Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Pertimbangkan Hal Ini Saat Bimbang Lanjutkan Hubungan yang Bermasalah

Alissa Safiera - wolipop
Selasa, 28 Jul 2015 19:32 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta -

Menjalani sebuah hubungan tentu tak akan selamanya berjalan mulus tanpa masalah sedikitpun. Namun bagaimana jika masalah yang datang seolah tidak ada henti-hentinya dan mulai membuat hubungan terasa tidak nyaman. Jika demikian, apa yang harus dilakukan? Lebih baik putus atau mempertahankannya?

Tak ada salahnya untuk membuat jarak saat Anda tengah mengalami kebimbangan ini. Frekuensi bertemu yang terlalu sering terkadang bukan pilihan bijak yang justru membuat pertengkaran semakin menjadi-jadi.

Coba pilah dan pikirkan secara rasional, apakah memang masalah-masalah yang terjadi pada hubungan berasal dari Anda atau justru sebenarnya tidak berhubungan sama sekali. Jika memang ada masalah yang Anda sebabkan pada pasangan, lakukan instropeksi diri dan temukan apa yang harus diperbaiki untuk mengurangi masalah. Sampaikan permintaan maaf dan lakukan usaha untuk memperbaiki diri dan memperbaiki keadaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun jika sebenarnya masalah yang dialami oleh pasangan bukan disebabkan oleh Anda atau tidak berhubungan dengan sikap atau perilaku Anda maka refleksikanlah kembali hubungan dengan pasangan saat ini. Seperti yang diungkapkan oleh psikolog sekaligus konsultan cinta Wolipop, Ratih Ibrahim: " Apakah sebenarnya pasangan sudah melakukan yang terbaik dalam membina hubungan kalian atau ada hal yang menganjal padanya sehingga ia bersikap demikian terhadap kamu?" ujarnya.

Ratih pun menyarankan untuk mengajak pasangan bicara secara terbuka sebelum memutuskan yang terbaik untuk Anda dan hubungan yang dijalani. Tanyakan apa yang sebenarnya ia rasakan dan inginkan dalam hubungan, begitupun sebaliknya.

Jika memang sama-sama masih ingin mempertahankan dan membina hubungan, maka baik Anda dan pasangan perlu mencari cara yang cocok. Komunikasikan dalam suasana yang hangat dan tanpa emosi, kemudian lakukanlah dengan penuh komitmen.

"Apapun keputusan yang akan kamu ambil, pastikan kamu sudah mempertimbangkannya secara masak dan logis serta sudah mengusahakan yang terbaik sehingga tidak ada penyesalan kelak," tambah Ratih.

(asf/ami)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads