Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Saat Pernikahan Terasa Hambar, Ini Cara Kembali Mesra Seperti Awal Pacaran

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Selasa, 04 Feb 2014 16:14 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta -

Saat awal-awal masa pacaran atau menikah, gairah asmara masih menggebu dan selalu menyenangkan. Namun ketika usia hubungan asmara sudah dua atau tiga tahun, umumnya kegiatan dengan pasangan hanya menjadi sebuah rutinitas. Getaran-getaran yang dirasakan pada awal hubungan pun tak lagi terasa.

Menurut riset yang dilakukan Lux terhadap 500 wanita, 76 persen wanita menginginkan adanya getaran cinta lagi dalam hubungan jangka panjang mereka. Tapi hanya sedikit yang benar-benar mewujudkan agar letupan asmara itu terasa kembali. Sedikitnya hanya satu dari sepuluh wanita yang berani memulai inisiatif untuk memunculkan lagi romantisme antara dirinya dan pasangan.

Menurut psikolog Roslina Verauli, getaran cinta sendiri digambarkan sebagai sesuatu yang spontan dan tidak mudah ditebak. Saat memandang, menyentuh atau berbicara dengan seseorang yang dikasihi menimbulkan sensasi menggelitik (seperti butterfly effect) di bagian tubuh tertentu, maka itu bisa disebut getaran cinta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sensasi itu dirasakan ketika orang sedang jatuh cinta. Tapi 'episode' fall in love ini umumnya hanya bertahan sementara. Cinta yang tadinya berapi-api jadi biasa-biasa saja karena adanya konflik, kegagalan hingga masuk ke episode fall out of love," jelas psikolog yang akrab disapa Vera ini, saat bincang bersama media di konferensi pers Lux 'Spark Campaign' di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Selasa (4/1/2014).

Bagaimana mendapatkan getaran cinta itu lagi agar bisa tetap mesra dan romantis dengan pasangan? Vera menyarankan untuk memanfaatkan panca indra Anda maupun pasangan. Selama ini, umumnya orang cenderung lebih banyak menjalin hubungan asmara dengan komunikasi verbal. Padahal seharusnya panca indra pun bisa diandalkan untuk berkomunikasi. Malah efeknya bisa lebih kuat ketimbang hanya mengobrol.

Salah satu caranya lewat indra penciuman. Psikolog yang juga jadi staf pengajar di Universita Tarumanegara itu menjelaskan, wewangian bisa memengaruhi level alam bawah sadar manusia. Ketika wanita memakai keharuman yang sama berulang-ulang saat dekat dengan pasangan, maka secara tidak sadar si dia akan teringat pada wanita tersebut ketika mencium wewangian tersebut meskipun mereka sedang berjauhan.

"Wewangian tertentu bisa membangkitkan momen-momen menyenangkan," ujar Vera.

Selain lewat keharuman, getaran cinta juga bisa dibangkitkan lagi dengan sentuhan. Vera menjelaskan, tubuh manusia sangatlah unik. Seluruh bagiannya memiliki banyak reseptor yang selalu siap untuk distimulasi atau disentuh. Dan, sentuhan tidak harus selalu yang bersifat seksual.

"Saat disentuh orang yang kita cintai dengan lembut dan sungguh-sungguh, maka akan timbul hormon oksitosin yang mendatangkan perasaan nyaman, lebih kenal dan lebih intim," terang Vera.

Kuncinya, berikan sentuhan yang spontan, tidak terduga dan di area yang membuat pasangan atau Anda nyaman. Tapi tidak harus di area intim. Bisa di bahu, tangan, pinggang, leher atau kepala.

(hst/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads