Survei: Pandemi Bikin Orang Bisa Jatuh Cinta Duluan Sebelum Bertemu Langsung

Hestianingsih - wolipop Kamis, 08 Apr 2021 07:00 WIB
Side profile happy man sending love sms text message on mobile phone with red hearts flying away from screen isolated on gray wall background. Positive human emotions Foto: Istock
Jakarta -

Pandemi virus Corona telah mengubah kebiasaan orang berinteraksi di berbagai lini kehidupan. Termasuk juga dalam percintaan.

Sebuah survei yang dilakukan aplikasi kencan online Bumble menunjukkan bahwa sebagian besar orang kini mengalami pergeseran ketika memaknai perasaan cinta. Menurut hasil survey, 67 persen orang kini percaya mereka bisa jatuh cinta dengan seseorang bahkan sebelum mereka bertemu langsung.

Hampir setengah dari responden yakin bahwa mereka telah menemukan cinta sejati secara virtual. Namun perasaan dan keyakinan itu tetap harus dilegitimasi ketika akhirnya mereka bisa bertemu langsung setelah pandemi berakhir dan aturan lockdown diangkat.

Pandemi virus Corona juga membuat banyak orang menormalisasi penggunaan aplikasi kencan online untuk mencari jodoh. Hal ini disebabkan tidak adanya kesempatan yang cukup untuk bertemu orang baru dalam setahun terakhir akibat pembatasan sosial.

Kencan virtual lewat video maupun panggilan telepon juga jadi populer selama pandemi COVID-19. Masih dari survey yang sama, sebanyak 36 persen responden berpendapat kencan video dan voice call sudah menjadi norma baru.

"Sudah setahun terjadi naik-turun dalam kehidupan ini tapi dengan adanya larangan, perilaku kencan kini mungkin berubah ke arah lebih baik," ujar Pimpinan Bumble Inggris dan Irlandia Naomi Walkland, seperti dikutip dari Metro.

Menurutnya saat ini orang-orang merasa lebih percaya diri menunjukkan kepribadian saat berkencan. Mereka juga lebih terbuka dengan segala kemungkinan yang bisa terjadi ketika mencari jodoh secara online.

(hst/hst)