Mantan Pacar Minta Balikan? Tanyakan 5 Hal Ini Dulu ke Diri Sendiri

Alissa Safiera - wolipop Sabtu, 15 Apr 2017 20:37 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Tak selalu keputusan untuk berpisah berlalu tanpa penyesalan. Beberapa orang bisa sangat menyesal membuat wanita yang dicintainya dulu kecewa dan ingin memulai lembar baru bersama lagi.

Anda mungkin sudah bertanya ke banyak teman apakah harus kembali atau tidak. Pastinya ada saja kubu yang setuju dan juga menolak si mantan masuk lagi ke kehidupan Anda. Lantas, apa yang Anda pilih? Bagi yang tengah dilanda dilema untuk kembali ke mantan kekasih, seorang ahli percintaan bernama Samantha Burns menyarankan untuk mengajukan lima hal ini ke diri sendiri.

Kenapa hubungan tidak berhasil saat itu?

Ketika mantan mengajak kembali, ingat baik-baik hal apa saja yang membuat hubungan tak berhasil pertamakalinya. Jujurlah menjawab pertanyaan ini dan jangan naif karena dibutakan cinta.

Menurut wanita yang juga pemilik situs Love Successfully ini, di kebanyakan kasus peyebab putus hubungan masih jadi masalah. Misalnya perbedaan nilai, pemikaran, komunikasi buruk, kurang perhatian sampai masalah psikologi. Sebelum memutuskan kembali, pikir secara mendalam, apakah keputusan itu akan membuat Anda bahagia, atau Anda kembali karena takut tak bisa menemukan cinta lagi?

Adakah alasan yang membuat Anda tak harus kembali bersama?

Hal pertama jika mantan kekasih suka bertindak kasar. Kadang orang-orang dengan kepercayaan diri rendah tak percaya jika diri mereka layak mendapat yang lebih baik atau tak pantas dicintai. Alasan lainnya yang membuat Anda mengatakan tidak pada mantan kekasih adalah cemburu yang berlebihan.

Apa alasan yang bagus untuk Anda kembali ke mantan kekasih?

Alasan ini bisa saja berada di luar kendali Anda. Mungkin saat itu Anda berhubungan saat masih sangat muda, Anda ingin fokus pada sekolah sebelum memutuskan untuk berkomitmen jangka panjang, jadi Anda memutuskan untuk berpisah. Alasan lainnya ketika Anda dan dia harus terpisah jarak karena sekolah atau bekerja beda kota atau negara.

Perlukah Anda menghabiskan waktu terpisah lebih dulu sebelum kembali bersama?

Kebanyakan wanita mendadak jadi terobsesi pada mantan setelah putus. Anda jadi tak bisa berhenti memikirkannya. Tentu ini wajar. Namun sebelum kembali bersama, ada perlunya untuk membuat ruang sendiri. Buatlah batasan yang sehat dan nikmati waktu sendiri untuk meningkatkan kualitas diri Anda.

"Efek putus cinta sama seperti kecanduan obat. Peneliti mengungkapkan itu lewat scan otak. Singkatnya, membuat Anda kecanduan dengan mantan," ujar Samantha.

Membuat waktu sendiri memungkinkan Anda tak berada dalam fase kecanduan ini. Saat pikiran sudah sehat tanpa komunikasi dengannya sama sekali, saat inilah Anda bisa memutuskan apakah bisa hidup tanpanya atau tidak.

Bagaimana bisa tumbuh bersama di hubungan yang baru?

Untuk membuat hubungan yang bahagia dan memuaskan, yang pertama dilakukan adalah memaafkan, percaya dan jalan ke depan bersama tanpa terus menengok ke belakang. Memaafkan artinya bisa menerima apa yang terjadi di masa lalu dan tak menyimpannya untuk melawan pasangan. Memaafkan artinya Anda mengikhlaskan apa yang telah terjadi, apa yang menyakiti Anda dan belajar mempercayainya lagi. (als/eny)