Momen Haru Istri Lihat Suami Meninggal karena Covid-19 Lewat Video Call

Anggi Mayasari - wolipop Minggu, 05 Apr 2020 20:00 WIB
Woman spending weekend relaxing at home Foto: Dok. iStock
Jakarta -

Kehilangan seseorang yang dicintai tentu membuat hati sedih, terlebih tak bisa berada di sampingnya di saat-saat terakhir. Seperti dialami oleh seorang wanita bernama Maura Lewinger yang harus rela ditinggal suaminya karena Covid-19, dan tak bisa berada di sisi sang suami.

Maura lewinger harus menelan pil pahit kehidupan setelah suaminya meninggal karena terinfeksi virus corona. Ia berbicara tentang pengalamannya kehilangan seorang suami dan hanya mampu mengucapkan selamat tinggal lewat panggilan video FaceTime.

Seperti dilansir CNN, Maura mengungkapkan bahwa suaminya ditolak tes coronavirus pada tahap awal infeksi. Setelah menjalani serangkaian pengobatan dan perawatan, suami Maura kemudian dipindahkan ke ICU karena kondisinya semakin memburuk.

Maura LewingerMaura Lewinger Foto: Twitter CNN

"Saya meminta mereka memainkan musik untuknya. Perawat mengatakan kepada saya bahwa dia sangat tenang,"cerita Maura.

Ketika keadaan menjadi lebih buruk, wanita asal New York ini pun melakukan panggilan video FaceTime pada suaminya. Hingga akhirnya petugas media memberitahu bahwa sang suami tak memiliki banyak waktu.

Maura LewingerMaura Lewinger Foto: Twitter CNN

"Aku memohon padanya untuk tidak meninggalkan kami. Aku mengatakan kepadanya bahwa kita semua membutuhkannya. Aku berterima kasih padanya karena telah menjadi suami yang paling menakjubkan. Bahwa dia membuatku merasa dihargai dan dicintai setiap hari," ujar Maura.

"Aku berterima kasih padanya. Aku berdoa dan kemudian dokter mengambil telepon, bilang padaku minta maaf, tapi tidak ada lagi denyut nadi," imbuhnya.



Simak Video "Video Dahsyatnya Ledakan di Beirut Terekam Saat Prewedding"
[Gambas:Video 20detik]
(agm/ami)