Galau Status Pernikahan
Ini Risiko Kesehatan Jika Terlalu Galau karena Ditinggal Teman Menikah
Intan Kemala Sari - wolipop
Jumat, 09 Okt 2015 16:43 WIB
Jakarta
-
Kegalauan yang dialami seseorang sangat mengetahui temannya menikah bisa terjadi pada siapa saja, khususnya pada wanita. Bentuk kegalauan tersebut bermacam-macam, ada yang memilih untuk mengurung diri di kamar, menjauh dari pergaulan, atau bahkan menangis meratapi nasib karena tidak kunjung mendapatkan pendamping.
Hal tersebut memang wajar saja dilakukan sebagai bentuk pelampiasan terhadap amarah yang berkecamuk di dalam diri. Tetapi sebaiknya, rasa galau tersebut segera diredam karena galau yang berkepanjangan diprediksi mampu menimbulkan depresi.
Diungkapkan psikolog Irma Gustiana, depresi bisa saja terjadi apabila kegalauan berlangsung lama dan mempengaruhi produktivitasnya sehari-hari. Misalnya, sulit tidur atau selalu ingin tidur sehingga malas melakukan aktivitasnya.
"Galau juga membuat penampilan kacau, nggak mau makan atau makan berlebihan. Itu semua dilakukan semata-mata sebagai kompensasi dari rasa gelisah atau menangis berlebihan" ujar Irma saat diwawancara Wolipop via e-mail, Senin, (5/10/2015).
Baca Juga : 50 Inspirasi Batik Modern
Senada dengan Irma, psikolog Kasandra Putranto depresi dari rasa galau tersebut bisa saja muncul akibat cara berpikir dari masing-masing individu. Jika pikiran terbebani dengan hal-hal negatif, otomatis depresi tersebut perlahan akan muncul.
"Kalau dirinya berpikir negatif, misalnya 'aduh aku nggak punya pacar, pasti karena aku kurang menarik' atau 'nggak ada yang mau sama aku', akhirnya apa yang kita pikirkan dan rasakan itu nanti terjadi. Padahal kalalu kita berpikir positif, bukan hal yang mustahil kalau kita bisa dapat jodoh," papar Kasandra ketika berbincang dengan Wolipop, Selasa, (6/10/2015).
Apabila depresi sudah semakin akut dan mengganggu fungsi kehidupan sehari-hari, kedua nara sumber ini menganjurkan untuk berkonsultasi dengan psikolog atau orang yang profesional dibidangnya. Kasandra menambahkan, kondisi seperti ini perlu dibimbing dan diterapi agar depresi bisa dihilangkan.
"Jika sudah sampai menganggu fungsi kehidupan, artinyaselalu kepikiran, makan tidur saja sulit. Itu harus ada bantuan dari psikolog. Nanti akan diterapi tergantung masalahnya. Dianalisa dulu seperti apa, baru diterapi sesuai kebutuhannya," tandas psikolog yang hobi travelling itu.
(int/int)
Hal tersebut memang wajar saja dilakukan sebagai bentuk pelampiasan terhadap amarah yang berkecamuk di dalam diri. Tetapi sebaiknya, rasa galau tersebut segera diredam karena galau yang berkepanjangan diprediksi mampu menimbulkan depresi.
Diungkapkan psikolog Irma Gustiana, depresi bisa saja terjadi apabila kegalauan berlangsung lama dan mempengaruhi produktivitasnya sehari-hari. Misalnya, sulit tidur atau selalu ingin tidur sehingga malas melakukan aktivitasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca Juga : 50 Inspirasi Batik Modern
Senada dengan Irma, psikolog Kasandra Putranto depresi dari rasa galau tersebut bisa saja muncul akibat cara berpikir dari masing-masing individu. Jika pikiran terbebani dengan hal-hal negatif, otomatis depresi tersebut perlahan akan muncul.
"Kalau dirinya berpikir negatif, misalnya 'aduh aku nggak punya pacar, pasti karena aku kurang menarik' atau 'nggak ada yang mau sama aku', akhirnya apa yang kita pikirkan dan rasakan itu nanti terjadi. Padahal kalalu kita berpikir positif, bukan hal yang mustahil kalau kita bisa dapat jodoh," papar Kasandra ketika berbincang dengan Wolipop, Selasa, (6/10/2015).
Apabila depresi sudah semakin akut dan mengganggu fungsi kehidupan sehari-hari, kedua nara sumber ini menganjurkan untuk berkonsultasi dengan psikolog atau orang yang profesional dibidangnya. Kasandra menambahkan, kondisi seperti ini perlu dibimbing dan diterapi agar depresi bisa dihilangkan.
"Jika sudah sampai menganggu fungsi kehidupan, artinyaselalu kepikiran, makan tidur saja sulit. Itu harus ada bantuan dari psikolog. Nanti akan diterapi tergantung masalahnya. Dianalisa dulu seperti apa, baru diterapi sesuai kebutuhannya," tandas psikolog yang hobi travelling itu.
(int/int)
Home & Living
Tidur Jadi Lebih Nyaman! Kasur dari Turu Lana Ini Bikin Tidur Kamu Makin Berkualitas!
Home & Living
Lovise Sofa Anna Tierslice, Sofa Estetik yang Bikin Ruangan Kamu Seperti di Internet!
Health & Beauty
Sering Pegal dan Cepat Capek? Review Swisse Ultiboost Calcium & Vitamin D untuk Kesehatan Tulang
Fashion
Bikin Kamu Tampil Keren dan Tetap Nyaman dengan Pilihan Sepatu Ini
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Ramalan Zodiak 4 Januari: Aries Banyak Peluang, Taurus Jangan Putus Asa
Ramalan Zodiak Cinta 3 Januari: Taurus Lebih Hangat, Gemini Harmonis
Tipe-tipe Zodiak Saat Musim Hujan, Kamu Tim Rebahan atau Tetap Aktif?
Ramalan Zodiak 3 Januari: Capricorn Banyak Godaan, Pisces Perlu Waspada
Ramalan Zodiak 3 Januari: Scorpio Emosi Kurang Stabil, Libra Berhati-hati
Most Popular
1
Viral Verificator
Viral! Pria Australia Nikahi Wanita Sumsel, Mahar Fantastis Rp 10 Miliar
2
5 Tren Sneakers yang In dan Out di 2026 untuk Referensi Belanja Sepatu Baru
3
5 Gaya Melania Trump di Pesta Tahun Baru, Gaun Bling-bling Jadi Sorotan
4
Ramalan Zodiak 4 Januari: Aries Banyak Peluang, Taurus Jangan Putus Asa
5
Viral Verificator
Bukan Mobil Mewah, Viral Pengantin Ini Sunmori Naik Vespa Usai Akad Nikah
MOST COMMENTED











































