Kisah Wanita yang Dulu Benci Islam Malah Jatuh Cinta Pada Pria Afganistan

Silmia Putri - wolipop Minggu, 06 Jan 2019 20:16 WIB
Ilustrasi wanita jatuh cinta. Foto: Dok. Thinkstock Ilustrasi wanita jatuh cinta. Foto: Dok. Thinkstock

Jakarta - Runtuhnya Menara Kembar World Trace Center (WTC) di New Yordk City disebut sebagai serangan 9/11. Kejadian itu diduga disebabkan oleh dua pesawat yang menabrak menara kembar sekaligus hingga runtuh dan menyebabkan banyak korban berjatuhan. Serangan itu juga disebut serangan bunuh diri dari para teroris. Banyak yang menyalahkan umat Islam dari kejadian tersebut.

Tak sedikit kejadian diskriminasi dan Islamophobia sejak peristiwa tersebut. Salah satu wanita yang membenci Islam karena itu adalah Krystal Ashley asal Virgina, Amerika. Awalnya ia tumbuh seperti wanita Amerika lainnya, hingga akhirnya ia jatuh cinta pada Rayi, pria berusia 31 tahun dari Afganistan.

Pertemuan keduanya berlangsung di Paris. Rayi mengungsi ke Paris sedangkan Krystal tergabung menjadi relawan sebuah organisasi non profit Krsiten dan mengunjungi Paris. Perkenalan mereka mengubah pandangan Krystal tentang muslim.



"Dulu aku membunci orang Islam untuk waktu yang lama, tapi sekarang aku lebih banyak teredukasi dan pandanganku berubah 180 derajat" ungkap Krystal dilansir dari Daily Mail.

Bisa jatuh cinta kepada seorang muslim tak pernah ada di pikirannya. Rayi di matanya sangat lembut dalam berbicara, gentle man, dan memiliki hati yang baik. Ia merasa kisah cintanya seperti romansa dalam film.

"Ketika kami berkencan pertama kali, rasanya sangat aneh. Ketika aku bersamanya aku merasa harusnya ada kamera karena cerita kita cocok difilmkan," tambahnya lagi.

Namun cinta perbedaan agama tak jadi satu-satunya penghalang bagi mereka. Rayi ternyata sudah memiliki istri di kampung halamannya. Menurut pengakuan Rayi, di sana ia diharuskan menikah sejak usia belasan tahun. Pernikahannya pun merupakan hasil perjodohan orang tua.

Hingga saat ini, Rayi menutupi kisah cintanya dari keluarga di Afghanistan. Orang tuanya tidak akan setuju tak hanya karena Rayi sudah menikah, tapi karena mereka memeluk kepercayaan yang berbeda.

"Kebangsaan kita juga, Amerika dan Afghanistan berperang sejak lama," ungkap Krystal menambahkan tangangan cinta mereka berdua.

"Ini adalah cinta Romeo dan Juliet masa kini," tutupnya.
(sil/eny)
Blak-blakan
×
Tes Baca Alquran Perlukah?
Tes Baca Alquran Perlukah? Selengkapnya