Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Cara Perbaiki Hubungan dengan Orangtua Kekasih Setelah Beri Kesan Buruk

Alissa Safiera - wolipop
Senin, 26 Jan 2015 20:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Menjalani hubungan serius dengan seseorang sama artinya Anda juga berhubungan baik dengan keluarganya, khususnya orangtua kekasih agar mendapat restu. Kesan pertama pun menjadi penentu apakah orangtua kekasih merestui Anda dekat dengan anaknya hingga akhirnya dapat melangkah ke jenjang yang lebih tinggi lagi.

Namun sebagai seorang wanita, ada kalanya perasaan bisa sangat baik atau justru buruk. Dan tanpa disengaja, perubahan mood tersebut memengaruhi perilaku Anda di hadapan orangtua pasangan.

Tak jarang pula hal yang Anda anggap sepele, namun tidak bisa diterima oleh orangtua pasangan. Yang awalnya merestui lalu berubah menjadi tak setuju. Jika Anda tengah mengalami hal ini juga, apapun alasannya jangan langsung menyerah begitu saja terhadap hubungan yang sudah Anda jalani selama ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski tak mudah namun bukan hal yang tidak mungkin diperbaiki. Pertama-tama, lebih baik Anda memastikan dahulu apakah benar keluarga dia memiliki pandangan negatif tentang diri Anda. Tanyakan langsung kepada pasangan, sehingga lebih tahu secara pasti bagaimana pendapat keluarganya terhadap Anda.

"Apabila kamu cukup yakin bahwa keluarga dia memang mempunyai pandangan negatif dari kesan pertama kamu (misalnya : kamu tahu dari pasangan kamu sendiri), kamu bisa memperbaikinya dari pertemuan kedua dan pertemuan-pertemuan berikutnya," tutur Ratih Ibrahim, psikolog dan konsultan cinta Wolipop.

Diskusikanlah dengan pasangan bagaimana cara untuk menyelesaikan persoalan dan menyenangkan hati ibunya. Anda juga bisa mencari informasi mengenai sesuatu yang dapat menyenangkan hati ibunya, misalnya makanan kesukaan, kegemaran, kegiatan yang disukainya. Dengan mengetahui kegemarannya, Anda dapat mencoba berbaikan dengan ibu pasangan.

Ratih juga menyarankan untuk memerhatikan penampilan saat bertemu keluarga pasangan. Berpakaianlah dengan sopan tapi tetap sesuai dengan kepribadian Anda. Selain itu, yang lebih penting adalah buatlah keluarga dia nyaman dengan diri dan kepribadian Anda.

Banyak cara yang bisa dilakukan, misalnya dengan bersikap sopan, tapi tetap santai, ramah, dan penuh senyum. Jangan bingung mencari topik obrolan, Anda bisa memulai dari hal-hal simpel, seperti menanyakan kabar keluarga, membahas kesukaan atau kebiasaan-kebiasaan keluarga si dia (bisa mencari tahu dari pasangan). Menceritakan sedikit tentang diri sendiri juga perlu dilakukan agar mereka lebih mengenal Anda. Dan ingat, lakukan semuanya dengan tulus.

Mood yang kerap jadi alasan atas tindakan Anda yang kurang baik juga bisa menjadi pelajaran berarti. Belajarlah untuk bersikap dan menyelesaikan masalah dengan kepala dingin. Evaluasi diri untuk tidak langsung bertindak sesuai dengan keinginan, ketika dihadapkan pada masalah-masalah yang dapat meningkatkan emosi.

"Jadi, kesan pertama yang kurang baik dari penampilan kamu bisa tergantikan dengan kesan yang lebih positif melalui kepribadian yang menarik. Tunjukkan usaha terbaikmu bahwa kamu memang memiliki niat untuk memerbaiki hubunganmu dengan keluarga pasanganmu," ujarnya.

(asf/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads