Sebar Virus Cinta, Pria Ini Bagi-bagikan 100 Surat Cintanya untuk Mendiang Istri
Mengenang perasaan cinta pada pasangan yang telah meninggal dunia bisa dilakukan dengan berbagai cara. Pria bernama Hyong Yi ini memilih cara yang positif dengan menyebarkan virus cinta pada orang-orang asing yang ditemuinya. Metodenya: dengan membagi-bagikan surat yang pernah ditulisnya untuk mendiang istrinya.
Hyong Yi kehilangan istrinya, Catherine, pada 21 November 2014. Tepat setahun setelah sang istri tiada, Yi melakukan aktivitas tak biasa untuk mengenang kepergian wanita yang sudah memberinya dua anak, Anna (10 tahun) dan Alex (7 tahun) itu.
Pada hari meninggalnya sang istri, Yi mengajak kedua anaknya untuk turun ke jalan. Dia membawa 100 surat cinta yang pernah ditulisnya untuk Catherine. Dan surat itu, dengan dibantu anak-anaknya, dibagikannya kepada orang-orang yang tengah melintas di jalan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria yang tinggal di North Carolina ini menceritakan, dia menulis 100 surat cinta untuk istrinya sejak September 2014. Saat itu Catherine tengah berjuang melawan penyakit kanker rahim stadium empat yang dideritanya. Penyakit tersebut diketahuinya sejak 2012.
Baca Juga: 50 Foto Before-After Selebriti yang Operasi Plastik
“60 surat pertama berisi tentang kehidupan kami selama bersama-sama. 30 surat berikutnya tentang masa-masa dia dan sakit kankernya. Dan 10 surat berikutnya tentang pembicaraan khayalanku dengannya, karena saat surat mencapai 90, dia meninggal dunia,” cerita Yi seperti dikutip ABC News.
Saat Catherine meninggal, Yi merasa kehilangan yang teramat sangat. Dia sulit menghapus kesedihannya karena kehilangan istri yang sudah bersamanya selama 11 tahun. Kesedihan semakin dirasakannya mendekati peringatan satu tahun meninggalnya Catherine.
“Aku berusaha menahan (kesedihan-red) sebaik mungkin. Aku pun berpikir, apa yang bisa aku lakukan untuk mengontrol diriku? Akhirnya, 100 surat cinta, aku memutuskan untuk menulis surat cinta untuk istriku,” tuturnya mengenang masa-masa terberat saat tahu kondisi istrinya semakin memburuk karena kanker.
Bagi Yi, Catherine merupakan istri yang luar biasa. Wanita itu berprofesi sebagai jaksa penuntut umum, sebelum akhirnya memutuskan keluar dari pekerjaannya demi mengurus kedua buah hati mereka. “Dia melepaskannya karena ingin anak-anak mengenalnya dan memang anak-anak lebih penting untuknya dibanding apapun,” ujar Yi.
Perasaan cinta Yi pada Catherine terlihat dari surat-surat cinta yang ditulisnya. Dan kini surat cinta tersebut sukses menyebarkan virus cinta ke sesama. Setelah surat tersebut dibagi-bagikan, hashtag #100lovenotes muncul di media sosial. Pengguna internet berbagi foto surat tersebut dan membagikannya lagi ke orang yang mereka cinta.
“Aku berharap orang-orang bisa berhenti sejenak dari kesibukan mereka untuk memikirkan tentang orang yang mereka cintai dan mengatakan aku mencintaimu,” pesan Yi.










































