Kisah Cinta Menyakitkan Model Plus Size, Dilecehkan Sampai Dicekik

Kiki Oktaviani - wolipop Kamis, 23 Mei 2019 06:44 WIB
Foto: Instagram @ayeshapi Foto: Instagram @ayeshapi

Jakarta - Model plus size Ayesha Perry-Iqbal punya kisah cinta yang menyakitkan. Sakit secara batin maupun fisik. Ayesha sempat mengalami kekerasan fisik oleh kekasihnya yang untungnya kini sudah jadi mantan.

Wanita 28 tahun itu bercerita bahwa mantan kekasihnya sering memukul, menendang hingga mencekiknya tanpa alasan. Tak hanya tindakan fisik, mantan kekasihnya itu juga melecehkan Ayesha dengan mengomentari fisiknya.

"Ada masa-masa aku akan pingsan dan aku bisa merasakan akan meninggalkan tubuhku," ucap Ayehsa.

Ayesha bahkan merelakan dirinya diambil alih oleh mantan kekasihnya. "Aku akan membiarkan dia membunuhku," tambahnya.



Kisah Cinta Menyakitkan Model Plus Size, Dilecehkan Sampai DicekikFoto: Instagram @ayeshapi


Ayesha menceritakan bahwa pengalamannya ini bisa dijadikan pelajaran bagi para wanita untuk mengetahui tanda-tanda awal kekerasan dalam hubungan. Jangan sampai terlalu lama menyadarinya seperti dirinya.

Ayesha mengungkapkan bahwa di awal hubungan, semuanya terasa baik-baik saja dan bahagia. Sampai pada suatu hari, Ayesha keluar dari kamar mandi dengan keadaan yang masih basah.

Melihat lantai yang sedikit basah, mantan kekasih Ayesha tampak tidak bisa mengendalikan emosinya. Si mantan berteriak sangat kencang. Pada awalnya, Ayesha berpikir itu hanya sebuah leluconnya dan model plus size itu sempat tertawa ke arahnya.

"Dia menyerangku dan menjatuhkanku. Dia menarikku hingga aku terjatuh. Lalu dia mengambil semua barangku dan membuangnya keluar," cerita Ayesha.

Saat itu Ayesha sangat kaget. Tapi ketika itu dia tidak lah paham bahwa sikap mantan kekasihnya adalah sebuah tindakan kekerasan.

"Sekarang aku sadar jika aku diedukasi tentang tanda awal kekerasan dan kekerasan tersebut bisa semakin bertambah dan menjadi sebuah siklus," ungkapnya.

Efek kekerasan fisik itu pun dirasakan sampai sekarang. Ayesha mengalami cedera punggung dan leher yang membuatnya harus bolak-balik ke rumah sakit untuk terapi.

"Dia dulu sering mencekikku. Jadi tulang belakangku bergeser yang berpengaruh ke leher dan punggung. Aku masih sering merasakan kesakitan ketika salah posisi tidur," kata Ayesha.



(kik/eny)