Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Pasangan Ini Menunggu 9 Tahun untuk Membuka Kado Pernikahan Mereka

Daniel Ngantung - wolipop
Jumat, 09 Sep 2016 19:30 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: dok. Facebook
Jakarta - Seperti pasangan lainnya, Brandon dan Kathy Gunn mendapat banyak hadiah di hari pernikahan mereka sembilan tahun lalu. Tapi satu hadiah yang cukup menyita perhatian mereka. Pada bungkus hadiah itu tertulis, "Jangan Buka Sampai Pertentangan Pertama Kalian".

Alison, bibi dari Kathy, yang memberi kado tersebut ketika ia dan Brandon menikah di Michigan, AS. Mereka pun menuruti instruksi dari sang bibi. Kado itu mereka simpan baik-baik di atas lemari.

"Tentu saja banya sekali pertentangan, cekcok, dan banting pintu selama sembilan tahun kami bersama. Bahkan sempat ada saat-saat di mana kami ingin menyerah. Tapi kami tidak pernah membukannya," cerita Kathy di Facebook.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat pertengkaran terjadi, mereka berusaha untuk segera berdamai sehingga tidak perlu membuka hadiah itu. "(Hadiah) itu membuat kami untuk mengendalikan situasi tersebut. Apakah ini waktu yang tepat untuk membukanya? Bagaimana bila ini bukan pertengkaran terburuk kami? Bagaimana jika ada yang lebih buruk terjadi nanti dan kado itu sudah tidak ada lagi?!" kata Kathy.



Alhasil, mereka tetap membiarkan kado tetap terbungkus rapi. Hingga akhirnya saat sedang mencari ide untuk kado pernikahan teman, mereka tersadar sudah terlalu lama menunggu.

Setelah sembilan tahun menunggu, mereka akhirnya membuka kado tersebut. Apa isinya?

Ada dua catatan kecil yang membungkus sejumlah uang kertas. Masing-masing untuk Kathy dan Brandon. Isi tulisannya saling berbeda. Kathy mendapatkan catatan yang menginstruksikannya berendam dan membelanjakan uang tersebut untuk membeli pizza. Sementara itu, Brandon disuruh untuk membelikan Kathy bunga dan wine.

"Selama sembilan tahun (dan tiga kali pindah) kado itu disimpan di atas lemari yang berdebu. Tapi kado itu mengajakarkan kami tentang toleransi, saling pengertian, kompromi, dan sabar," ungkap Kathy. (dng/dng)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads