Kisah Pilu Pria yang Coba Bunuh Diri Setelah Tahu Pacarnya Meninggal

Anggi Mayasari - wolipop Jumat, 26 Okt 2018 19:44 WIB
Ilustrasi bunuh diri. Foto: Thinkstock Ilustrasi bunuh diri. Foto: Thinkstock

Krimea - Ditinggal seseorang yang dicintai pergi untuk selamanya jadi salah satu momen paling menyakitkan. Tapi, tak ada yang menyangka jika pria asal Krimea ini melakukan aksi tak terduga setelah mengetahui kekasihnya meninggal. Ia mencoba untuk bunuh diri.

Armen Badalyan kini tengah berjuang untuk hidup di rumah sakit setelah nekat terjun dari lantai empat. Alasan Armen melakukan aksi tersebut karena dirinya sangat terkejut dan terpukul diberitahu pacarnya telah meninggal.

Sang pacar, Viktoria Demchuk merupakan korban pertumpahan darah di sebuah perguruan tinggi Krimea. Wanita berusia 17 tahun ini tewas di helikopter saat ingin dipindahkan ke rumah sakit lain. Sebelumnya, Viktoria harus menjalani amputasi kaki setelah menderita luka yang mengerikan dalam serangan penembakan dan pemboman, dimana 21 meninggal dan 76 luka-luka.


Armen BadalyanArmen Badalyan Foto: dok. East2west News

Armen pernah bercerita dengan temannya jika ia bersyukur pacarnya masih hidup meski harus kehilangan satu kakinya. Seperti dilansir dari Mirror UK, temannya mengungkapkan jika Armen sangat mencintai Viktoria, ia pun berencana akan mencari uang dan membelikannya kaki palsu yang bagus.

Pria berusia 20 tahun ini juga berjanji akan melamar Viktoria pada hari ulang tahunnya yang ke-18. Tetapi, ia diberitahu bahwa wanita yang dicintainya telah meninggal. Dua hari setelah memendam kemarahan dan kesedihannya, Armen melompat dari jendela lantai empat.

"Aku sangat mencintaimu, kita akan bersama selamanya," tulis Armen di catatannya.

Armen sendiri merupakan pria yang dibesarkan tanpa orangtua di panti asuhan yang suram. Ia berhasil mengatasi kehidupannya yang keras dan menerima banyak pujian sebagai siswa top serta pemain bola berbakat.


Viktoria DemchukViktoria Demchuk Foto: dok. East2west News

"Seluruh hidupku sebelum aku bertemu dengannya adalah omong kosong. Vika (Viktoria) adalah hadiah terbesar untuk orang sepertiku. Aku sangat mencintainya. Dia adalah yang terbaik yang terjadi padaku. Aku belum siap untuk membiarkannya pergi. Ini benar dan aku tidak akan menyembunyikan kebenaran ini. Aku tidak peduli apa yang orang lain pikirkan atau katakan," tulis Armen dalam catatan yang menyedihkan.

Meskipun dalam kondisi yang kritis, saudara perempunnya, Vlada mengungkapkan jika Armen diperkirakan akan tetap bertahan hidup. Ia kini sedang dalam perawatan intensif setelah memiliki cedera tulang belakang, dan dokter masih berusaha untuk menyelamatkannya.

(agm/eny)