Penelitian Ungkap Pria Botak Punya 3 Pesona yang Bikin Wanita Luluh

Nada Saffana - wolipop Kamis, 14 Feb 2019 12:33 WIB
Jason Statham aktor berkepala botak. Foto: Getty Images Jason Statham aktor berkepala botak. Foto: Getty Images

Jakarta - Tak sedikit pria yang kurang percaya diri karena berkepala botak. Merasa kurang tampan, malu karena mengalami kebotakan dini atau kerontokan rambut, dan sebagainya.

Jika teman, keluarga atau pacar kamu ada yang minder karena berkepala botak, sebaiknya beritahu fakta yang satu ini. Menurut penelitian, pria yang kepalanya plontos justru terdeteksi lebih percaya diri, cerdas dan dominan ketimbang pria lainnya.

Dalam jurnal hasil penelitian yang diterbitkan dalam Social Psychological and Personality Science, Dr. Frank Muscarella dari Barry University, Florida, mengungkapkan bahwa pria botak dilihat secara berbeda dari pria yang berambut, dengan perspektif yang positif.

Penelitian Ungkap Pria Botak Punya 3 Pesona yang Bikin Wanita Luluh Foto: Getty
Dr. Frank dan tim penelitinya melibatkan responden pria dan wanita untuk menguji hipotesa penelitiannya. Responden diperlihatkan foto-foto pria dengan rambut dan tanpa rambut.

Responden kemudian diminta menilai orang dalam foto tersebut berdasarkan beberapa faktor. Indikator penilaiannya terdiri dari daya tarik fisik, agresivitas, ketenangan, dan kematangan sosial yang dibagi lagi menjadi kejujuran, kecerdasan dan status sosial.

Hasilnya, responden dalam survei ini menilai pria botak lebih dominan, jujur dan cerdas. Selain itu juga dipandang sebagai bentuk dominasi sosial yang tidak mengancam.

"Ada banyak literatur yang menunjukkan bahwa meskipun wanita menyukai pria yang menarik secara fisik, mereka juga sangat tertarik pada tanda-tanda dominasi sosial yang tinggi," kata Dr. Frank kepada Daily Mail.

Penelitian Ungkap Pria Botak Punya 3 Pesona yang Bikin Wanita Luluh Foto: Dok. Film District
Ia menambahkan, "Spekulasi saya adalah seiring manusia berkembang dan berada dalam kelompok jadi sangat penting untuk bertahan hidup, pria memainkan peran yang lebih integral dalam kelompok keluarga."

Peran sebagai pelindung itulah yang kemudian membuat sosok pria dominan lebih diminati. Perawakan pria botak, dinilai Dr. Frank, terlihat lebih maskulin namun tak mengintimidasi sehingga lebih mudah didekati.

"Mereka terlihat lebih mudah didekati untuk berinteraksi," pungkasnya.
(hst/ami)