Alasan Haru Wanita yang Ditemukan Tinggal Bersama Mayat Ibunya 5 Hari

Vina Oktiani - wolipop Selasa, 12 Mei 2020 11:14 WIB
Yishun Singapura Foto: dok. Lianhe Zaobao
Jakarta -

Seorang wanita berusia 60 tahun ditemukan meninggal di rumahnya, di Yishun, Singapura. Meninggalnya sang wanita baru diketahui lima hari kemudian setelah tetangganya mencium bau menyengat dari dalam rumah wanita tersebut lalu memutuskan untuk menelepon polisi.

Seperti dikutip dari World of Buzz, setelah mendapat laporan kejadian tersebut, polisi segera datang ke lokasi untuk memeriksa dan melakukan investigasi. Saat polisi tiba, mereka menemukan jenazah wanita itu bersama putrinya yang masih hidup di dalam rumah. Wanita itu diperkirakan sudah meninggal sejak lima hari yang lalu.

Putrinya yang berusia 30 tahun itu menderita keterbelakangan mental. Karena kondisinya tersebut, dia selalu tinggal di dalam rumah dan tidak mengerti bagaimana caranya menelepon polisi. Selain itu, karena kondisinya sebagai penyandang disabilitas, membuatnya berperilaku seperti anak kecil.

Pada kesehariannya, wanita disabilitas itu terus mengikuti ibunya ke mana-mana. Dia tidak pernah berbicara atau berinteraksi dengan orang asing. Itulah alasan mengapa dirinya sangat takut untuk pergi ke luar rumah, terutama tanpa sang ibu, sehingga dia memutuskan untuk tetap berada di rumah bersama mayat ibunya.

Setelah kejadian mengharukan ini terungkap, para kerabat dari wanita yang meninggal itu kemudian muncul dan menawarkan akan mengurus pemakaman serta perawatan untuk wanita disabilitas tersebut. Sementara itu, pihak kepolisian masih menyelidiki alasan kematian sang wanita.



Simak Video "RIP Bob Trending, Kucing yang Bantu Majikannya 'Melawan' Narkoba"
[Gambas:Video 20detik]
(vio/eny)