Liputan Khusus LDR Pasca Nikah

Tips Pernikahan Tetap Awet Meski Menjalani Hubungan Jarak Jauh

- wolipop Jumat, 27 Jun 2014 09:15 WIB
dok. Thinkstock
Jakarta - Terpisahnya jarak dan intensitas pertemuan yang minim memang menjadi kendala tersendiri dalam menjalani hubungan penikahan jarak jauh. Meski begitu, bukan berarti hubungan jadi rapuh.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Communication mengungkapkan, hubungan jarak jauh bisa membuat pasangan bisa saling terkoneksi dan hubungan bisa semakin erat. Dalam penelitian tersebut dijelaskan, hubungan bisa semakin harmonis karena komunikasi yang terjaga.

Senada dengan penelitian tersebut, psikolog dan konsultan cinta di Wolipop, Ratih Ibrahim juga menjelaskan tentang pentingnya komunikasi dalam hubungan jarak jauh. Tiga kunci utama yang harus dijaga dalam hubungan jarak jauh yakni trust, love, caring. Lebih lengkapnya, berikut ini tips agar hubungan pernikahan bisa semakin romantis saat menjalani long distance relationship (LDR) dari pendiri Conseling and Development Center PT Personal Growth itu.

1. Kepercayaan
Bukan hanya hubungan jarak jauh, setiap hubungan perlu dilandasi dengan kepercayaan. Namun, saat menjalani hubunan LDR sebaiknya kepercayaan lebih ditingkatkan demi mendapatkan komunikasi yang baik.

"Nomor satu harus ada trust. Dari trust tersebut kemudian love-nya dijaga, and then you can do caring. Kalau kita trust kita nggak mengulik-ngulik dia dengan isu yang menggelisahkan kita, meski trust juga memiliki risiko. Begitu trust-nya terguncang mau tidurannya satu tempat tidur saja relasinya bisa jelek," ujar Ratih kepada Wolipop di hotel Hermitage, Menteng, Jakarta, baru-baru ini.

2. Manfaatkan Teknologi
Di era teknologi yang sudah canggih saat ini, hubungan pernikahan yang berbeda jarak semestinya bisa semakin lebih baik karena adanya Skype dan Face Time. Meski berbeda pulau, bahkan berbeda benua Anda dan suami masih bisa saling terkoneksi dan membangun keharmonisan. Pada waktu ngobrol lewat telepon, pesan singkat atau video call tersebut alangkah baiknya membahas hal-hal positif yang membuat Anda dan pasangan semakin dekat.

"Di waktu seperti itu, kita bisa menceritakan sesuatu yang menimbulkan kenangan indah. Kita bisa ceritakan perkembangan anak dan hal-hal yang membangkitkan kenangan. Itu kan manivestasi dari love dan caring juga terhadap suami," kata psikolog berambut pendek itu.

Lewat teknologi tersebut Anda juga bisa semakin intim dengan pasangan. Ratih menjelaskan, sexphone dan cyebersex merupakan hal yang wajar dilakukan, daripada harus memendam hasrat yang malah membuat relasi hubungan bisa jelek.

"Masturbasi atau have sex with someone else dengan alasan karena kebutuhan itu membuat trust rusak. Tapi kalau kamu melakukannya sama dia (suami), kan ada juga yang melakukan itu ( cybersex, sexphone). Hal tersebut relatif aman," terang Ratih.

3. Perhatian
Ratih juga memberikan saran agar memberikan perhatian lewat hadiah. Anda dan pasangan bisa saling mengirim buku, lagu, makanan atau suatu barang yang sudah sama-sama disemprotkan parfum dari masing-masing pasangan. Aroma khas pasangan bisa membuat Anda dan pasangan bisa merasa lebih dekat.

4. Frekuensi Bertemu
Setiap pasangan yang menikah pasti ingin setiap hari bisa bertemu. Tapi, bila kenyataannya saat ini Anda dan pasangan harus menjalani hubungan jarak jauh, maka perlu adanya negosiasi tentang waktu pertemuan. Dalam negosiasi ini keduanya juga harus realistis. Ratih menambahkan, jika faktor kepercayaan sudah terpenuhi dan terjaga, maka masing-masing pasangan akan lebih mengerti, meski pertemuan sangat minim.

5. Tentukan Batas Waktu LDR
Ini hal yang harus Anda dan pasangan putuskan, kapan hubungan bisa terjalin kembali dalam satu kota. Jangan sampai, Anda tidak tahu kapan LDR berakhir. "Jika LDR karena pasangan ditugaskan di luar kota atau mendapatkan beasiswa di luar negeri, itu kan sudah ada batas waktunya. Tapi kalau LDR selamanya itu harusnya dipertanyakan," ujar Ratih.




(kik/eny)