Jadi Pacar Sewaan, Wanita Ini Ungkap Sulitnya Pria Untuk Menikah di China
Anggi Mayasari - wolipop
Sabtu, 22 Jul 2017 17:17 WIB
China
-
Kebanyakan orang yang berada di usia dewasa dan lajang tak lepas untuk menghadapi desakan pernikahan dari keluarga. Bagi pria-pria di China, mendapatkan pendamping hidup bukanlah perkara mudah, sehingga banyak dari mereka memilih untuk menyewa pasangan. Hal itulah yang ingin diungkapkan seorang blogger untuk berbagi pengalamannya menyoroti kesulitan yang dihadapi para pria lajang di China dalam menegakkan tradisi pernikahan.
Avid Zhao Yuqing awalnya merasa terpesona dengan situs web yang memberikan layanan untuk mendapatkan pasangan instan. Minat Zhao terhadap situs web semacam itu berkembang ke titik di mana ia membiarkan dirinya disewa dan memutuskan untuk menjadi 'pacar' instan.
Menurut Reuters, blogger China tersebut mendapatkan 700 kandidat yang berharap dapat memanfaatkan layanannya sebagai pacar sewaan. Dari seratus lebih kandidat itu, Zhao memilih seorang pria yang tinggal di pedesaan selatan China bernama Wang Quanming.
Mungkin banyak orang berasumsi bahwa Zhao hanya melakukan itu untuk mendapatkan uang. Tapi Zhao menyangkalnya dan menjelaskan bahwa dirinya lebih tertarik pada pengalaman yang ia rasakan menjadi pacar sewaan. Sebenarnya, Zhao hanya akan menagih Wang untuk biaya transportasi saja dan bukanlah untuk layanan pacar sewaan.
Blogger wanita ini juga menjelaskan alasan dirinya memilih Wang adalah karena ia melihat pria yang berprofesi sebagai operator situs web itu memang membutuhkan seorang pacar. Zhao memilih pria yang berusia 30 tahun itu karena kebutuhannya akan pacar adalah nyata dan sungguh-sungguh.
"Dia (Wang) ditekan untuk mencari istri," jelas Zhao dilansir Next Shark.
Di pedesaan China, pernikahan adalah suatu urgensi yang lebih besar. Hal tersebut dilihat para bujangan dari wilayah ini menghadapi tekanan yang lebih besar lagi dari orangtua mereka dalam menemukan pasangan yang sesuai.
Sementara itu, tak ingin berlarut-larut dengan hubungan yang dijalaninya, Wang memberi tahu kebenaran pada ibunya tentang pacar palsunya itu. Ibunya pun mengakui bahwa ia tidak tahu jika hubungan itu hanya pura-pura, ia juga tidak marah pada Wang. Meski begitu, ibu Wang tetap saja masih khawatir jika anaknya ini tidak akan menikah.
Dari pengalamannya tersebut, Zhao mengungkapkan bahwa dilema pernikahan untuk pria lajang di pedesaan China masih menjadi masalah yang nyata. Sehingga tidak mengherankan jika biaya untuk menyewa pacar mencapai 10 ribu yuan (Rp 19 juta) per hari. (agm/hst)
Avid Zhao Yuqing awalnya merasa terpesona dengan situs web yang memberikan layanan untuk mendapatkan pasangan instan. Minat Zhao terhadap situs web semacam itu berkembang ke titik di mana ia membiarkan dirinya disewa dan memutuskan untuk menjadi 'pacar' instan.
Menurut Reuters, blogger China tersebut mendapatkan 700 kandidat yang berharap dapat memanfaatkan layanannya sebagai pacar sewaan. Dari seratus lebih kandidat itu, Zhao memilih seorang pria yang tinggal di pedesaan selatan China bernama Wang Quanming.
Foto: Foto. Ist |
Mungkin banyak orang berasumsi bahwa Zhao hanya melakukan itu untuk mendapatkan uang. Tapi Zhao menyangkalnya dan menjelaskan bahwa dirinya lebih tertarik pada pengalaman yang ia rasakan menjadi pacar sewaan. Sebenarnya, Zhao hanya akan menagih Wang untuk biaya transportasi saja dan bukanlah untuk layanan pacar sewaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wang Quanming, pengguna pacar sewaan. Foto: Foto. Ist |
"Dia (Wang) ditekan untuk mencari istri," jelas Zhao dilansir Next Shark.
Di pedesaan China, pernikahan adalah suatu urgensi yang lebih besar. Hal tersebut dilihat para bujangan dari wilayah ini menghadapi tekanan yang lebih besar lagi dari orangtua mereka dalam menemukan pasangan yang sesuai.
Sementara itu, tak ingin berlarut-larut dengan hubungan yang dijalaninya, Wang memberi tahu kebenaran pada ibunya tentang pacar palsunya itu. Ibunya pun mengakui bahwa ia tidak tahu jika hubungan itu hanya pura-pura, ia juga tidak marah pada Wang. Meski begitu, ibu Wang tetap saja masih khawatir jika anaknya ini tidak akan menikah.
Dari pengalamannya tersebut, Zhao mengungkapkan bahwa dilema pernikahan untuk pria lajang di pedesaan China masih menjadi masalah yang nyata. Sehingga tidak mengherankan jika biaya untuk menyewa pacar mencapai 10 ribu yuan (Rp 19 juta) per hari. (agm/hst)
Home & Living
Bikin Natal Lebih Ceria, Lampu Hias Ini Cocok Jadi Dekorasi Natalmu!
Home & Living
Rekomendasi 3 Hampers Natal Eksklusif yang Siap Bikin Momen Kamu Makin Spesial!
Home & Living
Rekomendasi 3 Dekorasi Natal Simple tapi Bikin Rumah Auto Hangat!
Health & Beauty
Skincare Set Ini Layak Jadi Hadiah Natal untuk Orang Terdekatmu
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Ramalan Zodiak Cinta 19 Desember: Pisces Sabar, Gemini Lagi Romantis
Ramalan Zodiak 19 Desember: Sagitarius Beda Pendapat, Libra Diminta Mengalah
Ramalan Zodiak 19 Desember: Cancer Kontrol Pengeluaran, Leo Waspada Hambatan
50 Pantun Hari Ibu yang Penuh Cinta, Bisa Bikin Mama Tersenyum
Ramalan Zodiak 19 Desember: Aries Banyak Masalah, Taurus Manfaatkan Peluang
Most Popular
1
8 Gaya Bilqis Anak Ayu Ting-ting yang Beranjak Remaja, Didoakan Satu Indonesia
2
Curhat Wanita yang Diduga Selingkuh di Konser Coldplay, Akui Naksir Bos
3
Desainer di Balik Gaya Ikonis David Bowie & Duran Duran Meninggal di Usia 80
4
Ramalan Zodiak Cinta 19 Desember: Pisces Sabar, Gemini Lagi Romantis
5
Ramalan Zodiak 19 Desember: Sagitarius Beda Pendapat, Libra Diminta Mengalah
MOST COMMENTED












































Foto: Foto. Ist
Wang Quanming, pengguna pacar sewaan. Foto: Foto. Ist