Liputan Khusus Pejuang Cinta
Jalani Cinta Beda Keyakinan, Patutkah Diperjuangkan?
Berbicara dari sudut pandang agama memang menjadi masalah yang rumit, karena menyangkut tentang keyakinan masing-masing. Ketika membina hubungan dengan seseorang yang berbeda keyakinan, sebaiknya ketahui dulu konsekuensi dan risiko yang ditimbulkan. Terutama bila hubungan yang dijalin sudah terlanjur serius, salah satunya pasti harus ada yang mengalah. Berpindah keyakinan menjadi salah satu pilihan yang paling sering untuk dilakukan.
Satria Utama, yang merupakan seorang konsultan percintaan mengatakan, berpindah keyakinan merupakan pilihan dari setiap individu. Tetapi apabila terpaksa atau hanya berlandaskan cinta, tanpa mengenal siapa Tuhannya, lama-lama pemikiran ini akan luntur. "Kalau misalnya sudah nggak cinta lagi, bisa balik ke agama asal kapan aja. Nanti ujung-unjungnya malah timbul perceraian," ujar pria yang sudah tujuh ini berprofesi sebagai dating coach. Satria ditemui Wolipop di bilangan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (02/09/2014).
Pria yang hobi menulis ini juga mengungkapkan sebaiknya ketahui latar belakang pasangan dan pikirkan kembali dengan matang sebelum memutuskan melangkah ke jenjang pernikahan atau memperjuangkan cinta beda keyakinan tersebut. "Kalau misalnya nanti sudah punya anak, dia akan bingung pilih iman ibu atau bapak. Pasti orangtua akan mengajarkan pendidikan agama versi mereka kan," ucapnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika setelah melakukan berbagai pertimbangan Anda dan pasangan memutuskan untuk tetap memperjuangkan cinta tersebut bahkan ingin serius, jalani. Pastikan Anda dan pasangan juga sudah siap menghadapi berbagai hal yang sudah diprediksi akan dialami.
"Namun jika sebaliknya yang diraskaan, lebih baik menjadi teman bila memang tidak ada kata kesepakatan dan kesiapan untuk menghadapi konsekuensinya," jelas Ratih.
Sementara itu Satria menambahkan, ketika hubungan sepasang kekasih beda keyakinan ini sudah cukup serius dan tak bisa dihindari keinginan untuk menikah, solusi terbaiknya adalah meminta petunjuk dari Tuhan. "Coba tanya sama Tuhan, apa ini pilihan terbaik? Tanya juga pada diri sendiri apa definisi cinta dan tujuan untuk menikah," jelas pria kelahiran 1 Desember 1984 ini.
(eny/eny)
Home & Living
Cuci Piring Lebih Sat Set Selama Ramadan, 3 Sabun Cuci Piring Ini Bantu Bersih Cepat & Hemat
Home & Living
Paket Mukena & Sajadah Cantik yang Cocok Jadi Hampers Ramadan yang Lebih Spesial
Home & Living
Sajadah Premium Empuk Ini Bikin Ibadah Ramadan Lebih Nyaman di Rumah
Home & Living
Paket Oven + Hand Mixer Ini Bikin Baking Ramadan Lebih Praktis, Cocok Buat Kue Lebaran Rumahan
Ramalan Zodiak Cinta 25 Februari: Pisces Perkuat Komunikasi, Leo Jangan Egois
Ramalan Zodiak 25 Februari: Cancer Manfaatkan Peluang, Leo Jangan Egois
Ramalan Zodiak 25 Februari: Taurus Sulit Menabung, Gemini Jangan Boros
Ramalan Zodiak 25 Februari: Capricorn Ada Gejolak, Pisces Jangan Cemas
Sakit Tapi Tak Berdarah: Arti di Balik Chat yang Cuma Di-Read Tanpa Dibalas
Misteri Kematian Bos Asos , Mantan Istri: Aku Tidak Membunuhnya
Selena Gomez Diminta Ceraikan Suami Setelah Terungkap Kebiasaan Joroknya Ini
Pedro Pascal Digosipkan Gay, Kepergok Nonton Bioskop Bareng Mantan Luke Evans
Saat Gubernur Terkaya di Indonesia Pesan Kebaya, Ini Permintaan Khususnya











































