3 Alasan Ilmiah Pasangan Sering Tutup Mata Saat Berciuman

Hestianingsih - wolipop Minggu, 06 Des 2020 21:30 WIB
pasangan ciuman Ilutrasi pasangan berciuman. Foto: Thinkstock
Jakarta -

Berciuman merupakan salah satu aktivitas intim pasangan yang sedang memadu kasih. Disadari atau tidak, para pasangan cenderung menutup mata mereka ketika ciuman, terlebih lagi jika berada dalam suasana intens.

Menutup mata saat berciuman ternyata berkaitan dengan respons fisik alamiah. Secara ilmu pengetahuan, peneliti bisa menjelaskan alasan orang menutup mata mereka ketika berciuman.

1. Membantu Otak Lebih Fokus

Berdasarkan studi yang dilakukan psikolog, ketika terlalu banyak objek visual atau distraksi penglihatan dari hal-hal sekitar, otak akan sulit fokus. Kemampuan tubuh untuk merasakan stimulasi pun terganggu.

Oleh karena itu orang akan refleks menutup mata agar bisa lebih fokus merasakan ciuman bersama pasangan.

2. Memaksimalkan Sensasi Berciuman

Menutup mata bisa membantu memaksimalkan sensasi dari berciuman, sehingga pasangan lebih bisa menikmatinya. Dengan menutup mata, otak jadi bisa lebih fokus pada indra perasa ketimbang penglihatan.

3. Menghindari Rasa Canggung

Seperti dilansir Brightside, saling berpandangan saat ciuman bisa membuat ikatan emosional antara pasangan lebih erat. Tapi pada sebagian orang, melihat pasangannya membuka mata dengan jarak sangat dekat bisa membuat tak nyaman.

Maka dari itu mereka memilih menutup mata ketika berciuman. Selain lebih intim juga menghindari rasa canggung.

(hst/hst)