Liputan Khusus
Cara Terbaik Agar Dimaafkan Pasangan Setelah Melakukan Kesalahan
Arina Yulistara - wolipop
Jumat, 16 Agu 2013 07:50 WIB
Jakarta
-
Kebanyakan orang takut berkata 'sorry' setelah melakukan kesalahan. Menurut psikolog klinis dewasa, Rosdiana Setyaningrum, MPsi, MHPEd, tidak perlu takut minta maaf setelah berbuat salah. Saling memaafkan itu penting untuk kesehatan mental Anda dan hubungan ke depannya.
Psikolog yang akrab disapa Diana itu menuturkan, kunci sukses mendapat maaf dengan pasangan tergantung niat Anda. Bila memang Anda mengakui kalau semua ini salah Anda dan berniat memperbaikinya coba ajak pasangan berdiskusi bersama. Bicarakan secara baik-baik dan jujur apa adanya.
Jujur merupakan kunci utama mendapatkan maaf dari sang kekasih walaupun terkadang harus mendengar semua kemarahan si dia. Tidak perlu membawakannya hadiah atau barang kesukaannya. Bisa saja pasangan yang perasaannya belum netral malah tersinggung dengan pemberian Anda.
"Jadi ya ngomong saja apa adanya tapi baik-baik, 'saya salah jadi saya minta maaf karena saya melakukan kesalahan'. Ada orang yang nggak senang misalnya kita minta maaf sambil ngebeliin apa. Kita mau dimaafkan karena kitanya kan? Bukan karena kita sudah ngasih barang terus dia kasihan?" papar Diana kepada wolipop beberapa hari lalu di kawasan Artha Gading, Jakarta Utara.
Diana juga menyarankan agar tidak berbelit-belit saat menyelesaikan permasalahan. Hindari membela diri ketika meminta maaf dengan pasangan. Berusaha membela diri sendiri bisa membuat pasangan semakin marah dan menyebabkan pertengkaran baru. Membela diri boleh dilakukan jika masalah yang terjadi karena kesalahpahaman atau salah komunikasi bukan disebabkan oleh perbuatan Anda.
"Semua orang nggak senang kalau orang yang dianggap salah membela diri. Meminta maaf atau membela diri? Kecuali miscommunication baru kita omongin berdua nggak usah memaksa orang lain minta maaf sama kita atau kita minta maaf ke dia. Pada saat kita nggak ngerasa salah maka kita jelasin dulu duduk permasalahannya di situ kita boleh membela diri," ujar wanita lulusan Universitas Indonesia itu.
Untuk itu bila masalah yang terjadi karena perbuatan Anda, sebaiknya akui saja kalau memang merasa salah serta yakinkan pasangan bahwa Anda mau berubah. Tunjukkan kepada pasangan bahwa Anda telah berubah menjadi kekasih yang lebih baik dari sebelumnya. Lakukan itu karena diri sendiri mau berubah bukan keterpaksaan.
"Yang paling penting tindakan setelah minta maaf bahwa saya sungguh-sungguh mau melakukan kesepakatan yang kita lakukan berdua. Setelah dia lihat buktinya, lama-lama dia juga mau menerima kembali seperti dulu," tutup Diana.
(ays/hst)
Psikolog yang akrab disapa Diana itu menuturkan, kunci sukses mendapat maaf dengan pasangan tergantung niat Anda. Bila memang Anda mengakui kalau semua ini salah Anda dan berniat memperbaikinya coba ajak pasangan berdiskusi bersama. Bicarakan secara baik-baik dan jujur apa adanya.
Jujur merupakan kunci utama mendapatkan maaf dari sang kekasih walaupun terkadang harus mendengar semua kemarahan si dia. Tidak perlu membawakannya hadiah atau barang kesukaannya. Bisa saja pasangan yang perasaannya belum netral malah tersinggung dengan pemberian Anda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diana juga menyarankan agar tidak berbelit-belit saat menyelesaikan permasalahan. Hindari membela diri ketika meminta maaf dengan pasangan. Berusaha membela diri sendiri bisa membuat pasangan semakin marah dan menyebabkan pertengkaran baru. Membela diri boleh dilakukan jika masalah yang terjadi karena kesalahpahaman atau salah komunikasi bukan disebabkan oleh perbuatan Anda.
"Semua orang nggak senang kalau orang yang dianggap salah membela diri. Meminta maaf atau membela diri? Kecuali miscommunication baru kita omongin berdua nggak usah memaksa orang lain minta maaf sama kita atau kita minta maaf ke dia. Pada saat kita nggak ngerasa salah maka kita jelasin dulu duduk permasalahannya di situ kita boleh membela diri," ujar wanita lulusan Universitas Indonesia itu.
Untuk itu bila masalah yang terjadi karena perbuatan Anda, sebaiknya akui saja kalau memang merasa salah serta yakinkan pasangan bahwa Anda mau berubah. Tunjukkan kepada pasangan bahwa Anda telah berubah menjadi kekasih yang lebih baik dari sebelumnya. Lakukan itu karena diri sendiri mau berubah bukan keterpaksaan.
"Yang paling penting tindakan setelah minta maaf bahwa saya sungguh-sungguh mau melakukan kesepakatan yang kita lakukan berdua. Setelah dia lihat buktinya, lama-lama dia juga mau menerima kembali seperti dulu," tutup Diana.
(ays/hst)
Elektronik & Gadget
Smartwatch Stylish & Multifungsi, Skmei B53S Smartwatch yang Jadi Teman Aktifmu Sehari-hari!
Perawatan dan Kecantikan
Bikin Perjalanan Lebih Nyaman, Inilah Rekomendasi Parfum Mobil Wangi Premium yang Tahan Lama!
Pakaian Pria
Upgrade Gaya Santai Jadi Lebih Stylish dengan Oversized Shirt untuk Pria Favorit Ini!
Perawatan dan Kecantikan
Kulit Lembab & Glow Setiap Hari? Ini Rahasia dari Buttered Almond Shower Oil!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
5 Zodiak Paling Genit, Pesonanya Bikin Orang Mudah Terpikat
Ramalan Zodiak Cinta 4 April: Aquarius Jangan Emosi, Leo Jaga Cara Bicara
Ramalan Zodiak 4 April: Libra Masalah Menghadang, Scorpio Jangan Takut
Viral Cerita Ibu Batalkan Pernikahan Anak, Rela Rugi Hingga Ratusan Juta
Ramalan Zodiak 4 April: Cancer Atur Pengeluaran, Virgo Jangan Boros
Most Popular
1
Potret Dukun Gen Z Korea yang Viral Dituduh Unggah Foto Seksi Demi Sensasi
2
Aksi Ekstrem Istri di China, Nekat Gelantungan di Truk Demi Awasi Suami
3
Gaya Mahalini Liburan di Jepang, Padu Padan Rok & Celana Pendek yang Stylish
4
Aksi Edit Foto Terbongkar, Influencer Tempel Wajah ke Tubuh Orang Lain
5
Foto Jennifer Bachdim & Putrinya Nyuci Baju di Amerika Disorot, Pakai Bathtub
MOST COMMENTED











































