Hati Wanita Lebih Terluka Bila Dikhianati Secara Emosional Ketimbang Seksual
wolipop
Senin, 12 Okt 2015 19:31 WIB
Jakarta
-
Hati siapa yang tidak sakit bila dikhianati oleh kekasih sendiri? Tapi mana yang paling menyakitkan, dikhianati secara emosional atau seksual?
Pria dan wanita ternyata merasakan efek yang berbeda. Pengkhianatan emosional sangat meninggalkan luka yang mendalam di hati wanita. Sementara pria lebih tersakiti bila pasangannya terlibat hubungan seksual dengan orang lain.
Demikian hasil penilitan Norwegian University of Science and Technology yang melibatkan 1.000 responden seperti dikabarkan Daily Mail belum lama ini.
Dikatakan dalam penelitian tersebut, peran wanita sebagai sosok yang merawat dan membesaran anak dalam keluarga membuat mereka sangat membutuhkan pendamping hidup yang setia mendukungnya. Tidak heran, wanita mudah dibakar api cemburu dan takut bila pasangannya meninggalkannya demi wanita lain.
Sementara kaum pria lebih memusingkan hal yang berbau hubungan seksual. Mereka sangat geram bila mengetahui pasangannya berhubungan seksual dengan pria lain. Apalagi bila hubungan tersebut membuahkan keturunan. Mereka menolak dengan mentah membesarkan anak tersebut. Bisa disimpulkan, pengkhianatan secara seksual paling menyakitkan bagi kaum pria.
"Psikologi pria dan wanita terlihat sama di beberapa area, tapi tidak untuk masalah yang berkaitan dengan soal reproduksi," ujar Mons Bendixen, associate professor yang memimpin studi tersebut.
Dalam penelitian yang terbit di jurnal Personality and Individual Differences itu, setiap responden diminta menjawab satu dari empat pertanyaan seputar rasa cemburu dan pengkhianatan. Salah satunya berbunyi, di antara kedua pengkhianatan tersebut mana yang paling menyakitkan.
Terdapat perbedaan jawaban yang mencolok di antara kedua jenis kelamin. Pada skenario pertama, 45,9 persen kecewa bila pasangannya tidur dengan orang lain. Hanya 16,6 persen wanita yang juga mempersoalkan masalah ini.
Skenario berikutnya juga sama. Sebanyak 37,2 persen pria sangat tersakiti hatinya bila dikhianati pasangannya secara seksual.
"Dari penelitian ini, terlihat jelas ada perbedaan yang sangat signifikan di antara kedua jenis kelamin ini menyangkut soal ketidaksetiaan," ujar Mons.
Tapi, Mons menambahkan, respon yang berbeda bisa saja terjadi tergantung negara asal responden. Di Norwegia misalnya, ayah lebih berperan aktif dalam mengasuh anak di rumah ketimbang ibu. Hasil penelitiannya, bisa saja pria yang merasa lebih tersakiti bila pasangan mengkhianatinya secara emosional.
(ami/eny)
Pria dan wanita ternyata merasakan efek yang berbeda. Pengkhianatan emosional sangat meninggalkan luka yang mendalam di hati wanita. Sementara pria lebih tersakiti bila pasangannya terlibat hubungan seksual dengan orang lain.
Demikian hasil penilitan Norwegian University of Science and Technology yang melibatkan 1.000 responden seperti dikabarkan Daily Mail belum lama ini.
Dikatakan dalam penelitian tersebut, peran wanita sebagai sosok yang merawat dan membesaran anak dalam keluarga membuat mereka sangat membutuhkan pendamping hidup yang setia mendukungnya. Tidak heran, wanita mudah dibakar api cemburu dan takut bila pasangannya meninggalkannya demi wanita lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Psikologi pria dan wanita terlihat sama di beberapa area, tapi tidak untuk masalah yang berkaitan dengan soal reproduksi," ujar Mons Bendixen, associate professor yang memimpin studi tersebut.
Dalam penelitian yang terbit di jurnal Personality and Individual Differences itu, setiap responden diminta menjawab satu dari empat pertanyaan seputar rasa cemburu dan pengkhianatan. Salah satunya berbunyi, di antara kedua pengkhianatan tersebut mana yang paling menyakitkan.
Terdapat perbedaan jawaban yang mencolok di antara kedua jenis kelamin. Pada skenario pertama, 45,9 persen kecewa bila pasangannya tidur dengan orang lain. Hanya 16,6 persen wanita yang juga mempersoalkan masalah ini.
Skenario berikutnya juga sama. Sebanyak 37,2 persen pria sangat tersakiti hatinya bila dikhianati pasangannya secara seksual.
"Dari penelitian ini, terlihat jelas ada perbedaan yang sangat signifikan di antara kedua jenis kelamin ini menyangkut soal ketidaksetiaan," ujar Mons.
Tapi, Mons menambahkan, respon yang berbeda bisa saja terjadi tergantung negara asal responden. Di Norwegia misalnya, ayah lebih berperan aktif dalam mengasuh anak di rumah ketimbang ibu. Hasil penelitiannya, bisa saja pria yang merasa lebih tersakiti bila pasangan mengkhianatinya secara emosional.
(ami/eny)
Home & Living
Tidur Jadi Lebih Nyaman! Kasur dari Turu Lana Ini Bikin Tidur Kamu Makin Berkualitas!
Home & Living
Lovise Sofa Anna Tierslice, Sofa Estetik yang Bikin Ruangan Kamu Seperti di Internet!
Health & Beauty
Sering Pegal dan Cepat Capek? Review Swisse Ultiboost Calcium & Vitamin D untuk Kesehatan Tulang
Fashion
Bikin Kamu Tampil Keren dan Tetap Nyaman dengan Pilihan Sepatu Ini
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Ramalan Zodiak 4 Januari: Cancer Lebih Selektif, Leo Waspada Pihak Ketiga
Ramalan Zodiak 4 Januari: Aries Banyak Peluang, Taurus Jangan Putus Asa
Ramalan Zodiak Cinta 3 Januari: Taurus Lebih Hangat, Gemini Harmonis
Tipe-tipe Zodiak Saat Musim Hujan, Kamu Tim Rebahan atau Tetap Aktif?
Ramalan Zodiak 3 Januari: Capricorn Banyak Godaan, Pisces Perlu Waspada
Most Popular
1
6 Fakta Ibu Negara Venezuela Cilia Flores yang Ditangkap Presiden Trump
2
5 Tren Sneakers yang In dan Out di 2026 untuk Referensi Belanja Sepatu Baru
3
Ramalan Zodiak 4 Januari: Cancer Lebih Selektif, Leo Waspada Pihak Ketiga
4
Viral Verificator
Viral! Pria Australia Nikahi Wanita Sumsel, Mahar Fantastis Rp 10 Miliar
5
5 Gaya Melania Trump di Pesta Tahun Baru, Gaun Bling-bling Jadi Sorotan
MOST COMMENTED











































