Masih Ragu Si Dia Pasangan yang Tepat? Simak Kisah Muda-mudi Ini

Inkana Putri - wolipop Minggu, 24 Okt 2021 08:52 WIB
CXO Media Foto: CXO Media
Jakarta -

Pernikahan menjadi suatu momen sakral dalam kehidupan seseorang. Pasalnya, pernikahan tak hanya menyatukan dua insan, namun juga janji setia sehidup semati.

Tak jarang banyak orang yang masih ragu tentang kesiapannya. Bahkan, beberapa orang sering kali dibuat bingung dengan pertanyaan 'apakah dia orang yang tepat?' atau 'bagaimana cara tahu kalau saya siap menikah?'.

Pertanyaan-pertanyaan tersebut memang sering kali muncul dipikiran. Bagi kamu yang masih bingung, dua pasangan Shella (27) dan Reyhan (30), serta Rendy (30) dan Nura (25) berbagi cerita tentang hal yang membuat mereka yakin dengan pasangannya. Adapun cerita ini diungkapkan di 'Perspektif Eps 62 - Cerita Perjalanan Menuju Pernikahan' yang ditayangkan melalui YouTube CXO Media.

Lima tahun berpacaran tentu bukan waktu yang sebentar bagi Shella dan Reyhan hingga akhirnya mereka yakin untuk menikah. Shella mengatakan sifat dewasa Reyhan mampu meyakinkan dirinya bahwa ia merupakan orang yang tepat.

"Sebenarnya pertama kali gue ngerasa kayaknya gue menemukan orang yang tepat tuh (karena) gue pernah merasakan perselisihan terhebat, sampe yang dia baiknya kayak gimana pun gue udah tau. Gue juga udah kenal dan terlanjur sayang banget sama keluarganya, jadi kayak ya dia yang gue butuhin. Gue ngerasa dia cowok yang bertanggung jawab dan bisa ngebuat gue baik dari sebelumnya," ujarnya.

Beda halnya dengan Shella, Reyhan mengatakan satu hal yang membuat ia yakin dengan Shella adalah sikap tanggung jawab dan peduli terhadap keluarganya. Pasalnya menurut Reyhan, menikah bukan menyatukan dua pasangan, melainkan juga dua keluarga.

"Yang pasti dia itu bertanggung jawab dan sayang sama keluarganya. Kalau cewek udah sayang sama keluarganya, sayang sama orang tuanya, (bisa) tanggung jawab, itu gue yakin dia bisa tanggung jawab juga sama keluarga gue dan gue sebagai suaminya," katanya.

"Kita kan pacaran udah lama ya 5 tahun, sebelum akhirnya kita memutuskan untuk menikah kan udah proses panjang (mulai dari) proses pengenalan, kenal keluarga masing-masing. Karena menurut gue nikah itu bukan cuma kita sama pasangan, tapi sama keluarga juga. Ketika calon istri gue bisa sayang ke keluarga gue, dan adik-adik gue, gue ngerasa lebih yakin oke deh gue nikah sama dia," tambahnya.

Sementara itu, dua sejoli yang akan menikah di awal tahun 2022 nanti, Rendy dan Nurra, juga punya alasan tersendiri soal keyakinan mereka. Rendy mengatakan sifat sabar Nurra yang bisa menerima ia apa adanya menjadi alasan bahwa Nurra memang yang terbaik. Sebab, ia mengaku tak banyak perempuan yang bisa menerima sifat keras kepalanya.

"Dia anaknya mandiri banget. Nurra itu baik dan sangat memahami gue yang anaknya keras kepala banget. Udah gitu cukup sabar dan nggak pernah nyusahin. Nggak semua perempuan bisa terima kurangnya gue. Mungkin akan ada yang bisa terima 1-2 tahun, tapi itu kan butuh kesabaran yang super super sabar. Gue yakin kesabaran itu ada di Nurra," ungkapnya.

Di sisi lain, Nurra mengaku sikap lembut dari seorang Rendy mampu membuatnya yakin bahwa 'he is the one'. Ia mengaku sifat inilah yang tak ada pada laki-laki lain.

"Dia orangnya lembut banget sih, gue ngerasa kayaknya nggak ada deh laki-laki kayak dia. Dia tuh suka touching gue di depan orang kayak selembut itu. Gue ngerasa punya feel yang kayaknya dia the one gue deh. Ngerasa klik aja nggak tau kenapa," katanya.

Membuat diri yakin dengan pasangan memang bukan hal mudah dan butuh proses. Sama halnya dengan proses mempersiapkan pernikahan. Dalam mempersiapkan pernikahan, Rendy mengatakan pre-marital test jadi hal penting yang harus dilakukan calon suami istri. Adapun hal ini dilakukan untuk mengetahui soal penyakit bawaan hingga kesuburan.

"Nah ini penting banget sih buat kita berdua sebagai calon pasangan suami istri karena saat kita mau menikah, kita harus tau nih masing-masing di diri kita itu mungkin ada penyakit apa. Soal masalah anak juga bakal jadi faktor utama juga bagi kita, bagaimana kesuburannya," katanya.

Senada dengan Rendy, Shella menyebut cek kesehatan sebelum menikah juga jadi hal penting. Menurutnya, ini dapat mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan ke depannya.

"Memang persiapan pernikahan nggak segampang yang kita kira, pasti ribet banget dan bikin stress kepala kita. Tapi satu yang harus kalian tau, harus banget cek kesehatan pre marital check up supaya ke depannya kalian tenang menjalani kehidupan rumah tangga," pungkasnya.

Sebagai informasi, saat ini check-up pranikah atau premarital check-up dapat dilakukan di Laboratorium Klinik Prodia. Melalui check-up pranikah, kedua calon mempelai dapat mengetahui adanya deteksi penyakit menular, hingga penyakit turunan yang mengganggu kesuburan maupun kesehatan janin.

(ega/ega)