Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

5 Manfaat Break Saat Hubungan Asmara Tengah Bermasalah

wolipop
Sabtu, 21 Mar 2015 16:02 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

dok. Thinkstock
Jakarta - Break dari hubungan asmara menjadi salah satu cara yang dipilih pasangan untuk 'istirahat' dari konflik-konflik yang sudah memanas dalam hubungan. Mengistirahatkan hubungan untuk sementara dianggap bisa jadi cara untuk menyelamatkan hubungan yang sudah di ujung tanduk.

Break tak selamanya berakhir putus, karena pada saat tersebut menjadi waktu yang tepat untuk Anda dan pasangan menenangkan diri, introspeksi atau memikirkan langkah yang sebaiknya ditempuh untuk menentukan nasib hubungan ke depannya. Ini beberapa dampak positif dari break.

1. Beradaptasi dengan Kehilangan
Menurut psikolog Ayoe Sutomo, M.Psi., memiliki seseorang yang selalu ada di sisi, menjadikan kita sulit untuk terbiasa sendiri. Namun setelah memutuskan untuk break, kita jadi mempunyai waktu untuk beradaptasi dengan rasa kehilangan. "Break juga dapat berfungsi sebagai sarana introspeksi sehingga mampu memandang masalah dengan lebih objektif," jelasnya ketika diwawancara melalui e-mail, Rabu (1/10/2014).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

2. Memberikan Ruang
Adakalanya hubungan yang sangat intens membuat Anda dan pasangan hampir tidak mempunyai waktu untuk diri sendiri. Selama masa break, ada sebuah jarak antara Anda dan pasangan sehingga masing-masing individu memiliki sedikit ruang yang membebaskan Anda berdua untuk beristirahat sejenak dari kebosanan maupun kepenatan hubungan yang selama ini terjalin.

3. Refresh Pikiran
Mengistirahatkan hubungan yang telah dijalin bersama pasangan, dapat membantu seseorang berpikir jernih mengenai hal-hal yang selama ini terlintas di pikiran. Cobalah berpikir apakah dalam menjalani hubungan ini Anda telah merasakan kebahagiaan dan kesenangan yang sebenarnya? Apakah pasangan Anda memberikan rasa nyaman dan membuat hidup lebih berwarna? Tidak ada salahnya untuk memikirkan hal-hal itu lebih dalam.

4. Lebih Tenang
Break yang disebabkan oleh perbedaan pendapat atau pertengkaran hebat dengan pasangan dapat membuat rasa emosi memuncak dan membuat Anda tertekan. Oleh karena itu, selama masa break, sebaikanya buang jauh-jauh pikiran yang dapat meningkatkan rasa marah sehingga hidup menjadi lebih tenang dan dapat memikirkan masalah yang dihadapi dengan kepala dingin.

5. Mengukur Kecocokan dengan Pasangan
Mungkin selama ini Anda ragu tentang hubungan asamara Anda, apakah harus dilanjutkan atau memutuskan jalinan hubungan. Ketika Anda dan pasangan berpisah untuk waktu yang cukup lama, inilah saat yang tepat untuk membuat keputusan tersebut. Jika Anda merasa lebih nyaman dan bahagia dengan kesendirian Anda, mungkin Anda memang perlu untuk mengakhiri hubungan Anda. Tapi jika Anda merasa membutuhkan si dia lebih dari saat Anda bersamanya, mungkin memperbaiki hubungan antara Anda dan pasangan adalah keputusan yang terbaik.

(kik/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads