Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Studi: Sedih dan Patah Hati Paling Sulit Hilang, Perlu 5 Hari untuk Move-on

wolipop
Senin, 03 Nov 2014 19:38 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Jakarta - Tidak ada yang ingin bersedih karena patah hati, berduka karena ditinggal orang tersayang atau dikecewakan orang terdekat. Dibayangi rasa sedih serta kecewa ternyata merupakan emosi negatif yang paling sulit hilang. Baru-baru ini sebuah penelitian mengungkapkan bahwa sedih, duka dan kecewa 240 kali lebih lama dirasakan orang ketimbang emosi negatif lain. Misalnya malu, terkejut, jengkel atau bosan.

Kesedihan seringkali berkaitan dengan momen tragis seperti kematian orang tersayang atau kecelakaan yang dialami keluarga dekat. Untuk terbebas dari rasa sedih itu, orang perlu waktu lebih banyak agar ingatan itu benar-benar diatasi sehingga dia bisa move-on.

Hasil penelitian diketahui setelah Philippe Verduyn dan Saskia Lavrijsen dari University of Leuven, Belgia menanyai 233 mahasiswa tentang lama dan efek emosi yang pernah mereka rasakan. Partisipan juga diminta menjawab pertanyaan tentang strategi yang biasa mereka lakukan untuk mengatasi emosi negatif tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari 27 emosi yang dirasakan manusia, terungkap bahwa kesedihan lah yang paling lama hilangnya. Sementara rasa malu, kaget, takut, jijik, bosan dan terganggu bisa lenyap jauh lebih cepat.

Rata-rata perlu waktu 120 jam atau sekitar lima hari untuk lepas dari rasa sedih, sementara hanya butuh 30 menit untuk menghilangkan perasaan jijik dan malu. Sementara rasa benci biasanya berlangsung selama 60 jam (2,5 hari) dan rasa senang cukup singkat, hanya 35 jam (1,5 hari).

Kebosanan juga masuk dalam daftar emosi yang cepat hilang. Seperti dikutip dari Daily Mail, para peneliti menyimpulkan bahwa meskipun sepertinya berlangsung lama ketika seseorang merasa bosan, tapi 'episode' nya tidak selama yang diperkirakan.

Penelitian yang telah dipublikasikan dalam jurnal Springer berjudul Motivation and Emotion ini juga menjelaskan, rasa sedih lebih sulit hilang karena biasanya berkaitan dengan orang yang dikenal dekat. Sementara emosi lainnya seringkali datang dari orang lain yang mungkin tidak atau kurang dikenal. Rasa malu misalnya, bisa timbul karena mengalami malfungsi busana di tempat umum, dimana banyak orang yang melihat tapi tidak saling mengenal. Berbeda dengan rasa kecewa dan sedih karena dikhianati. Karena datangnya dari orang yang dikenal maka momen tidak mengenakkan itu akan terus teringat.

Meskipun sulit hilang, bukan berarti kesedihan dan kekecewaan tidak bisa diatasi. Berikut cara-cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan, atau setidaknya mengurangi rasa sedih seperti dikutip dari All Women Stalk:

1. Menangis
Hari pertama setelah kejadian (putus cinta, berduka, kecewa), tidak ada salahnya jika Anda ingin menangis seharian di kamar. Mendengarkan lagu sedih, menghabiskan tisu berlembar-lembar untuk menangis, atau meluapkan emosi Anda dengan berteriak sampai hati merasa puas. Untuk hari pertama ini, berpuas-puaslah menangisi diri Anda, karena besok banyak hal lebih baik lainnya menunggu Anda.

2. Membuat Tulisan
Menulis bisa menjadi media untuk meluapkan emosi. Setelah kemarin puas menangis, kini waktunya Anda menuliskan keluh kesah Anda dalam bentuk tulisan. Anda bisa menulis segala hal mengenai apa yang Anda rasakan hari ini, kemarin, dan harapan Anda ke depannya. Menulis lah di buku atau media lain setiap harinya sampai Anda merasa tidak ada lagi yang perlu ditulis karena sudah merasa lebih baik.

3. Buat Daftar
Jika sedih karena putus cinta, segala memori yang menyenangkan dengannya dulu akan bermain di pikiran Anda. Tapi jangan sampai Anda terlarut dalam masa lalu. Buatlah sebuah daftar mengenai segala hal yang ia lakukan hingga membuat Anda marah. Baik itu hal kecil maupun masalah besar yang membuat Anda lelah dengannya. Tulis setidaknya sampai satu halaman penuh, dan lihat kembali daftar ini, jika tiba-tiba muncul keinginan untuk menghubunginya.

4. Memulai Hobi Baru
Mulailah melakukan hobi yang biasanya tidak pernah Anda lakukan. Bisa yoga untuk menenangkan pikiran atau Thai Boxing untuk meluapkan emosi Anda. Hobi baru ini nantinya akan memberi Anda kesibukan hingga tidak sempat lagi untuk mengingat kejadian yang menyedihkan.

5. Perawatan Tubuh
Setelah lelah menangisi kepergian seseorang, Anda harus mulai untuk mencintai diri Anda sendiri. Lakukan berbagai perawatan seperti creambath, lulur atau spa untuk memanjakan diri Anda. Selain tubuh dan pikiran yang lebih relaks, perawatan ini juga membuat Anda lebih cantik dan siap menemukan hal-hal baru.

6. Berusaha Terus
Hari-hari telah berlalu, dan Anda masih sering menangisinya. Hal ini wajar, karena penyembuhan sakit hati memang sulit. Untuk mengatasinya, buatlah satu jadwal untuk waktu bersedih Anda. Misalnya saja, 15 menit tiap malamnya Anda boleh terhanyut dalam lantunan lagu patah hati, namun setelahnya Anda harus bangkit. Lagipula Anda punya jadwal bersedih lagi untuk keesokan harinya. Lakukan hal ini sampai Anda merasa tidak ada hal yang perlu ditangisi lagi.

(hst/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads