Cara Agar Bisa Move On Saat Diputusin Pacar di Tengah Social Distancing

Kiki Oktaviani - wolipop Kamis, 21 Mei 2020 11:18 WIB
Ilustrasi wanita melamun Foto: Getty Images/Jasmina007
Jakarta -

Putus cinta seperti mimpi buruk, terlebih di tengah situasi lockdown seperti ini. Sedihnya, putus cinta dilakukan hanya lewat video call, telepon atau bahkan pesan singkat. Di saat keterbatasan seperti saat ini, perasaan emosional pun menjadi lebih nyata. Bagi sebagian orang perasaan sedih pasca putus cinta bisa jadi lebih kuat karena harus menjalani lockdown.

Menurut terapis hubungan Kate Moyle, setiap orang menyikap putus cinta berbeda-beda. Bagi mereka yang suka berada di rumah, menonton tv, dan bisa lebih fokus dengan diri sendiri mungkin akan terasa mudah saat putus cinta. Namun ada juga mereka yang lebih nyaman berada di keramaian dan sibuk, berada di tengah lockdown, plus patah hati, menjadi momen yang sungguh menyiksa.

Sad young woman sitting on the windowSad young woman sitting on the window Foto: iStock


Kate menjelaskan bahwa hal utama sebelum ingin buru-buru move on saat putus cinta adalah dengan penerimaan. "Untuk move on dari hubungan, apapun alasan perpisahan, membutuhkan beberapa penerimaan, dan proses untuk berkabung," ujar Kate, seperti dikutip dari Cosmopolitan.

Daripada menahan kesedihan, lebih baik tumpahkan air mata. Berikan waktu untuk diri sendiri bersedih.


Ketika sudah selesai menangis, seseorang yang putus cinta bisa lebih meresapi apa yang terjadi. Di saat lebih banyak sendiri seperti ini, positifnya seseorang yang putus cinta bisa lebih fokus untuk merefleksikan diri.

"Kita bisa merefleksikan diri ke dalam untuk melihat diri kita sendiri, dan memandang hubungan bersama mantan kekasih. Untuk move on kita perlu menyadari apa yang baik dari hubungan, dan bagian apa saja yang ingin dicari di pasangan selanjutnya," ungkap Kate.

Kamu bisa bercerita tentang perasaanmu terhadap teman dekat. Selain itu, Kate juga menyarankan untuk membaca buku-buku pengembangan diri. Selain bisa teralihkan dari si mantan, kamu pun bisa menyerap informasi sehingga menjadi pribadi yang lebih baik.

"Aku menyarankan membaca buku berjudul Attached dari Amir Levine dan Rachel Heller. Buku tersebut tentang keterampilan dan strategi untuk mengelola perasaan dan emosi," sarannya.



Simak Video "Heboh Pegawai Starbucks Indonesia, Apa Penyebab Pria Suka Ngintip?"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)