Generasi Millennial Kecanduan Kencan, Dibanding Cari Pasangan Hidup?

Alissa Safiera - wolipop Senin, 20 Feb 2017 19:08 WIB
Foto: The Daily Meal
Jakarta -

Menjadi single saat ini tidak begitu menyeramkan seperti lima atau tujuh tahun lalu. Berkembangnya aplikasi atau situs kencan online memungkinkan para single untuk bertemu orang baru dan mulai berkencan. Namun tahukah Anda? Secara tak langsung, kebiasaan itu memunculkan kebiasaan yang disebut kecanduan berkencan.

Di tahap ini, tantangan mencari teman kencan adalah hal menyenangkan buat Anda. Tujuannya bukan lagi mencari pasangan hidup, namun bersenang-senang dengan orang baru. Ketika si pasangan sudah menunjukkan sinyal jika ia ingin serius, maka bagi Anda itulah waktu yang tepat mencari teman kencan lain.

Situs kencan online Match membuat survei terhadap 5.000 orang jomblo di Amerika tentang kebiasaan berkencannya. Hasilnya, satu dari enam mengatakan jika mereka kecanduan akan proses mencari pasangan.

Seperti dilansir Womens Health Mag, biasanya pria yang lebih sering kecanduan daripada wanita. 20 persen pria mengatakan mereka mencari teman kencan, bukan pasangan sungguhan.

Dilanjutkan, hasil survei juga menemukan jika generasi millenial, 125 persennya kecanduan kencan, khususnya dengan orang baru yang lebih tua.

"Mencari cinta adalah salah satu hal terpenting dalam hidup. Kita berusaha memenangkan hadiah terbesar dari cinta, yaitu belahan jiwa kita. Aku tak terkejut jika ada orang-orang yang sampai kecanduan mencarinya," kata anthropologist dan chief scientific advisor di Match, Helen Fisher, Ph.D.,.

Lalu apa saja tandanya jika Anda kecanduan berkencan? Menurut Helen, tanda termudah adalah Anda telah melalui begitu banyak kencan. "Aku pernah dengar ada orang berkencan tiap malam selama tiga bulan," lanjutnya.

Kata Helen, manusia hanya bisa mengatasi lima sampai sembilan hal dalam satu waktu. Jadi ketika kencan yang Anda lalui sudah lebih dari itu, maka akan tercipta alur yang sama.

"Otakmu sudah terlalu penuh, jadi kamu seperti lumpuh dan tidak melakukan apa-apa. Dari sana, mulai terbentuk siklus dan itu mengaktifkan modus adiktif," ungkap Helen.

Jadi setelah Anda bertemu sembilan orang, cobalah berhenti dan melihat kecocokan dari salah satunya. Coba kencan kedua dengan orang yang Anda pilih, agar tidak terjebak siklus kecanduan kencan.



(asf/asf)