Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Liputan Khusus Ide Unik Valentine

Valentine Lebih Penting Dirayakan untuk Suami-Istri, Ini Alasannya

Arina Yulistara - wolipop
Jumat, 14 Feb 2014 08:13 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta -

Tidak sedikit pasangan menikah yang tidak peduli dengan hari Valentine. Menurut psikolog, sebenarnya bukan hari atau tanggalnya yang penting tapi momen itu sendiri yang seharusnya dimanfaatkan pasangan menikah untuk menghangatkan hubungan. Mungkin setiap hari sudah sering menunjukkan perasaan cinta tapi dengan mencari cara yang berbeda untuk merayakannya bisa semakin membuat hubungan semakin harmonis.

"Hari Valentine itu seperti wadah media khusus untuk mengungkapkan kasih sayang dengan cara yang berbeda dari biasanya agar semakin harmonis. Karena untuk pasangan yang sudah menikah, mengungkapkan kasih sayang setiap hari itu sudah seperti sebuah kewajiban," tutur Psikolog Klinis, Veronica Adesla, M.Psi, kepada Wolipop melalui telepon, Rabu (12/2/2013).

Hal serupa juga dikatakan oleh psikolog klinis Liza Marielly Djaprie, M.Si,Psi,SC. Selain mengharmoniskan hubungan, Liza juga menuturkan perayaan Valentine yang unik bisa menghilangkan rasa bosan. Sebagian pasangan menikah yang sudah bertahun-tahun sering merasa bosan dengan hubungan yang berjalan seperti biasa sehingga memicu adanya perselingkuhan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Memanfaatkan moment seperti Valentine berguna untuk menghilangkan perasaan bosan tersebut. Untuk itu, Liza menyarankan agar memikirkan cara yang berbeda dari biasanya untuk merayakan Valentine.

"Sebenarnya momen valentine itu bisa dimanfaatkan untuk ngasih surprise kepada pasangan, pasangan yang nggak mengira kan langsung timbul percikan-percikan asmara kembali. Ambilah momen Valentine itu untuk memberikan sesuatu kepada pasangan," ujar Liza kepada Wolipop saat ditemui di Pondok Indah Mall (PIM), Rabu (12/1/2014).

Wanita lulusan Universitas Indonesia itu pun menyarankan, sebelum mempraktekkan cara berbeda untuk merayakan Valentine bersama suami, perlu dipikirkan ulang apakah pasangan suka dengan hal tersebut atau tidak. Misalnya saja, demi menjalankan 'misi' yang berbeda sebagai hadiah Valentine Anda mengajak pasangan berlibur di kapal pesiar.

Hal itu dilakukan juga karena keinginan Anda berlibur dengan kapal pesiar. Namun ternyata suami mabuk laut, ini tentu bisa membuat suasana menjadi kurang menyenangkan.

Veronica menambahkan, sebelum melakukan perayaan unik Valentine sebaiknya bukan karena terpaksa atau ikut-ikut teman. "Intinya, lakukan itu bukan karena trend, biar dibilang gaul atau nggak kuno, tapi harus didasari dengan ketulusan," tambah wanita yang kini bergabung di Personal Growth.

(ays/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads