Baru Pacaran Sudah Bosan dengan Kekasih, Pertahankan atau Putus?
wolipop
Senin, 26 Jan 2015 19:05 WIB
Jakarta
-
Masalah kebosanan dalam hubungan asmara bukan hanya dialami oleh pasangan kekasih yang pacaran bertahun-tahun. Tak sedikit, wanita ataupun pria merasa bosan dengan pasangannya meski baru sebentar pacaran.
Seperti pengalaman Eka yang mengirim surat konsultasi cinta kepada Wolipop. Ia mencurahkan isi hatinya karena merasa jenuh dengan kekasihnya yang semakin hari semakin sulit dimengerti padahal baru pacaran satu setengah bulan. Eka bingung apakah hubungannya lebih baik dipertahankan atau putus?
"Tingkah kekasih saya sulit dimengerti apa maunya, meskipun PDKT kami terbilang cukup lama sekitar tiga bulan. Apa yang harus saya lakukan?" tanya wanita 21 tahun itu kepada psikolog Ratih Ibrahim yang menjawab surat konsultasi cintanya.
Menurut psikolog dan pendiri Conseling and Development Center PT Personal Growth, setiap masalah sebaiknya diselesaikan dengan jalur komunikasi. Komunikasi dengan baik akan mencegah dari kesalah pahaman.
"Kamu dapat mengajak dia mengungkapkan dengan jujur mengenai kesulitan kamu untuk memahaminya. Dengarkan bagaimana tanggapan dia atas keluhan dan perasaan kamu. Kamu juga bisa belajar memahami apa yang diinginkan pasangan kamu," ungkap Ratih.
Ratih kembali menjelaskan, dengan saling mengetahui dan memahami keinginan masing-masing, diharapkan dapat membantu keberhasilan hubungan. Jika memang kedua belah pihak masih ingin melanjutkan hubungan, temukanlah solusi terbaik atas hubungan kalian.
Di awal pacaran pertengakaran dengan kekasih bisa saja terjadi karena masih dalam masa perkenalan. Mungkin Anda atau pasangan sama-sama kaget dan belum bisa menerima kekurangan masing-masing pihak. Untuk itu, cobalah tanyakan pada pasangan apa yang membuatnya sering bertingkah sulit dipahami. Coba juga untuk introspeksi diri, mungkin saja si dia juga merasa bahwa Anda juga sulit untuk dipahami.
Saat kejenuhan sudah semakin memuncak, cobalah sedikit menjauh darinya. Cara ini mungkin bisa menenangkan pikiran dan hati Anda yang tengah kesal terhadapnya. Tapi, jika memang Anda dan pasangan memang sudah tidak saling memahami, mungkin putus jalan terbaik, daripada setiap hari harus bertengkar.
"Jika kamu dan pasangan kamu tidak dapat saling memahami satu sama lain, maka sebaiknya kalian memikirkan kembali kelanjutan hubungan kalian berdua," ujar Ratih.
(kik/kik)
Seperti pengalaman Eka yang mengirim surat konsultasi cinta kepada Wolipop. Ia mencurahkan isi hatinya karena merasa jenuh dengan kekasihnya yang semakin hari semakin sulit dimengerti padahal baru pacaran satu setengah bulan. Eka bingung apakah hubungannya lebih baik dipertahankan atau putus?
"Tingkah kekasih saya sulit dimengerti apa maunya, meskipun PDKT kami terbilang cukup lama sekitar tiga bulan. Apa yang harus saya lakukan?" tanya wanita 21 tahun itu kepada psikolog Ratih Ibrahim yang menjawab surat konsultasi cintanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kamu dapat mengajak dia mengungkapkan dengan jujur mengenai kesulitan kamu untuk memahaminya. Dengarkan bagaimana tanggapan dia atas keluhan dan perasaan kamu. Kamu juga bisa belajar memahami apa yang diinginkan pasangan kamu," ungkap Ratih.
Ratih kembali menjelaskan, dengan saling mengetahui dan memahami keinginan masing-masing, diharapkan dapat membantu keberhasilan hubungan. Jika memang kedua belah pihak masih ingin melanjutkan hubungan, temukanlah solusi terbaik atas hubungan kalian.
Di awal pacaran pertengakaran dengan kekasih bisa saja terjadi karena masih dalam masa perkenalan. Mungkin Anda atau pasangan sama-sama kaget dan belum bisa menerima kekurangan masing-masing pihak. Untuk itu, cobalah tanyakan pada pasangan apa yang membuatnya sering bertingkah sulit dipahami. Coba juga untuk introspeksi diri, mungkin saja si dia juga merasa bahwa Anda juga sulit untuk dipahami.
Saat kejenuhan sudah semakin memuncak, cobalah sedikit menjauh darinya. Cara ini mungkin bisa menenangkan pikiran dan hati Anda yang tengah kesal terhadapnya. Tapi, jika memang Anda dan pasangan memang sudah tidak saling memahami, mungkin putus jalan terbaik, daripada setiap hari harus bertengkar.
"Jika kamu dan pasangan kamu tidak dapat saling memahami satu sama lain, maka sebaiknya kalian memikirkan kembali kelanjutan hubungan kalian berdua," ujar Ratih.
(kik/kik)
Olahraga
Perut dan Paha Lebih Kencang Tanpa ke Gym? Coba 2 Alat Fitness Rumahan Ini yang Lagi Banyak Dipakai!
Kesehatan
Pegal Hilang Hitungan Menit! Alat Pijat Elektrik 5 in 1 Ini Jadi Solusi Relaksasi Praktis di Rumah
Makanan & Minuman
Cuma Ubi Cilembu dan Yoghurt, Dessert Viral Ini Bikin Penasaran!
Pakaian Wanita
Bingung Cari Kado? Hampers Dompet Wanita Elegan Ini Bisa Jadi Pilihan Praktis
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Ada Robot Seks AI dengan Selera Humor, Bikin Orang Ketawa Lebih dari Manusia
Ramalan Zodiak Cinta 12 Maret: Capricorn Tahan Emosi, Cancer Lebih Perhatian
Ramalan Zodiak 12 Maret: Taurus Jangan Putus Asa, Gemini Pertahankan Kinerja
Ramalan Zodiak 12 Maret: Aquarius Hindari Perdebatan, Pisces Jangan Ceroboh
Ramalan Zodiak 12 Maret: Libra Jangan Ragu, Sagitarius Keuangan Membaik
Most Popular
1
Viral Tren Video AI Orangtua untuk Desak Anak Segera Menikah
2
Kim Seon Ho Kena Isu Pajak, Brand Fashion Langsung Tarik Iklan
3
Ramalan Zodiak Cinta 8 Januari: Capricorn dan Sagitarius Mengalah Demi Cinta
4
Weekend Lover, Tren Hubungan Viral di TikTok yang Dinilai Merendahkan Diri
5
Manfaat Jahe untuk Kulit: Dari Atasi Jerawat hingga Bikin Awet Muda
MOST COMMENTED











































