Tips Mengatasi Pasangan yang Kekanakkan dan Suka Ngambek
Alissa Safiera - wolipop
Rabu, 09 Sep 2015 09:40 WIB
Jakarta
-
Terkadang kedewasaan seseorang tak bisa dilihat dari usianya. Mereka yang berpikir dewasa biasanya lebih suka mengungkapkan perasaan dengan cara diskusi, namun tidak begitu untuk pasangan yang kekanakkan. Mereka justru memilih metode diam dan merajuk, berharap pasangannya dapat mengerti apa yang membuat mereka marah dan tahu apa yang harus dilakukan.
Memiliki pasangan yang suka ngambek, mungkin bisa diterima pada awalnya. Namun jika terus berlangsung karena hal kecil, tentu akan membuat pasangan menjadi jengah pada akhirnya.
Bagi Anda yang memiliki pasangan kekanakkan, jangan langsung hilang kesabaran. Psikolog sekaligus konsultan cinta Wolipop, Ratih Ibrahim menyarankan untuk melakukan komunikasi pada pasangan saat situasi sudah dingin.
Baca juga: 50 Inspirasi Model Kebaya
"Ketika bertemu atau melakukan kontak komunikasi, bangun suasana yang hangat dan pembicaraan yang berkualitas untuk semakin mengenal dan meningkatkan pemahaman pribadi satu sama lain dengan lebih mendalam," ujar Ratih menanggapi surat pembaca Wolipop.
Topik-topiknya dapat berawal dari membicarakan hal-hal sederhana yang terjadi di keseharian, hobi, atau kesukaannya hingga pada hubungan dengan teman-temannya ataupun keluarga. Bisa juga membahas mengenai hubungan, bagaimana perasaan Anda terhadapnya dan tanyakan juga bagaimana perasaannya terhadap Anda.
Terbuka dan berbesar hatilah terhadap apapun yang diutarakannya. Ingat, tujuannya adalah untuk mencari tahu dan memahami apa yang dirasakannya. Kemudian fokuslah pada solusi kalian berdua.
(asf/itn)
Memiliki pasangan yang suka ngambek, mungkin bisa diterima pada awalnya. Namun jika terus berlangsung karena hal kecil, tentu akan membuat pasangan menjadi jengah pada akhirnya.
Bagi Anda yang memiliki pasangan kekanakkan, jangan langsung hilang kesabaran. Psikolog sekaligus konsultan cinta Wolipop, Ratih Ibrahim menyarankan untuk melakukan komunikasi pada pasangan saat situasi sudah dingin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika bertemu atau melakukan kontak komunikasi, bangun suasana yang hangat dan pembicaraan yang berkualitas untuk semakin mengenal dan meningkatkan pemahaman pribadi satu sama lain dengan lebih mendalam," ujar Ratih menanggapi surat pembaca Wolipop.
Topik-topiknya dapat berawal dari membicarakan hal-hal sederhana yang terjadi di keseharian, hobi, atau kesukaannya hingga pada hubungan dengan teman-temannya ataupun keluarga. Bisa juga membahas mengenai hubungan, bagaimana perasaan Anda terhadapnya dan tanyakan juga bagaimana perasaannya terhadap Anda.
Terbuka dan berbesar hatilah terhadap apapun yang diutarakannya. Ingat, tujuannya adalah untuk mencari tahu dan memahami apa yang dirasakannya. Kemudian fokuslah pada solusi kalian berdua.
(asf/itn)
Fashion
Mudik Tanpa Koper Besar? Tas Travel 40L Ini Bisa Jadi Solusinya
Hobi dan Mainan
7 Alasan Thule Subterra 2 Bisa Jadi Toiletry Bag Andalan Traveler
Makanan & Minuman
Nasi Putih Langsung Ludes! Sambal Viral Ini Bikin Sahur dan Makan Jadi Nambah Terus
Makanan & Minuman
Bingung Cari Parcel Lebaran yang Berkesan? 2 Hampers Makanan Premium Ini Bisa Jadi Hadiah Spesial Idulfitri!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Ramalan Zodiak Cinta 10 Maret: Cancer Perbaiki Hubungan, Taurus Lebih Bijak
18 Cara Bikin Hubungan Langgeng yang Jarang Disadari Pasangan (Part 1)
Ramalan Zodiak 10 Maret: Libra Makin Mesra, Scorpio Lebih Tenang
Ramalan Zodiak 10 Maret: Cancer Jangan Egois, Virgo Harus Jujur
Ramalan Zodiak 10 Maret: Taurus Lagi Panas, Aries Tetap Sabar
Most Popular
1
Dokter Operasi Plastik Ungkap Rahasia Awet Muda Brad Pitt di Usia 62 Tahun
2
7 Momen Manis Jisoo BLACKPINK & Seo In Guk, Kelewat Gemas Jadi Couple
3
Apa Itu Looksmaxxing? Tren Viral yang Bisa Bahayakan Mental
4
Calon Istri Atlet NFL Tolak Perjanjian Pra Nikah, Pernikahan Mendadak Batal
5
Model Ini Beri Kalung Darah Menstruasi ke Suami sebagai Simbol Pernikahan
MOST COMMENTED











































