Ini Cara Menghadapi Orangtua yang Menuntut untuk Segera Menikah
wolipop
Kamis, 28 Agu 2014 19:50 WIB
Jakarta
-
Bagi wanita single, di usia yang hampir atau sudah menginjak kepala 3, mereka sering dibuat kelimpungan dengan pertanyaan seputar pernikahan. Biasanya tuntutan untuk segera menikah datang dari orangtua sendiri.
Seperti kisah Windi (29) yang tengah dipusingkan dengan tuntutan orangtuanya untuk segera menikah. Dari surat konsultasi cintanya yang dikirim ke Wolipop, Windi bercerita bahwa saat ini ia cukup nyaman dengan status single karena masih ingin mengeksplorasi diri dengan travelling atau melakukan kegiatan positif lainnya. Namun orangtuanya bersikeras agar Windi segera mencari calon suami, mengingat usianya sudah hampir 30.
"Bagaimana menghadapi orangtua yang menuntut untuk segera menikah ini sementara saya belum merasa cocok dengan pria yang mendekati? Apakah memang wanita sebaiknya menikah sebelum usia 30?" tanya Windi kepada konsultan cinta Wolipop sekaligus psikolog Ratih Ibrahim.
Menurut psikolog sekaligus pendiri Conseling and Development Center PT Personal Growth itu, pernikahan merupakan keputusan yang besar karena menyangkut masa depan. Untuk itu masa depan harus direncanakan dengan matang dan jangan terburu-buru.
"Tentunya tidak ada yang mau menikah hanya seumur jagung (sebentar) atau menikah namun menderita karena memutuskan dengan tergesa-gesa atau karena terpaksa," ujar Ratih dalam surat balasannya.
Menikah membutuhkan komitmen yang tinggi dan pertimbangan yang matang. Ratih melanjutkan, pernikahan harus dilandasi dengan kesiapan mental diri sendiri, kecocokan dan keyakinan terhadap pasangan yang dipilih, adanya komitmen dan kesepakatan bersama mengenai kehidupan pernikahan yang diinginkan, termasuk kesepakatan dalam mengasuh anak dan urusan finansial keluarga, dan harus didasari keinginan bersama.
"Dan tentunya harus didasari rasa senang, ketulusan atay kesungguhan hati atas keputusan yang diambil, bukan karena paksaan, tuntutan, ataupun kejar target usia," tegas ibu dua anak tersebut.
Untuk itu, Ketika orangtua menuntut Anda untuk menikah, tidak perlu langsung marah atau menjawabnya dengan nada tinggi. Berikan penjelasan yang logis terhadap orangtua mengenai pertimbangan-pertimbangan yang Anda inginkan.
"Tujuannya adalah untuk membantu orangtua lebih memahami diri kamu dan kamu membuka diri terhadap opini atau masukan orangtua. Dengan demikian dapat terjadi komunikasi dua arah dan harapannya akan terbentuk saling pengertian," saran Ratih.
(kik/kik)
Seperti kisah Windi (29) yang tengah dipusingkan dengan tuntutan orangtuanya untuk segera menikah. Dari surat konsultasi cintanya yang dikirim ke Wolipop, Windi bercerita bahwa saat ini ia cukup nyaman dengan status single karena masih ingin mengeksplorasi diri dengan travelling atau melakukan kegiatan positif lainnya. Namun orangtuanya bersikeras agar Windi segera mencari calon suami, mengingat usianya sudah hampir 30.
"Bagaimana menghadapi orangtua yang menuntut untuk segera menikah ini sementara saya belum merasa cocok dengan pria yang mendekati? Apakah memang wanita sebaiknya menikah sebelum usia 30?" tanya Windi kepada konsultan cinta Wolipop sekaligus psikolog Ratih Ibrahim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentunya tidak ada yang mau menikah hanya seumur jagung (sebentar) atau menikah namun menderita karena memutuskan dengan tergesa-gesa atau karena terpaksa," ujar Ratih dalam surat balasannya.
Menikah membutuhkan komitmen yang tinggi dan pertimbangan yang matang. Ratih melanjutkan, pernikahan harus dilandasi dengan kesiapan mental diri sendiri, kecocokan dan keyakinan terhadap pasangan yang dipilih, adanya komitmen dan kesepakatan bersama mengenai kehidupan pernikahan yang diinginkan, termasuk kesepakatan dalam mengasuh anak dan urusan finansial keluarga, dan harus didasari keinginan bersama.
"Dan tentunya harus didasari rasa senang, ketulusan atay kesungguhan hati atas keputusan yang diambil, bukan karena paksaan, tuntutan, ataupun kejar target usia," tegas ibu dua anak tersebut.
Untuk itu, Ketika orangtua menuntut Anda untuk menikah, tidak perlu langsung marah atau menjawabnya dengan nada tinggi. Berikan penjelasan yang logis terhadap orangtua mengenai pertimbangan-pertimbangan yang Anda inginkan.
"Tujuannya adalah untuk membantu orangtua lebih memahami diri kamu dan kamu membuka diri terhadap opini atau masukan orangtua. Dengan demikian dapat terjadi komunikasi dua arah dan harapannya akan terbentuk saling pengertian," saran Ratih.
(kik/kik)
Elektronik & Gadget
Foto & Video Semakin On Point dengan TNW D25 dan D30 Selfie Light Portable Mini LED!
Pakaian Wanita
Nggak Perlu Ribet Styling! Jaket dan Blazer Bisa Jadi Outer yang Bikin Tampilan Langsung Rapi
Perawatan dan Kecantikan
Kulit Auto Happy! Ini 3 Sheet Mask Mediheal Favorit yang Wajib Kamu Coba!
Perawatan dan Kecantikan
Rahasia Kulit Glowing & Kenyal dengan d'Alba White Truffle Double Layer Revitalizing Serum!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Ramalan Zodiak 31 Januari: Libra Percaya Diri, Scorpio Lakukan Evaluasi
Ramalan Zodiak Cinta 30 Januari: Aries Saling Percaya, Virgo Lebih Perhatian
Jarang Disadari, Ini Kepribadian Zodiak Aquarius yang Unik dan Beda
Ramalan Zodiak 30 Januari: Leo Introspeksi Diri, Cancer Makin Mesra
50 Kata-kata Persahabatan yang Menyentuh Hati
Most Popular
1
Potret 'Glow Up' Zhang Rounan di Fashion Show Givenchy, Jadi Trending Topic
2
Pulang Bulan Madu, Kim Woo Bin Siap Syuting Drakor Bareng Shin Eun Soo
3
TikTok Viral Verificator
Viral Pasangan Gen Z Nikah Sederhana di KUA Tanpa Resepsi, Fokus Masa Depan
4
Viral Tangis Kencang Bayi di Australian Open, Ekspresi Atlet Jadi Sorotan
5
Ramalan Zodiak 31 Januari: Libra Percaya Diri, Scorpio Lakukan Evaluasi
MOST COMMENTED











































