Ketika Dijanjikan Menikah Oleh Pria Beristri, Haruskah Dipercaya?
Alissa Safiera - wolipop
Selasa, 05 Mei 2015 07:27 WIB
Jakarta
-
"Jika dia saja mampu berbohong kepada istrinya, apalagi berbohong kepada kamu. Saran saya, milikilah harga diri sebagai wanita, tinggalkan pria itu," tutur dari Ratih Ibrahim, psikolog sekaligus konsultan cinta Wolipop.
Ratih menyarankan agar jangan terbuai oleh janji manisnya. Meski ia dengan pasti mengatakan untuk menceraikan istrinya dan menikahi Anda. Pikirkan kembali hubungan seperti apa yang harus Anda jalani dengan pria yang sudah beristri. Sudah pasti bukan hubungan yang baik, karena terlihat bahwa pria tersebut tidak bisa berkomitmen dalam hubungan.
"Hubungan dengan pria beristri berarti sudah pasti kamu diduakan, tidak bisa menjadi yang utama bagi pria tersebut; belum lagi beban moral pada dirimu karena menganggu rumah tangga orang lain," tambah Ratih lagi.
Pikirkan jika Anda berada di posisi sang istri yang diduakan itu. Ratih juga menambahkan untuk belajar melepaskan apa yang bukan menjadi milik Anda dan jadikan itu sebagai pembelajaran. Anda pantas untuk mendapatkan yang lebih baik.
Agar tak lagi terjebak di hubungan tak sehat dan bisa move on, pikirkan kelebihan-kelebihan yang Anda miliki. Hargai diri sendiri, serta tingkatkan kemampuan diri yang masih kurang. Libatkan diri dalam kegiatan yang positif dan bermanfaat, seperti kegiatan olahraga, waktu berkualitas dengan keluarga atau teman-teman, dan lainnya.
(asf/kik)
Cinta memang bisa datang kapan dan kepada siapa saja. Cinta juga membuat orang sulit berpikir dengan logika. Buruknya, cinta kadang tak mengenal status bahkan kepada mereka yang telah menikah sekalipun.
Banyak pertanyaan yang muncul bagi wanita yang tengah menjalin hubungan dengan seorang pria beristri. Mungkin awalnya karena tidak tahu maka hubungan itu dapat berlanjut. Namun tak jarang pula, mereka masih melanjutkan hubungan walau sudah mengetahui status masing-masing.
Namun diperlukan sebuah kejujuran ketika menjalani hubungan. Kejujuran pula menjadi dasar untuk berkomitmen. Lagipula, apa Anda yakin hubungan yang diawali dengan 'drama' akan berakhir bahagia?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ratih menyarankan agar jangan terbuai oleh janji manisnya. Meski ia dengan pasti mengatakan untuk menceraikan istrinya dan menikahi Anda. Pikirkan kembali hubungan seperti apa yang harus Anda jalani dengan pria yang sudah beristri. Sudah pasti bukan hubungan yang baik, karena terlihat bahwa pria tersebut tidak bisa berkomitmen dalam hubungan.
"Hubungan dengan pria beristri berarti sudah pasti kamu diduakan, tidak bisa menjadi yang utama bagi pria tersebut; belum lagi beban moral pada dirimu karena menganggu rumah tangga orang lain," tambah Ratih lagi.
Pikirkan jika Anda berada di posisi sang istri yang diduakan itu. Ratih juga menambahkan untuk belajar melepaskan apa yang bukan menjadi milik Anda dan jadikan itu sebagai pembelajaran. Anda pantas untuk mendapatkan yang lebih baik.
Agar tak lagi terjebak di hubungan tak sehat dan bisa move on, pikirkan kelebihan-kelebihan yang Anda miliki. Hargai diri sendiri, serta tingkatkan kemampuan diri yang masih kurang. Libatkan diri dalam kegiatan yang positif dan bermanfaat, seperti kegiatan olahraga, waktu berkualitas dengan keluarga atau teman-teman, dan lainnya.
(asf/kik)











































