Tak Pernah Memuji Bukan Berarti Tidak Cinta, Ini Kata Psikolog
Alissa Safiera - wolipop
Selasa, 21 Jun 2016 19:03 WIB
Jakarta
-
Setiap orang memiliki cara berbeda untuk mengekspresikan cinta. Ada yang mengungkapkannya dengan cara meluap-luap, ada pula yang hanya melakukannya dengan diam-diam.
Bagi sebagian wanita, mereka merasa dicintai jika pasangannya menunjukkan cinta entah dari kata-kata atau lewat sentuhan dan perilaku pasangan. Apalagi jika mereka dipuji pasangannya, tentu akan membuat hati bahagia dan merasa dihargai. Sayangnya, tak semua pria suka menunjukkan rasa cintanya secara langsung atau lewat pujian. Tapi perlu digarisbawahi jika tak pernah memuji, bukan berarti ia tidak mencintai Anda.
"Setiap orang bisa berbeda dalam mengekspresikan cintanya. Bisa saja bahasa cinta yang Anda miliki ternyata berbeda dengan pasangan, sehingga Anda saling tak menangkap ekspresi cinta masing-masing," kata psikolog sekaligus konsultan percintaan Wolipop, Anna Surti Ariani atau Nina menjelaskan.
Ada begitu banyak bahasa cinta untuk mengungkapkan perasaan. Ada yang berupa pujian atau kata-kata positif kepada pasangan. Ada pula yang mengekspresikan cintanya lewat sentuhan, misalnya membelai atau memeluk.
Menunjukkan cinta juga terlihat dari cara seseorang berusaha memberikan waktu yang berkualitas bersama pasangannya, atau setidaknya berusaha agar waktu yang sempit bisa maksimal dihabiskan dengan orang terkasih. Yang lainnya, mengungkapkan cinta dengan memberi hadiah atau membantu pasangannya sebisa mungkin.
Jika pasangan Anda jarang memuji, jangan langsung berprasangka buruk. Cermati dulu bagaimana perilakunya sehari-hari. "Tidak harus kan dia mengubah bahasa cintanya kalau Anda sudah bisa memaknai perilakunya sebagai ekspresi cinta," tambah psikolog di Klinik Terpadu Universitas Indonesia.
Namun jika Anda memang membutuhkan, tampaknya perlu lebih berterus-terang kepada pasangan. Bukan hanya menyindir, apalagi hanya berharap. Katakan dengan jelas kepadanya bahwa Anda ingin dipuji, dengan cara seperti apa. Sampaikan dengan jelas harapan Anda untuk ia mengatakan maaf.
"Menyampaikan dengan jelas bukan berarti marah. Cari waktu yang nyaman buat berdua dan katakan harapan Anda dengan jelas. Jika Anda sulit menyampaikan, coba cari orang lain yang dihormati suami, yang bisa menyampaikan kepada suami dengan lebih terus-terang," pungkas Nina.
(asf/asf)
Bagi sebagian wanita, mereka merasa dicintai jika pasangannya menunjukkan cinta entah dari kata-kata atau lewat sentuhan dan perilaku pasangan. Apalagi jika mereka dipuji pasangannya, tentu akan membuat hati bahagia dan merasa dihargai. Sayangnya, tak semua pria suka menunjukkan rasa cintanya secara langsung atau lewat pujian. Tapi perlu digarisbawahi jika tak pernah memuji, bukan berarti ia tidak mencintai Anda.
"Setiap orang bisa berbeda dalam mengekspresikan cintanya. Bisa saja bahasa cinta yang Anda miliki ternyata berbeda dengan pasangan, sehingga Anda saling tak menangkap ekspresi cinta masing-masing," kata psikolog sekaligus konsultan percintaan Wolipop, Anna Surti Ariani atau Nina menjelaskan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menunjukkan cinta juga terlihat dari cara seseorang berusaha memberikan waktu yang berkualitas bersama pasangannya, atau setidaknya berusaha agar waktu yang sempit bisa maksimal dihabiskan dengan orang terkasih. Yang lainnya, mengungkapkan cinta dengan memberi hadiah atau membantu pasangannya sebisa mungkin.
Jika pasangan Anda jarang memuji, jangan langsung berprasangka buruk. Cermati dulu bagaimana perilakunya sehari-hari. "Tidak harus kan dia mengubah bahasa cintanya kalau Anda sudah bisa memaknai perilakunya sebagai ekspresi cinta," tambah psikolog di Klinik Terpadu Universitas Indonesia.
Namun jika Anda memang membutuhkan, tampaknya perlu lebih berterus-terang kepada pasangan. Bukan hanya menyindir, apalagi hanya berharap. Katakan dengan jelas kepadanya bahwa Anda ingin dipuji, dengan cara seperti apa. Sampaikan dengan jelas harapan Anda untuk ia mengatakan maaf.
"Menyampaikan dengan jelas bukan berarti marah. Cari waktu yang nyaman buat berdua dan katakan harapan Anda dengan jelas. Jika Anda sulit menyampaikan, coba cari orang lain yang dihormati suami, yang bisa menyampaikan kepada suami dengan lebih terus-terang," pungkas Nina.
(asf/asf)











































