Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Yang Sebaiknya Dilakukan Ketika Kekasih Tidak Kunjung Melamar

wolipop
Rabu, 28 Mei 2014 08:33 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Perjalanan cinta yang sudah cukup panjang, membuat Anda bertanya-tanya, kemanakah hubungan ini akan berujung? Perasaan galau seketika pasti dirasakan ketika memikirkan hubungan saat ini yang masih berstatus pacaran dan belum ada tanda-tanda si dia menikahi Anda. Harus bagaimana menyikapi si dia yang tidak kunjung melamar Anda?

1. Lihat Kembali Hubungan yang Terjalin
Lihat bagaimana kualitas hubungan. Mungkin saja, si dia belum melamar karena masih sering bertengkar karena hal-hal kecil atau si dia belum mengenal Anda dengan baik.

"Lama pacaran tidak menentukan seberapa baik seseorang mengenal pasangannya, tidak juga menentukan kapan seseorang menyatakan dirinya siap untuk menikah dengan pasangannya. Hal ini balik kepada diri masing-masing dan juga dipengaruhi oleh kualitas hubungan pacaran yang terjalin," ujar Ratih Ibrahim, psikolog dan konsultan cinta wolipop yang menerangkan dalam surat konsultasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

2. Biacarakan Kegundahan Anda
Pendiri Conseling and Development Center PT Personal Growth itu juga menyarankan, agar wanita membicarakan kegalauannya tentang pernikahan terhadap kekasih. Dengarkan setiap alasan darinya, namun jangan samapi Anda menyecarnya. Hal tersebut bisa memancing emosinya.

"Bicarakan secara terbuka dan dengarkan pendapat pasangan, bilakah ada hal yang menjadi pemikirannya sehingga ia belum siap atau belum mantap untuk menikah, misalnya seperti: masalah tanggungan dan pengaturan keuangan bila nanti sudah berkeluarga ataukah memang belum yakin dengan diri kamu karena merasa belum benar-benar mengenal kamu ataukah ada hal lainnya.

3. Berikan Batas Waktu
Anda dan kekasih bisa membuat batas waktu tentang pernikahan, misalkan 6 bulan ke depan, satu tahu atau dua tahun lagi. Ketika batas waktu tersebut, si dia tetap tidak melamar Anda, maka Anda bisa memberikan keputusan yang terbaik bagi hubungan kalian, mau tetap dilanjutkan atau putus.

"Dengan demikian baik kamu maupun pasangan akan sama-sama menjalani hubungan dengan lebih serius untuk saling mengenal satu sama lain dan memastikan hati masing-masing," tambah Ratih.

(kik/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads