Saat Pernikahan Terasa Hambar, Ini Cara Kembali Mesra Seperti Awal Pacaran
Saat awal-awal masa pacaran atau menikah, gairah asmara masih menggebu dan selalu menyenangkan. Namun ketika usia hubungan asmara sudah dua atau tiga tahun, umumnya kegiatan dengan pasangan hanya menjadi sebuah rutinitas. Getaran-getaran yang dirasakan pada awal hubungan pun tak lagi terasa.
Menurut riset yang dilakukan Lux terhadap 500 wanita, 76 persen wanita menginginkan adanya getaran cinta lagi dalam hubungan jangka panjang mereka. Tapi hanya sedikit yang benar-benar mewujudkan agar letupan asmara itu terasa kembali. Sedikitnya hanya satu dari sepuluh wanita yang berani memulai inisiatif untuk memunculkan lagi romantisme antara dirinya dan pasangan.
Menurut psikolog Roslina Verauli, getaran cinta sendiri digambarkan sebagai sesuatu yang spontan dan tidak mudah ditebak. Saat memandang, menyentuh atau berbicara dengan seseorang yang dikasihi menimbulkan sensasi menggelitik (seperti butterfly effect) di bagian tubuh tertentu, maka itu bisa disebut getaran cinta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagaimana mendapatkan getaran cinta itu lagi agar bisa tetap mesra dan romantis dengan pasangan? Vera menyarankan untuk memanfaatkan panca indra Anda maupun pasangan. Selama ini, umumnya orang cenderung lebih banyak menjalin hubungan asmara dengan komunikasi verbal. Padahal seharusnya panca indra pun bisa diandalkan untuk berkomunikasi. Malah efeknya bisa lebih kuat ketimbang hanya mengobrol.
Salah satu caranya lewat indra penciuman. Psikolog yang juga jadi staf pengajar di Universita Tarumanegara itu menjelaskan, wewangian bisa memengaruhi level alam bawah sadar manusia. Ketika wanita memakai keharuman yang sama berulang-ulang saat dekat dengan pasangan, maka secara tidak sadar si dia akan teringat pada wanita tersebut ketika mencium wewangian tersebut meskipun mereka sedang berjauhan.
"Wewangian tertentu bisa membangkitkan momen-momen menyenangkan," ujar Vera.
Selain lewat keharuman, getaran cinta juga bisa dibangkitkan lagi dengan sentuhan. Vera menjelaskan, tubuh manusia sangatlah unik. Seluruh bagiannya memiliki banyak reseptor yang selalu siap untuk distimulasi atau disentuh. Dan, sentuhan tidak harus selalu yang bersifat seksual.
"Saat disentuh orang yang kita cintai dengan lembut dan sungguh-sungguh, maka akan timbul hormon oksitosin yang mendatangkan perasaan nyaman, lebih kenal dan lebih intim," terang Vera.
Kuncinya, berikan sentuhan yang spontan, tidak terduga dan di area yang membuat pasangan atau Anda nyaman. Tapi tidak harus di area intim. Bisa di bahu, tangan, pinggang, leher atau kepala.
(hst/fer)
Perawatan dan Kecantikan
Sabun Mandi Cair Aroma Bunga yang Lembut dan Menyegarkan
Pakaian Pria
Masih Banyak Dicari, Vans Knu School Punya Desain Simpel dan Fleksibel
Home & Living
Cuma 75 Watt! Kulkas Polytron Ini Jadi Andalan Anak Kos & Keluarga Kecil
Kesehatan
Madu Uray, Solusi Alami untuk Redakan Batuk hingga Masalah Pencernaan
Money Date, Kencan Ngobrolin Finansial agar Hubungan Makin Langgeng
Ramalan Zodiak Cinta 23 Maret: Aries Jaga Ucapan, Sagitarius Awas Orang Ketiga
Ramalan Zodiak 23 Maret: Aquarius dan Pisces Perlu Berhemat
Aksi Nekat Remaja 15 Tahun Curi Bus Demi Antar Pacar Sekolah
Ramalan Zodiak 23 Maret: Scorpio Emosi Labil, Libra Dilanda Kebingungan
Gaya Angel Karamoy & Gusti Ega Libur Lebaran ke Paris Pakai Jaket Couple
Drama Jorginho Sebut Chappell Roan Bikin Anaknya Nangis Saat Bertemu di Hotel
Heboh Tren Setting Powder Warna Hijau, Apa Fungsinya?
Sinopsis 'The Karate Kid', Film di Bioskop Trans TV Hari Ini











































