Bahwa Ini Bukanlah Hal yang Mudah
Mungkin setiap orang berharap bisa mengakhiri hubungan tanpa rasa sakit. Tapi, seberapa rusaknya hubungan tersebut, mengakhirinya secara resmi juga akan menimbulkan rasa sakit di kedua belah pihak.
Setelah kamu mengakui bahwa akan ada rasa sakit, maka kamu bersiap menghadapi akibatnya.
2. Persiapkan Diri
Sebelum melakukannya, kamu perlu pikirkan terlebih dahulu apa yang akan kamu katakan. Kamu mungkin bisa berlatih dengan menuliskan pikiran, berkata di depan teman atau di depan cermin.
3. Lakukan secara Langsung (Tatap Muka)
Cara mengakhiri hubungan dengan baik adalah dengan tatap muka. Karena pasanganmu berhak mendapatkan martabat dari percakapan secara langsung.
Suasana yang intim mungkin akan lebih baik. Namun, jika kamu khawatir pasanganmu akan bereaksi kasar, maka lebih baik bertemu di tempat umum agar lebih aman.
3. Berkata Jujur Tapi Jangan Terlalu Detail
Dia juga pasti ingin tahu kenapa kamu memutuskan mengakhiri hubungan. Cobalah jelaskan alasannya dengan "jujur" tidak berarti "kasar."
Tapi, gunakanlah kalimat refleksif seperti "Aku rasa tujuan jangka panjang kita tidak lagi sejalan" mungkin akan jadi cara yang lebih baik untuk mengekspresikan perasaanmu.
Usahakan jangan mengungkit-ungkit kesalahan orang lain, atau menggunakan kalimat klise. Contohnya, "bukan kamu, tapi aku." Beri tahu mereka beberapa hal yang kamu sukai dari mereka.
4. Tunjukan Empati
Ekspresikan kesedihan kamu atas putus cinta. Kamu juga bisa bagikan beberapa hal baik tentang waktu yang telah kalian lalui bersama.
Contohnya kamu bisa katakan sesuatu seperti, "Kamu mengajariku banyak hal tentang musik dan sekarang aku bisa bermain gitar lebih baik, berkat kamu".
Buatlah orang lain merasa bahwa mereka telah memberi dampak positif ke hidup kamu, meskipun hubungan kalian berakhir.
5. Hindari Menyalahkan Satu Pihak
Orang lain mungkin terluka oleh keputusanmu, tapi tidak apa-apa untuk melakukan yang menurutmu benar. Namun, jangan menghina atau mencoba menyakiti mereka.
Kamu juga pasti punya kesalahan, dan mengubah mantan pasanganmu menjadi sosok jahat tidaklah membantu.
Dia mungkin telah melakukan beberapa hal buruk, seperti selingkuh, berkata kasar, berbohong, tapi mereka juga manusia.
6. Putuskan Hubungan Sepenuhnya
Jika kamu benar-benar ingin berteman setelah putus, tidak apa-apa. Tapi kalau kamu hanya mengatakan "ayo berteman" agar pasanganmu lebih mudah menyerah, jangan lakukan itu.
Hal tersebut mungkin akan menyebabkan lebih banyak rasa sakit hati. Meskipun kamu berencana untuk tetap berteman, beri dia sedikit ruang. Ada baiknya mungkin untuk berhenti bertemu atau berbicara satu sama lain sementara waktu.
7. Beri Waktu untuk Diri Sendiri untuk Bersedih
Meskipun mencoba mengakhiri hubungan secara baik-baik, akan ada masa patah hati, galau, dan sedih. Ya, ini adalah salah satu bagian tersulit dalam mencari tahu cara mengakhiri hubungan dengan seseorang yang pernah kamu cintai.
Mungkin kamu masih peduli dengan dia, tetapi kamu perlu mengingatkan diri sendiri mengenai alasan mengapa hubungan tersebut tidak berhasil.
8. Curhat ke Seseorang yang Kamu Percaya
Setelah putus, sebaiknya tak perlu bergosip atau menjelek-jelekkan mantan. Kamu juga tidak ingin dia melakukan hal itu kepada kamu, bukan?
Ada juga yang menemukan cara untuk tetap berteman setelah putus cinta. Tapi, tidak semua orang menginginkannya.
Terkadang sebagian orang menyadari kalau perpisahan adalah pilihan terbaik, dalam perjalanan hubungan. Mungkin dengan begitu, bisa membantu masing-masing individu fokus untuk melangkah maju.
(khq/fds)
Elektronik & Gadget
Kabel Charger Fast Charging Biar Charging Lebih Cepat & Nggak Drama Gampang Rusak
Home & Living
3 Rekomendasi Al-Quran Estetik & Berkualitas yang Wajib Kamu Punya di Ramadan Ini!
Olahraga
Legging High Waist untuk Yoga & Lari dari Seri Brand COSI! Pilih yang Sesuai dengan Aktivitasmu
Olahraga
Sepatu Lari Wanita Terbaik 2026! Ringan, Terjangkau, dan Ideal untuk Jogging Harian
Penelitian Ungkap Pria Botak Punya 3 Pesona Ini, Bikin Makin Menarik
Ramalan Zodiak Cinta 26 Februari: Aries Jangan Mengeluh, Cancer Jaga Ucapan
Ramalan Zodiak 26 Februari: Aries Butuh Modal, Gemini Selesaikan Perbedaan
Ramalan Zodiak 26 Februari: Capricorn Tepati Janji, Pisces Jangan Bohong
Ramalan Zodiak 26 Februari: Libra Harus Sabar, Scorpio Jangan Menyerah
Casing Sekop Jadi Sorotan! 7 Gaya Nyeleneh Dilraba Dilmurat Ini Curi Perhatian
Sering Tertukar! Perbedaan Kulit Sawo Matang dan Kuning Langsat Ini Wajib Tahu
Penelitian Ungkap Pria Botak Punya 3 Pesona Ini, Bikin Makin Menarik
5 Makanan Buka Puasa Selain Gorengan, Lebih Sehat dan Bikin Kenyang











































