13 Ciri Pasangan Posesif dan Cara Menghadapinya

Lukita Wardani - wolipop Selasa, 15 Sep 2020 18:32 WIB
Posesif Film 'Posesif' yang dibintangi Adipati Dolken dan Putri Marino. Foto: Palari Films
Jakarta -

Kalau pacar kamu suka mengontrol apapun yang dilakukan atau bisa dibilang posesif, itu dapat menyebabkan banyak masalah dalam hubungan lho. Jika dibiarkan sikap posesif pasangan terus dilakukan bisa membuat kamu merasa sangat cemas, tidak bahagia dan lebih emosional.

Pasangan terlalu posesif bisa menyebabkan banyak masalah dalam hubungan asmara. Sikap posesif berpotensi membuat salah satu pihak selalu merasa cemas, tidak bahagia dan lebih emosional.

Jika terus dibiarkan, akan membuat kamu terperangkap dalam hubungan yang tidak sehat. Masalahnya ciri pasangan posesif tidak selalu langsung dikenali atau disadari.

Bagaimana bisa tahu jika pasangan kamu termasuk orang yang posesif? Ini ciri pasangan posesif dan cara menghadapinya.

1. Dia perlu tahu keberadaan kamu setiap saat

Seakan penuh perhatian, tapi salah satu ciri pasangan posesif ialah mereka selalu ingin tahu kamu sedang di mana, melakukan apa dan bersama siapa setiap saat. Mereka seakan tidak bahagia jika kamu bersama orang lain selain dirinya.


Kalau kamu tidak memberikan kabar dalam jangka waktu beberapa jam mereka pasti akan marah dan mencari-cari. Dia tidak suka kamu memiliki kehidupan sendiri dan ingin benar-benar terlibat dalam segala hal yang kamu lakukan. Dia lebih suka kamu berada di lingkungannya sehingga dapat melihat kegiatan kamu, mungkin mencoba memanipulasi sehingga kamu 'aman' di rumah bersama dia, daripada di luar dan di sekitar hal yang tidak diketahui.

2. Ciri pasangan posesif tidak suka kamu menolak permintaannya

Jika kamu tidak menyetujui hal-hal yang dia minta, dia memiliki cara untuk membuat kamu merasa bersalah dan membayarnya, secara halus atau terang-terangan. Mungkin secara emosional memeras kamu atau dia terus menuntut sesuatu sampai akhirnya mendapatkan apa yang diinginkan.

PosesifAdipati Dolken dan Putri Marino dalam film 'Posesif'. Foto: Palari Films

3. Sering mengritik

Dia mengritik kamu secara terbuka karena kekurangan dalam diri kamu, dari mulai hal kecil hingga merusak harga diri. Dia juga akan mencoba meyakinkan kamu hal itu dilakukan untuk kebaikan dan ingin membantu kamu menjadi lebih baik.

4. Menjauhkanmu dari orang-orang terdekat

Dia tidak suka kamu dekat dengan sahabat, keluarga, atau dalam hal ini, siapa pun yang bukan orang di lingkungannya. Dia sangat iri dengan orang terdekatmu karena mendapatkan perhatian lebih dari kamu.

Dia akan selalu siap mengritik atau menjelekkan sahabat dan keluarga untuk menjauhkan dari kamu. Ini dilakukan untuk mengisolasimu dari support system.

5. Dia tidak memiliki banyak teman

Kamu adalah pusat dunianya, dan dia tidak dapat memahami mengapa dia bukan satu-satunya pusat dunia kamu.

6. Melanggar privasi

Ciri pasangan posesif selanjutnya adalah mencoba memeriksa semua hal yang privasi bagimu. Melanggar privasi akan membuat dirinya lebih senang. Dia seakan tidak pernah percaya dan akan memeriksa pesan, email atau riwayat browser kamu. Bisa jadi dilakukannya secara diam-diam, tetapi menurut dia itu adalah hal yang berhak dilakukannya sebagai pasangan.

7. Ciri pasangan posesif muka muncul tidak terduga

Dia mungkin muncul di acara yang tidak diundang, mungkin dengan dalih membawakan kamu sesuatu atau surprise, padahal mereka ada di sana untuk memastikan kamu bersama dengan orang yang kamu laporkan ke dia dan melakukan hal yang sama dengan laporan kamu.

8. Selalu menghubungi saat kegiatan di luar

Tidak hadir secara fisik bukan berarti dia kehilangan akal untuk terus menghantui kamu. Dia akan mengirimkan pesan kepada kamu dengan alasan apapun bahkan bisa juga meneleponmu setiap saat.

9. Mengatur dan berkomentar tentang apapun yang kamu gunakan

Dia mencoba mengontrol cara kamu berpakaian dan tidak suka jika kamu berbusana untuk orang lain kecuali dirinya. Bahkan dia mungkin lebih suka kamu tidak berdandan sama sekali atau berdandan hanya untuk dirinya.

10. Sangat pencemburu

Para pasangan posesif ini memiliki tingkat kecemburuan di luar batas normal. Dia akan terus-menerus mempertanyakan tentang interaksi kamu dengan mantan-mantan atau teman lelaki dan dirinya tidak bisa begitu saja mempercayai kamu.

PosesifAdegan dalam film 'Posesif'. Foto: Palari Films

11. Ciri pasangan posesif manipulatif

Entah itu emosional atau psikologis, dia tahu cara menekan tombol dan kepercayaan diritetap rendah sehingga mereka dapat membuat kamu tetap di tempat yang dia inginkan.

12. Membuat kamu merasa paling beruntung memilikinya

Dalam beberapa kasus, pasangan yang posesif akan mencoba membuat orang yang bersamanya percaya bahwa kamu beruntung karena "tahan dengan mereka". Sepertinya tidak ada orang lain yang akan memilikimu.

13. Selalu mengatasnamakan cinta

Jika kamu mencoba mengeluhkan perilakunya yang posesif, dia akan meyakinkan bahwa semua yang dilakukannya karena cintanya padamu.

Setelah tahu ciri-ciri pasangan posesif, bagaimana menghadapinya?

Tingkatkan kepercayaan diri

Lakukan perawatan diri untuk menunjang penampilan. Bisa juga dengan mengikuti berbagai kursus atau kelas agar menunjang kualitas diri kamu. Dengan begitu kamu akan menemukan kembali kepercayaan diri sehingga tak akan terpengaruh apabila pasangan posesifmu mencoba merendahkanmu.

Terbuka untuk cerita kepada sahabat atau keluarga

Pilih orang kepercayaan kamu dengan hati-hati, pastikan berbicara dengan seseorang yang akan melihat situasi dengan tenang dan obyektif. Daripada hanya marah karena pasangan berperilaku seperti itu.

Perjelas apa masalahnya dan dari mana asalnya

Kamu mungkin juga ingin mempertimbangkan untuk pergi ke psikolog untuk membantu mengungkapkan situasi sebelum kamu mengatasinya dengan pasangan posesifmu.

Sebelumnya harus memberi tahu pasangan yang sebenarnya tentang perilakunya yang perlu diubah agar hubungan ini berhasil. Sehingga psikolog atau tenaga profesional dapat membantu kamu menjelaskan hal itu sebelumnya.

Bicara dari hati ke hati dengan pasangan

Pilih waktu yang tepat untuk duduk dan berdiskusi secara jujur dan tidak tergesa-gesa tentang perilaku dia yang posesif. Pastikan kamu berada di ruang yang tepat untuk menghindari meledaknya emosi. Sehingga dia bisa menahan diri untuk melakukan hal-hal buruk padamu.

Jangan berharap segalanya berubah besok, tapi jangan menunggu selamanya

Jika dia setuju untuk mengubah perilaku, memikirkan kesalahan dan mau melakkan sesuatu untuk memperbaiki situasi, mungkin kamu bisa memberinya waktu. Tak usah terburu-buru, tapi tentukan tenggat waktu. Jika yakin hubungan tersebut memiliki masa depan yang sehat, kamu patut bersabar dengan pasanganmu.

Tapi jika kelakuannya tak juga berubah bahkan semakin parah, mungkin sudah saatnya mempertimbangkan untuk meninggalkannya. Carilah pasangan yang bisa menghargai dan memberikan privasi serta ruang untuk bernapas.

Itulah ulasan tentang ciri pasangan posesif dan cara menghadapinya. Selalu ingat untuk memperhatikan rambu-rambu dan segera bertindak jika ada tanda peringatan.



Simak Video "Tips Potong Rambut Anak Tanpa Rewel"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)