4 Pertanyaan yang Harus Dihindari Saat Bertemu Orang Baru

Nada Saffana - wolipop Jumat, 21 Jun 2019 14:41 WIB
Ilustrasi orang berkenalan. Foto: Thinkstock Ilustrasi orang berkenalan. Foto: Thinkstock

Jakarta - Rasa ingin tahu dalam diri mendorong manusia untuk bertanya. Dengan bertanya, informasi menjadi bertambah. Namun, pernahkah kamu jengkel karena pertanyaan yang diajukan lawan bicara?

Beberapa pertanyaan memang sebaiknya tidak dilontarkan pada orang yang baru dikenal, karena dikhawatirkan bisa menyinggung perasaan. Mengutip dari Brightside, ini empat pertanyaan yang sebaiknya tidak kamu tanyakan pada orang baru.

1. "Sudah berapa lama bersama?"

Pada dasarnya manusia sering bercerita tentang hubungannya. Namun, jika lawan bicaramu tidak bercerita mengenai hubungannya, lebih baik jangan bertanya, "Sudah berapa lama bersama?"

Pertanyaan tersebut akan membuat lawan bicara jadi kurang nyaman karena ranah pribadinya telah disenggol, meskipun mungkin kamu hanya bermaksud basa-basi. Ketika seorang pria dan wanita hadir bersama di suatu acara atau pesta, mungkin saja mereka bukanlah pasangan kekasih, atau baru berkenalan lalu memutuskan untuk hadir bersama ke pesta.


2. "Kapan kamu akan punya anak?"

Pertanyaan yang tidak sopan selanjutnya adalah "Apa kamu mempunyai anak?", "Apakah Anda hamil?" atau "Apakah kamu menginginkan bayi laki-laki atau bayi perempuan?"

Sebuah pertanyaan tentang memiliki anak dapat mengganggu dan menyinggung pasangan yang mungkin sedang berjuang atau bahkan tidak dapat memiliki anak kandung. Jika teman bicara datang bersama anak-anak, lebih baik bertanya tentang minat mereka. Jika mereka tidak punya anak, lebih baik cari topik yang lebih netral untuk memulai percakapan.

3. "Memang kamu harus banget ya melakukan itu (hobi atau belanja barang favorit)?"

Hobi adalah topik yang bagus untuk obrolan ringan. Namun, ada juga sejumlah pertanyaan yang dapat membuat lawan bicara malu dan tidak nyaman. Misalnya, mengapa mereka memiliki hobi yang begitu mahal. Pertanyaan itu tentu tidak menyenangkan. Lawan bicara mungkin akan berpikir bahwa kamu menganggap hobi mereka konyol.


4. "Berapa biayanya?" atau "Berapa harganya?"

Kecuali kamu berteman dekat atau akrab dengan orang tersebut, jangan sekali-sekali menanyakan harga barang yang ia kenakan. Mungkin kamu penasaran dan suka dengan barang yang ia bawa, namun pertanyaan tersebut bisa dimaknai berbeda.

Menanyakan harga barang yang seseorang miliki, terlebih lagi saat kalian baru saling mengenal, seolah membuat dia berpikir kamu sedang mencoba menilai status finansial mereka. Hal itu juga bisa dianggap kamu sedang mengetes kemampuan mereka untuk membeli harga tertentu. Cukup tanyakan hal tersebut pada teman dekat saja.


Cara Merespons Pertanyaan 'Nggak Penting' dari Orang Asing

Nah, untuk kamu yang sering mendapatkan pertanyaan sejenis dan menurutmu kurang menyenangkan, ada beberapa trik untuk meresponnya:

- Ganti topik pembicaraan

- Berikan jawaban singkat

- Menolak untuk menjawab

Dengan mengabaikan pertanyaan akan membuat lawan bicara kamu mengerti bahwa itu pertanyaan yang tidak menyenangkan. Mengubah topik dan memberikan jawaban singkat juga merupakan sinyal bahwa kamu tidak menyukai pertanyaan tersebut.

Namun, jika lawan bicara tetap bersikeras, kamu bisa mengatakan, "Saya tidak ingin membicarakannya, mari kita ganti topik."

Jauh lebih baik daripada ditunjukkan dengan rasa marah, gugup atau jengkel. (hst/hst)