Liputan Khusus Persaingan Cinta
5 Cara Atasi Kekecewaan Saat Pria Incaran Lebih Memilih Teman
Intan Kemala Sari - wolipop
Sabtu, 18 Apr 2015 16:36 WIB
Jakarta
-
Rasa kecewa yang ada di dalam diri seseorang bisa disebabkan oleh berbagai hal. Salah satunya adalah kecewa soal urusan asmara, yaitu ketika pria pujaan hati ternyata lebih memilih wanita lain yang ternyata adalah teman sendiri.
Psikolog klinis asal Australia, Sophie Henshaw mengatakan kekecewaan adalah perasaan emosi yang sulit dimengerti. Namun hal itu jangan terlalu dipikiran hingga merusak pikiran, sebaiknya lakukan beberapa acara agar bisa mengatasinya. Seperti apa?
1. Atur Emosi
Ini adalah langkah pertama yang bisa dilakukan ketika menghadapi masalah sulit atau keadaan yang tidak disangka-sangka. Memang tak ada salahnya untuk merasakan reaksi emosional pada teman yang merebut pria incaran, tetapi sangat penting untuk mengatur emosi Anda sehingga dapat mengetahui makna dibalik semua ini.
"Jangan tergoda untu membuat keputusan penting saat sedang semosi atau mengambil tindakan secara impulsif yang berdasarkan kepada emosi Anda saat itu," ujar Sophie.
Mungkin saja diperlukan waktu sekitar beberapa jam atau bahkan beberapa hari untuk menenangkan pikiran. Setelah pikiran dan perasaan lebih tenang, barulah Anda bisa mengambil tindakan dan langkah-langkah selanjutnya.
2. Jangan Diambil Hati
Ketika Anda terlalu memikirkan suatu persoalan, hal itu justru malah mempersempit sudut pandang dan membuat hidup menjadi tidak bijaksana. Kebijaksaan diperlukan untuk melihat sesuatu secara mendalam, lebih luas, dan bermakna sehingga dapat memahami kehidupan. Mungkin saja dengan hal tersebut Anda dapat menemukan potensi dari dalam diri yang belum digali dan bisa memperluas wawasan serta melatih kesabaran.
3. Meninjau Ekspektasi Awal
Saat seseorang mengharapkan suatu yang baik terjadi pada dirinya, ia akan semakin dekat dengan pemahaman yang benar tentang suatu hal tersebut. Bisa saja harapannya tidak realistis, tetapi bisa sedikit disesuaikan dengan keadaan sekitar untuk mengatasinya. Coba tanyakan pada diri Anda apakah pria incaran tersebut memang benar-benar seseorang yang tepat untuk Anda? Apakah Anda yakin bisa merasa bahagia jika menjalani hubungan dengannya?
4. Berkaca Diri
Kemampuan untuk berkaca diri adalah hakikat utama dari mental yang sehat. Luangkan waktu lebih untuk mengeksplorasi apa saja yang terjadi dengan hidup Anda selama ini, apa maknanya, dan apa yang bisa diambil hikmahnya. Jika merasa sulit untuk dilakukan, cobalah untuk berbicara kepada seseorang yang bisa mendengar keluh-kesah Anda dan dapat membantu untuk memberikan solusi permasalahan yang sedang dihadapi.
Jika hal ini dilakukan, secara perlahan dapat membantu Anda untuk mengatasi rasa kekecewaan kepada teman yang merebut gebetan Anda. Secara langsung hal ini juga bisa mengevaluasi kembali serta mendapatkan kejelasan perasaan yang akan membuat Anda merasa lebih baik.
5. Membuat Keputusan
Setelah melakukan penjernihan pikiran, langkah terakhir yang dilakukan adalah membuat keputusan penting tentang apa yang harus dilakukan selanjutnya dan bagaimana melakukannya. "Jika Anda berpikir dapat berhasil untuk yang kedua kalinya, jangan ragu untuk mencobanya kembali dengan segala cara. Gunakan taktik lain dengan kekuatan yang lebih besar," kata psikolog asal Perth ini.
Dengan kekuatan yang berasal dari dalam diri, Anda akan menemukan pemahaman yang lebih dalam tentang hidup dan bisa mengatasi kekecewaan lebih efektif. Hasilnya, kesuksesan adalah hal sangat mungkin diraih.
(int/kik)
Psikolog klinis asal Australia, Sophie Henshaw mengatakan kekecewaan adalah perasaan emosi yang sulit dimengerti. Namun hal itu jangan terlalu dipikiran hingga merusak pikiran, sebaiknya lakukan beberapa acara agar bisa mengatasinya. Seperti apa?
1. Atur Emosi
Ini adalah langkah pertama yang bisa dilakukan ketika menghadapi masalah sulit atau keadaan yang tidak disangka-sangka. Memang tak ada salahnya untuk merasakan reaksi emosional pada teman yang merebut pria incaran, tetapi sangat penting untuk mengatur emosi Anda sehingga dapat mengetahui makna dibalik semua ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mungkin saja diperlukan waktu sekitar beberapa jam atau bahkan beberapa hari untuk menenangkan pikiran. Setelah pikiran dan perasaan lebih tenang, barulah Anda bisa mengambil tindakan dan langkah-langkah selanjutnya.
2. Jangan Diambil Hati
Ketika Anda terlalu memikirkan suatu persoalan, hal itu justru malah mempersempit sudut pandang dan membuat hidup menjadi tidak bijaksana. Kebijaksaan diperlukan untuk melihat sesuatu secara mendalam, lebih luas, dan bermakna sehingga dapat memahami kehidupan. Mungkin saja dengan hal tersebut Anda dapat menemukan potensi dari dalam diri yang belum digali dan bisa memperluas wawasan serta melatih kesabaran.
3. Meninjau Ekspektasi Awal
Saat seseorang mengharapkan suatu yang baik terjadi pada dirinya, ia akan semakin dekat dengan pemahaman yang benar tentang suatu hal tersebut. Bisa saja harapannya tidak realistis, tetapi bisa sedikit disesuaikan dengan keadaan sekitar untuk mengatasinya. Coba tanyakan pada diri Anda apakah pria incaran tersebut memang benar-benar seseorang yang tepat untuk Anda? Apakah Anda yakin bisa merasa bahagia jika menjalani hubungan dengannya?
4. Berkaca Diri
Kemampuan untuk berkaca diri adalah hakikat utama dari mental yang sehat. Luangkan waktu lebih untuk mengeksplorasi apa saja yang terjadi dengan hidup Anda selama ini, apa maknanya, dan apa yang bisa diambil hikmahnya. Jika merasa sulit untuk dilakukan, cobalah untuk berbicara kepada seseorang yang bisa mendengar keluh-kesah Anda dan dapat membantu untuk memberikan solusi permasalahan yang sedang dihadapi.
Jika hal ini dilakukan, secara perlahan dapat membantu Anda untuk mengatasi rasa kekecewaan kepada teman yang merebut gebetan Anda. Secara langsung hal ini juga bisa mengevaluasi kembali serta mendapatkan kejelasan perasaan yang akan membuat Anda merasa lebih baik.
5. Membuat Keputusan
Setelah melakukan penjernihan pikiran, langkah terakhir yang dilakukan adalah membuat keputusan penting tentang apa yang harus dilakukan selanjutnya dan bagaimana melakukannya. "Jika Anda berpikir dapat berhasil untuk yang kedua kalinya, jangan ragu untuk mencobanya kembali dengan segala cara. Gunakan taktik lain dengan kekuatan yang lebih besar," kata psikolog asal Perth ini.
Dengan kekuatan yang berasal dari dalam diri, Anda akan menemukan pemahaman yang lebih dalam tentang hidup dan bisa mengatasi kekecewaan lebih efektif. Hasilnya, kesuksesan adalah hal sangat mungkin diraih.
(int/kik)











































