Liputan Khusus Tren 2016
6 Tren Percintaan di 2016, 'Puasa' Media Sosial Hingga Enggan Berkomitmen
Intan Kemala Sari - wolipop
Jumat, 08 Jan 2016 18:05 WIB
Jakarta
-
Masalah percintaan menghampiri kepada siapa saja, baik itu para pasangan yang tengah menjalin kasih, maupun para jomblo yang belum juga menemukan pasangan. Jika pada tahun lalu permasalahan percintaan masih di seputar perselingkuhan dan terjebak 'friendzone', bagaimana dengan tren percintaan pada 2016 ini? Berikut enam di antaranya seperti dilansir dari India Times :
1. 'Puasa' Media Sosial
Dipaparkan oleh Esther Perel selaku pakar percintaan asal Belgia, media sosial berpotensi besar untuk 'merusak' hubungan percintaan. Banyak pasangan yang berdalih bahwa media sosial dianggap menjadi alasan dirinya putus dengan pasangannya. Untuk itu, banyak pasangan yang mencari cara demi memperbaiki hubungannya agar tidak kandas di tengah jalan, salah satunya adalah berhenti sejenak atau 'puasa' dari segala jenis media agar hubungan dengan pasangan bisa diperbaiki kembali.
2. Seminar Percintaan untuk Pria
Saat ini semakin banyak wanita-wanita di negara yang berkembang sudah mulai sukses, terutama dalam hal finansialnya. Di sinilah para pria mulai merasa takut dan tersaingi. Mereka yang bingung dan kalut bagaimana caranya mendapatkan wanita di masa kini mulai banyak mengikuti pelatihan seputar percintaan.
Di tahun ini sendiri, para pakar percintaan memprediksi banyak pria yang akan mendaftar pada seminar-seminar untuk belajar bagaimana caranya memahami wanita. Hal tersebut dilakukan semata-mata demi kemajuan hubungan percintaan mereka.
Baca Juga: 30 Lipstik yang Tahan Lama
3. Aturan Tiga Hari
Ada beberapa pasangan yang gemar menerapkan aturan dalam hubungan percintaannya. Di tahun ini peraturan tersebut akan etrasa lebih rumit karena semakin banyak pasangan yang menerapkan strateginya masing-masing untuk pergi berkencan, mendapatkan perhatian, atau sekadar mempertahankan hubungan.
Bahkan, ada peraturan di mana para seseorang harus menunggu setidaknya tiga hari sebelum menghubungi kembali pasangan mereka setelah melakukan kencan pertama. Ini adalah strategi yang dilakukan untuk memastikan bahwa orang tersebut tidak terkesan terlalu 'penasaran'.
Hubungan asmara di dunia modern saat ini juga mulai tidak menggunakan label seperti 'kekasih' atau 'pacar'. Banyak orang yang lebih suka berhubungan tanpa komitmen dan status yang jelas.
4. Detoks 'Digital'
Terapis asal Amerika, Ian Kerner mengatakan, jika Anda menginginkan hubungan percintaan yang sehat dengan pasangan, ada baiknya memutuskan semua koneksi di media sosial seperti Facebook atau Twitter. Lebih baik lagi, jika pasangan tersebut ingin memiliki kualitas hubungan sehat, sebaiknya tidak perlu memilik akun media sosial untuk meluangkan waktu bersama-sama.
Tetapi jika media sosial diperlukan untuk membangun hubungan dengan keluarga atau kerabat dekat, sebaiknya lakukan hal yang sewajarnya. Jangan sampai pasangan terluka perasaannya karena media sosial tersebut.
5. Lebih Waspada
Di tahun ini ada peningkatan kewaspadaan dalam menjalani hubungan percintaan. Banyak orang yang tidak ingin merasa kecewa karena memiliki ekspektasi yang tinggi terhadap hubungan percintaannya, seperti cinta bertepuk sebelah tangan atau sulit move on.
6. Tidak Mau Berkomitmen
Banyak pasangan yang menjalani hubungan tetapi justru menghindari hubungan yang benar-benar serius. Hal itu terjadi karena mereka lebih waspada dan tidak ingin sakit hati untuk yang kesekian kalinya. Tren percintaan ini mulai marak dilakukan di 2016 terutama bagi para jomblo, mereka ingin bersenang-senang tanpa terikat dengan komitmen yang serius. (itn/itn)
1. 'Puasa' Media Sosial
Dipaparkan oleh Esther Perel selaku pakar percintaan asal Belgia, media sosial berpotensi besar untuk 'merusak' hubungan percintaan. Banyak pasangan yang berdalih bahwa media sosial dianggap menjadi alasan dirinya putus dengan pasangannya. Untuk itu, banyak pasangan yang mencari cara demi memperbaiki hubungannya agar tidak kandas di tengah jalan, salah satunya adalah berhenti sejenak atau 'puasa' dari segala jenis media agar hubungan dengan pasangan bisa diperbaiki kembali.
2. Seminar Percintaan untuk Pria
Saat ini semakin banyak wanita-wanita di negara yang berkembang sudah mulai sukses, terutama dalam hal finansialnya. Di sinilah para pria mulai merasa takut dan tersaingi. Mereka yang bingung dan kalut bagaimana caranya mendapatkan wanita di masa kini mulai banyak mengikuti pelatihan seputar percintaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca Juga: 30 Lipstik yang Tahan Lama
3. Aturan Tiga Hari
Ada beberapa pasangan yang gemar menerapkan aturan dalam hubungan percintaannya. Di tahun ini peraturan tersebut akan etrasa lebih rumit karena semakin banyak pasangan yang menerapkan strateginya masing-masing untuk pergi berkencan, mendapatkan perhatian, atau sekadar mempertahankan hubungan.
Bahkan, ada peraturan di mana para seseorang harus menunggu setidaknya tiga hari sebelum menghubungi kembali pasangan mereka setelah melakukan kencan pertama. Ini adalah strategi yang dilakukan untuk memastikan bahwa orang tersebut tidak terkesan terlalu 'penasaran'.
Hubungan asmara di dunia modern saat ini juga mulai tidak menggunakan label seperti 'kekasih' atau 'pacar'. Banyak orang yang lebih suka berhubungan tanpa komitmen dan status yang jelas.
4. Detoks 'Digital'
Terapis asal Amerika, Ian Kerner mengatakan, jika Anda menginginkan hubungan percintaan yang sehat dengan pasangan, ada baiknya memutuskan semua koneksi di media sosial seperti Facebook atau Twitter. Lebih baik lagi, jika pasangan tersebut ingin memiliki kualitas hubungan sehat, sebaiknya tidak perlu memilik akun media sosial untuk meluangkan waktu bersama-sama.
Tetapi jika media sosial diperlukan untuk membangun hubungan dengan keluarga atau kerabat dekat, sebaiknya lakukan hal yang sewajarnya. Jangan sampai pasangan terluka perasaannya karena media sosial tersebut.
5. Lebih Waspada
Di tahun ini ada peningkatan kewaspadaan dalam menjalani hubungan percintaan. Banyak orang yang tidak ingin merasa kecewa karena memiliki ekspektasi yang tinggi terhadap hubungan percintaannya, seperti cinta bertepuk sebelah tangan atau sulit move on.
6. Tidak Mau Berkomitmen
Banyak pasangan yang menjalani hubungan tetapi justru menghindari hubungan yang benar-benar serius. Hal itu terjadi karena mereka lebih waspada dan tidak ingin sakit hati untuk yang kesekian kalinya. Tren percintaan ini mulai marak dilakukan di 2016 terutama bagi para jomblo, mereka ingin bersenang-senang tanpa terikat dengan komitmen yang serius. (itn/itn)
Home & Living
Sekali Coba Susah Balik! Handuk Premium Ini Harus Kamu Punya, Cek Alasannya
Home & Living
Satu Set Alat Ini Memudahkan Pekerjaan Kamu! TEKIRO Socket Set Harus Kamu Miliki di Rumah
Home & Living
Nggak Perlu Capek Bersihin WC! Notale Spin Scrubber Ini Memudahkan Pekerjaan, Harus Ada di Rumah
Home & Living
Cari Dudukan Santai yang Empuk dan Estetik? Pilihan Bean Bag Ini Layak Jadi Andalan
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Ramalan Zodiak Cinta 4 Januari: Gemini Menggebu-gebu, Libra Jangan Egois
Ramalan Zodiak 4 Januari: Cancer Lebih Selektif, Leo Waspada Pihak Ketiga
Ramalan Zodiak 4 Januari: Aries Banyak Peluang, Taurus Jangan Putus Asa
Ramalan Zodiak Cinta 3 Januari: Taurus Lebih Hangat, Gemini Harmonis
Tipe-tipe Zodiak Saat Musim Hujan, Kamu Tim Rebahan atau Tetap Aktif?
Most Popular
1
Desta Remake Foto Keluarga di Korea, Kompak Bareng Natasha Rizki & 3 Anak
2
Potret Jisoo BLACKPINK Ultah, Traktir 103 Fans Makan Hingga Bagi-bagi iPhone
3
Viral Verificator
Viral Pengantin Curhat Pakai Makeup Artist Pilihan Keluarga Mertua, Bikin Nangis
4
8 Foto Pernikahan Putri Gordon Ramsay, Terungkap Pakai Gaun Pengantin Elie Saab
5
Sosok Alix Earle, Influencer Viral yang Disebut Pacar Baru Tom Brady
MOST COMMENTED











































