Lakukan 4 Hal Ini Saat Kekasih Tunjukkan Tanda Mulai Insecure
Perasaan insecure kini tak hanya banyak mendera wanita. Pria juga bisa jadi sosok yang posesif karena takut ditinggalkan kekasihnya. Tapi bukannya membuat si pasangan makin sayang, sikap yang posesif justru dapat memicu kebohongan dan membuat pasangan menyerah dalam menghadapi Anda.
"Perasaan khawatir bahwa pasangan akan meninggalkan karena tidak sempurna, suka membanding-bandingkan dengan orang lain hingga rasa tidak nyaman akan diri sendiri bisa membawa seseorang ke sifat posesif," ujar Zoya Amirin kepada Wolipop beberapa waktu lalu.
Ada banyak alasan kenapa pria bisa jadi insecure. Tanda-tanda pasangan mulai was-was juga tidak selalu dengan menghubungi tiap menit atau melarang Anda bergaul dengan teman pria. Memberi Anda 'kewajiban' memberi kabar tiap bepergian, atau meminta pengakuan dengan menyuruh Anda pamer foto yang mesra di sosial media, juga salah satu tanda si dia mulai insecure dengan hubungan. Lalu, apa yang sebaiknya dilakukan untuk menghadapi tipe pasangan seperti ini? Berikut tipsnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal pertama yang perlu Anda lakukan ketika memiliki kekasih yang posesif adalah berkaca pada diri sendiri. Instropeksi berbagai sikap yang mungkin memunculkan perilaku posesif pasangan. Misalnya saja, Anda masih berhubungan baik dengan mantan atau terlalu cuek pada pasangan. Pastikan Anda tidak memberinya alasan atas perilaku insecure-nya.
1. Melihat Masa Lalunya
Rasa tidak aman mungkin disebabkan hubungan terdahulu yang tidak berjalan baik, membuat dia menjadi sering curiga yang berdampak pada sikap posesif. Cobalah untuk membicarakan hal ini dalam kondisi yang tenang. Jika hubungannya dulu berakhir karena perselingkuhan, buatlah ia yakin bahwa Anda bukanlah tipe wanita yang sama.
"Biasanya sikap posesif muncul karena adanya pengalaman masa lalu yang kurang menyenangkan berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan afeksinya," tutur Ratih Ibrahim, psikolog sekaligus konsultan cinta di Wolipop.
3. Komunikasi dan Komitmen
Saat si dia sudah mulai bertingkah dan mengeluarkan segala alasan untuk menutupi sikap insecure-nya, Anda perlu langsung membicarakan hal ini. Ungkapkan perasaan Anda jika si dia tetap begitu dan buatlah komitmen yang menyenangkan dua belah pihak.
"Anggaplah sudah dijalani, ya jangan diulang lagi. Misalnya kalau sudah ngabarin, jangan jadi gila sendiri lagi. Harus konsisten sama janji yang sudah dibuat. Kalau dulu ngomelnya banyak, sekarang jadi sedikit karena saling mengabari," ujar Psikolog Zoya Amirin kepada Wolipop beberapa waktu lalu.
4. Beri Pujian
Layaknya wanita yang senang dipuji, tidak ada salahnya melakukan hal yang sama pada pasangan. Namun jangan berlebihan atau menggombalinya. Sebagai contoh, jika hari itu pasangan terlihat tampan karena baju atau potongan rambut baru, katakan langsung padanya. Sesekali jangan ragu ungkapkan perasaan sayang Anda padanya tanpa perlu menunggu waktu yang khusus. Kekasih yang selalu was-was akan pasangan, bisa jadi karena ia tidak merasa baik akan dirinya. Oleh karena itu, bantulah ia untuk lebih percaya diri.
(asf/asf)











































