Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Menurut Pakar, 'Jual Mahal' di Awal PDKT Bisa Buat Anda Lama Menjomblo

Hestianingsih - wolipop
Kamis, 08 Sep 2016 13:19 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: thinkstock
Jakarta - Sebuah penelitian di Amerika Serikat terhadap 80.000 orang mengungkapkan 28 persen wanita dan 48 persen pria mengklaim pernah jatuh cinta pada pandangan pertama. Berkebalikan dengan hasil studi dari Hamilton College di New York, seseorang perlu bertemu minimal empat kali sebelum panah cinta Dewa Asmara mengarah ke 'jantung' mereka.

Terlepas dari apakah cinta pada pandangan pertama memang benar-benar ada atau hanya mitos belaka, memberikan kesan yang baik saat kencan pertama tetap jadi hal yang penting jika Anda berniat mengambil hati sang pria incaran.

Pakar kepribadian David Lieberman mengungkapkan, ada beberapa teknik yang bisa membuat hubungan berhasil di awal-awal pertemuan. Baik itu saat pertama kali bertemu atau ketika mulai berkencan. Satu bocoran sebelum Anda membaca teknik di bawah ini, strategi 'jual mahal' ternyata bukanlah cara yang efektif untuk membuat pria mendekati Anda di awal pertemuan.

David seperti dikutip dari Daily Mail mengatakan, semakin sering Anda berinteraksi dengan seseorang, kemungkinan dia akan menyukai Anda semakin besar. Sejumlah studi menunjukkan komunikasi yang dilakukan terus-menerus akan membangkitkan stimulus di otak yang membuat kita makin menyukai interaksi terhadap lawan jenis yang kita anggap menarik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jadi David menyarankan jangan dulu menjauh, menghindar atau sulit dihubungi ketika Anda baru bertemu orang yang Anda sukai. Dengan sikap tersebut Anda justru akan dianggap arogan dan dingin. Harapan untuk lebih dekat dengan pria incaran pun semakin jauh.

Sebaliknya, Anda bisa mencari berbagai alasan untuk bisa menghabiskan banyak waktu dengan si dia. Sampai akhirnya dia merasa nyaman dan mulai menyukai kebersamaan dengan Anda, baru mulai strategi 'playing hard to get'.

Bukan berarti Anda benar-benar menghilang agar sang pria penasaran dan terus mencari-cari Anda. Tapi cobalah untuk sedikit sulit untuk dihubungi. Misalnya tidak langsung membalas pesan teks atau telepon darinya, atau tidak bisa selalu punya waktu saat diajak bertemu.

Kurangi frekuensi bertemu secara bertahap, hingga si dia merasa perlu usaha untuk menemui Anda. David menjelaskan, strategi ini disebut dengan Scarcity Principle, dimana orang akan lebih menghargai dan menginginkan sesuatu yang langka atau sulit dimiliki.

Tapi perlu diingat, Prinsip Scarcity ini sebaiknya tidak dilancarkan berkepanjangan sebab justru bisa membuatnya hilang semangat mengejar Anda. Buat diri Anda 'menghilang' sesekali saja, dan begitu hati Anda dan si dia sudah sama-sama mantap jalinlah hubungan dengan tulus dan dengan tujuan saling menyayangi serta menghargai. (hst/hst)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads