Perawat di Kereta Dijauhi karena Virus Corona, Aksi Manis Suaminya Viral

Anggi Mayasari - wolipop Kamis, 13 Feb 2020 06:30 WIB
yeo yeu ann Foto: Facebook
Singapura -

Virus corona yang berasal dari Wuhan China telah menyebar di 20 negara lainnya. Menurut laporan AFP pada Rabu (12/2/2020) tercatat 44.600 orang positif virus corona di seluruh wilayah China, dengan 1.113 kasus meninggal.

Wabah global dari virus dengan nama COVID-19 ini membuat banyak orang di Singapura telah mengambil tindakan pencegahan dengan memborong makanan di toko, karena takut jika virus corona dapat menyebabkan kekurangan stok makanan. Tetapi, yang paling menyedihkan adalah kenyataan bahwa orang-orang mulai menghindari staf medis yang bekerja tanpa lelah untuk merawat korban yang terinfeksi virus corona.

Rupanya tak sedikit perawat mengalami tindakan diskriminasi dan dikucilkan saat mereka menaiki transportasi publik. Seperti dialami oleh seorang perawat, Peng Cheng Yu. Suaminya, Yeo Yeu Ann berbagi postingan Facebook tentang bagaimana istrinya dijauhi saat naik angkutan umum, karena penumpang lain takut kemungkinan sang istri tertular virus corona saat merawat korban.

"Sangat bangga dengan istriku yang cantik ketika dia pergi bekerja setiap hari. Masalahnya, dia memperhatikan bahwa orang-orang di kereta telah memberinya sedikit ruang. Dia menyebabkan orang lain khawatir saat mengenakan seragamnya di kereta, jadi dari apa yang saya tahu, dia berpikir untuk berganti pakaian sebelum dia naik kereta. Itu dia, sangat perhatian demi orang lain," tulisnya.



Yeo Yeu Ann pun menemukan cara termanis untuk menghibur istrinya agar tetap bangga mengenakan seragam perawatnya di depan umum. Menurut Yeo, seragam perawat harus menjadi sesuatu yang bisa dibanggakan dan dihormati, serta dikagumi di depan umum, terutama saat wabah virus corona yang telah menyebar di Singapura.

"Karena itulah, saya saat ini mencoba untuk memegang tangannya lebih dekat terutama ketika dia mengenakan seragamnya, karena dia seorang perawat dan saya bangga," terangnya.



Yeo memilih mengantar dan menemani istri tercintanya ke tempat kerja. Bahkan ia memutuskan untuk menggenggam tangan sang istri selama perjalanan, untuk menghilangkan ketakutan orang-orang pada perawat. Yeo pun menuliskan pesan khusus kepada mereka yang takut akan kehadiran dokter, perawat, dan profesional medis lainnya di depan umum.

"Dengar, jangan bodoh. Perawat dan dokter lebih berhati-hati dalam menjaga kebersihan dan mencuci tangan lebih banyak. Itu adalah kesehatan mereka sendiri dan yang paling bisa kita lakukan adalah menghormati dan mencintai mereka dan menemukan cara untuk mendukung mereka," jelas Yeo.

"Jadi, jika istri atau suami, pacar, atau pacar Anda adalah seorang perawat atau dokter, beri dukungan mereka dalam bahasa cinta apapun. Pegang tangan mereka di depan umum, tegaskan dan bantu mereka, beli kopi atau hanya menghabiskan waktu yang baik sambil makan-makanan lezat. Berdoalah bersama!" imbuhnya.



Simak Video "Resepsi Nikah Ditunda karena Corona, Gimana Vendor Fotografi Menyikapinya?"
[Gambas:Video 20detik]
(agm/eny)